Kecantikan

Kantung Mata, Mudah Menghilangkannya

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 26 April 2022
Kantung Mata, Mudah Menghilangkannya

Kantung mata dapat dihilangkan dengan bantuan medis. (Foto: freepik/master1305)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SeBAGIAN orang mungkin merasa tidak nyaman dengan munculnya kantung mata yang disertai dengan lingkaran hitam di bawahnya. Apalagi jika keluhan tersebut telah menyebabkan mata mengalami pembengkakan ringan.

Kantung mata dan lingkaran hitam di area mata, atau dikenal juga dengan istilah mata panda, dapat muncul seiring bertambahnya usia. Ini terjadi karena penuaan dapat menyebabkan berkurangnya jumlah kolagen di kulit sekitar mata, sehingga kelopak mata terlihat lebih kendur.

Dilansir dari Alodokter, ternyata ada beberapa perawatan menghilangkan kantung mata dan lingkaran hitam yang dapat dicoba. Terutama kamu yang sering kelelahan atau kurang tidur. Meski tidak berbahaya, kantung mata dan lingkaran hitam di sekitar mata bisa membuat penampilan jadi tidak segar.

Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter jika kantung mata yang dialami sudah sangat mengganggu atau tak kunjung hilang. Untuk menyamarkan atau menghilangkan kantong mata, dokter dapat memberikan beberapa penanganan berikut ini.

Baca Juga:

Tips Riasan Wajah untuk Tampil Makin Cantik saat Lebaran

Obat alergi

mata
Dokter biasanya akan memberikan obat antihistamin untuk meredakan gejala alergi yang muncul. (Foto: freepik/freepik)

Jika munculnya kantung mata dan lingkaran hitam disebabkan oleh alergi. Kamu dapat menghindari penyebab alergi dan mengonsumsi obat alergi. Dokter biasanya akan memberikan obat antihistamin untuk meredakan gejala alergi yang muncul.

Krim pemutih

mata
Hiperpigmentasi sekitar mata bisa hilang dengan krim pemutih rekomendasi dokter. (Foto: freepik/freepik)

Penggunaan krim pemutih bisa menjadi solusi jika kantong mata dan lingkaran hitam disebabkan oleh hiperpigmentasi atau meningkatnya zat melanin (pigmen alami kulit).

Biasanya, dokter akan meresepkan krim yang mengandung zat pencerah kulit seperti retonoid atau retinol, hydroquinone, asam kojic, teh hijau, vitamin C, atau ekstrak kedelai.

Dermal filler

mata
Dermal filler harus dilakukan oleh dokter kulit atau dokter ahli estetika. (Foto: freepik/brgfx)

Kantong mata akibat penuaan dan jaringan kulit yang kendur bisa diatasi dengan dermal filler. Namun, cara menghilangkan kantong mata ini hanya bisa dilakukan oleh dokter kulit atau dokter ahli estetika.

Baca Juga:

Dr. Oky Pratama Beberkan Bahaya Dibalik Filler Payudara

Terapi laser

mata
Terapi laser dianjurkan jika metode lain tidak berhasil. (Foto: freepik/lookstudio)

Untuk menghilangkan kantong mata dan lingkaran hitam di sekitarnya, dokter dapat melakukan terapi laser di sekitar mata. Akan tetapi, terapi ini biasanya baru menunjukkan hasil setelah beberapa kali tindakan. Terapi laser umumnya baru dianjurkan apabila metode lain tidak juga berhasil menghilangkan kantong mata.

Operasi kelopak mata

mata
Blepharoplasty memiliki berbagai risiko. (Foto: freepik/macrovector)

Jika segala upaya telah dilakukan tetapi masalah kantong mata bertambah parah hingga terjadi pembengkakan, kamu dapat mempertimbangkan untuk melakukan operasi kelopak mata atau blepharoplasty. Selain dapat menghilangkan kantong mata, blepharoplasty juga dapat memperbaiki kelopak mata yang bengkak serta mengurangi kelebihan kulit kelopak mata bagian atas dan bawah yang dapat mengganggu penglihatan.

Namun, kamu perlu berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum melakukan prosedur ini, mengingat operasi kelopak mata memiliki berbagai risiko, seperti infeksi, mata kering, perdarahan pada mata, perubahan posisi kelopak mata, hingga gangguan penglihatan.

Meski sering dianggap mengganggu penampilan dan membuat wajah kelihatan tidak segar, kantong mata dan lingkaran hitam di sekitarnya bukanlah kondisi medis yang serius. Namun, kamu tetap perlu berkonsultasi dengan dokter jika kantong mata yang muncul tak kunjung hilang, semakin besar atau meluas, atau disertai keluhan lain, seperti iritasi mata dan pembengkakan yang parah pada mata. Kira-kira kamu mau coba perawatan yang mana? Ingat, persiapkan dan sesuaikan budget dalam melakukan perawatan yaa. (DGS)

Baca Juga:

Mengenal Vaksin Kanker Serviks yang Diwajibkan Kemenkes

#Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Berita Foto
Kenalkan Wajah Baru, Viva Cosmetics Ajak Makeup Lovers Olahraga di Area CFD
Brand Manager Viva Cosmetics, James Junianlie berbincang dengan Makeup lovers di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Didik Setiawan - Minggu, 20 September 2026
Kenalkan Wajah Baru, Viva Cosmetics Ajak Makeup Lovers Olahraga di Area CFD
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Bagikan