MerahPutih Nasional- Meski sudah berpulang ke Pangkuan Ilahi, almarhum Presiden Republik Indonesia kedua HM Soeharto hingga kini masih dirindukan sebagian masyarakat tanah air. Kerinduan itu dipicu dengan kondisi perekonomian dalam negeri yang tidak kunjung membaik.
Selain itu sebagian masyarakat Indonesia beranggapan bahwa cita-cita reformasi tahun 1998 lalu belum berjalan sesuai dengan harapan.
Kerinduan sebagian masyarakat Indonesia terhadap figur penguasa tunggal Orde Baru terlihat jelas dalam dunia maya. Selain Komunitas Suara Cendana (KSC) dengan akun tiwitternya @SuaraCendana_RI, juga ada beberapa situs lain yang fokus membahas sepak terjang, biografi, capaian prestasi Presiden Soeharto selama 32 tahun memimpin Indonesia.
Salah satu situs tersebut adalah www.soeharto.co. situs tersebut mengusung tagline "Menggapai Tinggal Landas". Dalam situs tersebut ada enam kanal, Biografi, Tinggal Landas, Aktivitas Kenegaraan, Untold Stories, Aktivitas Sosial dan Galeri.
Untuk kanal Biografi berisi; sejarah masa kecil, masa perjuangan, masa pembangunan dan simpati. Untuk kanal Tinggal Landas berisi : Idiologi bangsa, Opini, Prestasi Pembangunan dan Jejak Langkah. Untuk kanal aktivitas kenegaraan berisi : Agenda Kabinet, Internasional, Nasional dan Temu wicara. Sedangkan kanal Untold Stories berisi 35 artikel yang membahas soal Presiden Soeharto. Sementara itu untuk aktivitas sosial berisi, Dharmais, Supersemar dan YDRK. Dan, terakhir untuk kanal Galeri berisi foto dan video.
Pantauan merahputih.com. dalam website tersebut juga ada semacam komunitas yang menamakan diri Soeharto Fans Club (SFC). Salah satu tujuan utama dibentuknya SFC adalah sebagai wadah komunikasi dan silaturahmi para pendukung dan simpatisan Presiden Soeharto.
Keanggotaan SFC bersifat sukarela, terbuka dan tidak mengikat. Anggota SFC dapat menggunakan komunitas ini sebagai sarana silaturahmi antar sesama HM Soeharto Fans, atau turut berpartisipasi meluruskan sejarah terkait jejak langkah Bapak Pembangunan HM Soeharto, maupun turut mendorong reaktualisasi strategi dan kebijakan HM Soeharto yang masih relevan dan diperlukan bagi perjalanan bangsa Indonesia. (BHD)