KRI Nanggala 402 Terbelah Menjadi Tiga

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 25 April 2021
KRI Nanggala 402 Terbelah Menjadi Tiga

Ilustrasi - Personel TNI AL bersiap melepas tali KRI dr Soeharso-990 di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (24/4/2021). ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - KRI Nanggala 402 tenggelam di perairan Bali dan seluruh awak dinyatakan gugur.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menyebut, KRI Nanggala 402 terbelah menjadi tiga.

Yudo menyebut, pencarian KRI Nanggala 402 dilakukan oleh KRI Rigel dengan menggunakan multibeam echosounder untuk mendeteksi citra bawah air.

Baca Juga:

Seraya Menangis, Panglima TNI Pastikan Seluruh Awak KRI Nanggala 402 Telah Gugur

Pendeteksian dibantu oleh MV Swift Rescue dari Singapura. MV Swift Rescue mengeluarkan ROV untuk menindaklanjuti kontak bawah air.

ROV Singapura mendapatkan kontak visual pada posisi 07 derajat 48 menit 56 detik selatan dan 114 derajat 51 menit 20 detik timur. Yaitu yang tepatnya dari datum 1 tadi tempat tenggelamnya KRI Nanggala berjarak kurang lebih 1.500 yard di selatan pada kedalaman 838 meter.

Ditemukan bagian-bagian dari KRI Nanggala 402. Yudo memastikan KRI Nanggala 402 terbelah.

"Jadi di sana KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian," jelas Yudo dalam konferensi pers di Bali, Minggu (25/4).

Dokumentasi- Anggota TNI AL melakukan penghormatan ketika kapal selam KRI Nanggala-402 tiba di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). (ANTARAFOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Dokumentasi- Anggota TNI AL melakukan penghormatan ketika kapal selam KRI Nanggala-402 tiba di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). (ANTARAFOTO/M RISYAL HIDAYAT)


Dalam pencarian itu, ditemukan puing-puing kapal.

Di antaranya seperti kemudi kapal, pakaian escape suit MK11, dan badan kapal.

"Ini bagian-bagian yang terbuka, ini berserakan," terang Yudo.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, Satgas SAR telah mengerahkan segala kemampuannya untuk memastikan keberadaan KRI Nanggala 402.

Baca Juga:

Risma Temui Istri-Istri Prajurit KRI Nanggala 402 dan Bawa Mainan Anak-anak

KRI Rigel juga telah melakukan pemindaian secara akurat dengan multibeam sonar dan magnetometer untuk menghasilkan citra bawah air yang lebih detail.

MV Ship Rescue juga telah menurunkan ROV-nya untuk memperkuat citra bawah air

Telah diperoleh citra yang telah dikonfirmasi sebagai bagian dari KRI Nanggala 402 meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselamatan awak kapal MK11. (Knu)

Baca Juga:

Buntut Tenggelamnya KRI Nanggala 402, DPR Bakal Panggil Kemenhan dan TNI

#Kapal Perang #Nanggala 402
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Memiliki panjang mencapai 180,2 meter, kapal induk ini membawa mesin penggerak bertenaga tinggi yang mampu menghasilkan kecepatan hingga 30 knot atau 56 kilometer per jam
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Indonesia
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
KRI Canopus-936 juga mampu melaksanakan misi pencarian dan pertolongan (SAR) dalam air termasuk deteksi sinyal darurat dan pencarian objek di dasar laut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tiru Iran, Indonesia akan Tarik Pungutan Kapal yang Lintasi Selat Malaka
Indonesia bakal mengenakan tarif untuk kapal asing yang melintasi Selat Malaka. Simak kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Tiru Iran, Indonesia akan Tarik Pungutan Kapal yang Lintasi Selat Malaka
Indonesia
DPR Beri Peringatan Keras Soal Biaya Perawatan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi C551 Hasil Hibah dari Italia
Selain masalah finansial, perbedaan spesifikasi teknis atau interoperabilitas menjadi hambatan serius
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
DPR Beri Peringatan Keras Soal Biaya Perawatan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi C551 Hasil Hibah dari Italia
Indonesia
Kapal Perang AS Melintas di Selat Malaka, Kemenhan RI: itu Jalur Pelayaran Internasional
Jalur tersebut merupakan jalur lintas bebas sehingga dipastikan tidak ada pelanggaran terkait dengan hal itu.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Kapal Perang AS Melintas di Selat Malaka, Kemenhan RI: itu Jalur Pelayaran Internasional
Indonesia
KRI Canopus-936 Berhasil Tiba di Afrika Selatan, Sukses Lintasi Samudra Atlantik Selatan
Kedatangan KRI CNP-936 di Afrika Selatan disambut hangat oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Cape Town, Tudiono didampingi Atase Pertahanan (Athan) RI di Pretoria beserta staf.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 April 2026
KRI Canopus-936 Berhasil Tiba di Afrika Selatan, Sukses Lintasi Samudra Atlantik Selatan
Indonesia
TNI Layani Mudik Gratis Pakai Kapal Perang ke Bangka Belitung, Bisa Bawa Kendaraan Roda Dua
Dengan adanya jalur baru ini, TNI AL akan membuka layanan mudik gratis ke tiga kota, yakni Semarang, Surabaya, dan Bangka Belitung.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Maret 2026
TNI Layani Mudik Gratis Pakai Kapal Perang ke Bangka Belitung, Bisa Bawa Kendaraan Roda Dua
Indonesia
100 Prajurit TNI AL Disiapkan Untuk Jadi Personil Kapal Induk Pertama Indonesia
Sekitar 100 personel direncanakan akan mengikuti pelatihan di Italia, termasuk pelatihan langsung di kapal selama proses pelayaran dari Italia menuju Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 27 Februari 2026
 100 Prajurit TNI AL Disiapkan Untuk Jadi Personil Kapal Induk Pertama Indonesia
Indonesia
Jepang Kasih Kapal Patroli Gratis Senilai Rp 200 Miliar Lebih, DPR Langsung 'Sayonara' Sama Penyelundup di Laut Indonesia
Persetujuan bulat pun menggema di ruang sidang, menandakan dukungan penuh legislatif terhadap modernisasi alat utama sistem senjata
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Jepang Kasih Kapal Patroli Gratis Senilai Rp 200 Miliar Lebih, DPR Langsung 'Sayonara' Sama Penyelundup di Laut Indonesia
Indonesia
KSAL Harap Kapal Induk Giuseppe Buatan Italia Bisa Merapat ke Indonesia Sebelum HUT TNI 2026
Kapal induk dengan panjang 180,2 meter ini dilengkapi dengan mesin penggerak super yang dapat menggerakkan kapal dengan kecepatan 30 knot atau 56 kilometer per jam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Februari 2026
KSAL Harap Kapal Induk Giuseppe Buatan Italia Bisa Merapat ke Indonesia Sebelum HUT TNI 2026
Bagikan