Sains

Kapan Manusia Bisa Pergi ke Mars?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Januari 2021
Kapan Manusia Bisa Pergi ke Mars?

Dua organisasi ini telah memprediksi kapan waktu manusia bisa pergi ke Mars. (Foto: Pexels/@Tom Leishman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI orang yang sudah lelah hidup di Bumi, pindah ke planet Mars tampaknya merupakan sebuah kesempatan yang menggiurkan. Apalagi selama beberapa tahun terakhir, para ilmuwan sudah memberi harapan positif mengenai perjalanan menuju Planet Merah itu. Namun yang jadi pertanyaan, kapan waktunya tiba ketika manusia bisa pergi ke Mars?

Sudah lebih dari 50 tahun sejak pertama kali manusia pertama mendarat di Bulan. Sejak saat itu, teknologi yang semakin maju turut meningkatkan pengetahuan manusia mengenai angkasa luar. Sayangnya terlepas dari berbagai pencapaian luar biasa ini, kita belum kembali ke bulan sejak 1972, apalagi menginjakkan kaki di planet lain.

Baca juga:

Fenomena Langka, Mars Lebih Dekat dengan Bumi

Namun saat ini minat masyarakat terhadap misi angkasa luar sedang mencapai puncaknya. Untuk itu, peneliti telah memprediksi waktu ketika kita bisa pergi ke Mars.

Elon Musk janjikan manusia mendarat di Mars pada 2026

Kapan Manusia Bisa Pergi ke Mars?
Elon Musk yakin SpaceX bisa membawa manusia ke Mars empat hingga enam tahun dari sekarang. (Foto: Unsplash/@Nicolas Lobos)

Selama berpuluh-puluh tahun misi antariksa biasanya dikerjakan oleh agensi pemerintah seperti NASA. Namun di abad ke-21 ini perusahaan pribadi mulai merintis usahanya sendiri. Salah satu yang paling sukses ialah SpaceX milik Elon Musk.

Selama ini SpaceX hanya fokus pada misi transportasi seperti NASA, namun Musk punya tujuan yang lebih besar. Menurut CNBC, Musk sudah merencanakan agar Space X bisa mendaratkan manusia pertama di Mars.

Dalam sebuah acara penghargaan yang berlangsung pada Desember 2020, Musk yakin SpaceX dapat membawa manusia ke planet keempat di tata surya itu sekitar enam tahun dari sekarang. "Jika beruntung, mungkin empat tahun," tuturnya.

Secara teori, goal Musk ini sebenarnya cukup masuk akal. Sebab mengutip situs resminya, roket Starship yang ditujukan untuk misi ke Mars sudah dalam tahap pengujian. Apakah manusia akan berada di Mars tahun 2024 atau 2026? Mari kita tunggu jawabannya.

Baca juga:

Elon Musk Tetap Bangga Meski Roket SpaceX Meledak

Pekiraan NASA manusia bisa pergi ke Mars tahun 2030

Kapan Manusia Bisa Pergi ke Mars?
NASA berencana memberangkatkan manusia dalam inisiatif Journey to Mars 2030 mendatang. (Foto: Pexels/@murat esibatir)

Berbeda dengan SpaceX, NASA tidak terburu-buru dalam menetapkan target waktunya karena mereka mempunyai segudang agenda lain. Selain itu, menerbangkan manusia ke Mars membutuhkan biaya yang sangat besar dan penelitian lebih lanjut.

Meskipun begitu, NASA memang sudah bertujuan untuk mengirim astronautnya ke planet tersebut dalam sebuah inisiatif bernama Journey to Mars.

Melansir website agensinya, NASA berencana melakukannya pada tahun 2030 mendatang. Journey to Mars akan memiliki beberapa tahapan, termasuk sejumlah penelitian biologi di Stasiun Angkasa Luar Internasional dan kemungkinan pendaratan asteroid berawak sekitar tahun 2025.

Jadwal NASA memang lebih lama dibandingkan SpaceX. Namun kedua organisasi itu setidaknya telah memberikan secercah harapan baru dalam eksplorasi angkasa ruang. Mungkin pertengahan abad nanti manusia sudah bisa bolak-balik dari Bumi ke Mars. Siapa tahu? (Sam)

Bacaa juga:

Keren, 5 Planet Ini Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang dari Bumi

#Planet Mars #Elon Musk #SpaceX #Sains
Bagikan
Ditulis Oleh

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness

Berita Terkait

Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Dunia
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Spesies asli Floreana, 'Chelonoidis niger niger', punah pada 1840-an karena pelaut mengambil mereka dari pulau tersebut untuk sumber makanan dalam pelayaran.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Indonesia
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto bertemu profesor dari 24 universitas top Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama pendidikan hingga rencana bangun 10 kampus baru di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Dunia
Dikecam di Berbagai Negara, X Akhirnya Hentikan Grok AI Lucuti Pakaian Orang Nyata
Kebijakan ini muncul setelah kekhawatiran luas atas deepfake AI yang diseksualisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
Dikecam di Berbagai Negara, X Akhirnya Hentikan Grok AI Lucuti Pakaian Orang Nyata
Tekno
Grok 'Tobat' Jadi Tukang Edit Bikini, Elon Musk Akhirnya Kena 'Ulti' Gubernur dan Jaksa Agung California
Keputusan xAI untuk menciptakan dan menyediakan tempat bagi predator untuk menyebarkan deepfake eksplisit, termasuk gambar anak-anak yang ditelanjangi secara digital, adalah tindakan keji
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Januari 2026
Grok 'Tobat' Jadi Tukang Edit Bikini, Elon Musk Akhirnya Kena 'Ulti' Gubernur dan Jaksa Agung California
Indonesia
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Penggunaan Grok untuk memproduksi konten seksual eksplisit merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, martabat, dan keamanan daring.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Indonesia dan Malaysia Blokir Grok Milik Elon Musk, Kementerian Komdigi Soroti Pelanggaran HAM
Bagikan