Kalahkan Diri Sendiri, Bukti Psoriasis Warrior Juga Jagoan Tangguh!

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Senin, 06 September 2021
Kalahkan Diri Sendiri, Bukti Psoriasis Warrior Juga Jagoan Tangguh!

Kampanye Pahami Psoriasis buktikan keberadaan jagoan tangguh teman-teman Psoriasis. (Foto Psoriasis Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LEON Brown pernah berkata musuh terbesarmu sebenarnya dirimu sendiri. "It is your negative thoughts that hold you back, nothing else", kata pemain Rugby asal AS itu. Jadi kadang definisi jagoan enggak melulu sekadar menang lawan antagonis. Ada kalanya definisi tangguh bersepadan dengan mengalahkan diri sendiri.

Sukses melawan pikiran negatif menahan untuk maju dan naik level. Hal tersebut sering dialami teman-teman Psoriasis. Perjuangan mereka untuk tampil percaya diri serta menerima kondisi autoimunnya membuat mereka layak disebut jagoan tangguh.

Baca juga:

Ketangguhan Lathifah Amaturrohman Kreasikan Gendong Bayi Jadi Ladang Amal

Psoriasis merupakan kondisi autoimun ketika sel-sel kulit menumpuk kemudian menghasilkan bercak bersisik gatal dan kering. Biasanya menyerang kulit, kelopak mata, bahkan sendi. Demikian seperti dijelaskan Chiara Lionel Salim, pendiri platform Psoriasis Indonesia.

psoriasis
Psoriasis merupakan sebuah penyakit autoimun yang membuat lapisan kulit menumpuk dan kering. (Foto Dok Pribadi Chiara Lionel Salim)

Kondisi psoriasis disebabkan sistem kekebalan tubuh tidak normal atau biasa dikenal masyarakat awam sebagai autoimun. Meski begitu, stigma negatif masih melekat untuk mereka masih berjuang menghadapi kondisi psoriasis.

Kerap serpihan kulit atau kemerahan mereka membuat orang enggan dan menjauh. Dikira menular, padahal Psoriasis sama sekali tidak demikian. Kurangnya pemahaman sehingga jadi salah kaprah membuat teman-teman psoriasis terjepit.

Baca juga:

Relawan COVID-19, Jagoan Tangguh Walau Virus Menyerang

Salim pernah tidak diperbolehkan mencoba pakaian di ruang ganti, sementara penyintas lain ada yg dijauhi teman atau bahkan diputuskan sang kekasih karena dianggap tak bersih. Akhirnya tak jarang penolakan semacam ini memicu pikiran negatif semakin melekat. Menganggap diri tak pantas berada di masyarakat. Takut dan khawatir jadi makanan sehari-hari. Namun mau sampai kapan?

Psoriasis Awareness Month dirayakan setiap bulan Agustus jadi momentum Salim dan tim Psoriasis Indonesia untuk bergerak. Kampanye Pahami Psoriasis: The Next Level diangkat jadi tema besar.

psoriasis
Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Psoriasis. (Foto Psoriasis Indonesia)

Sebagai pejuang pernah mengalami pahit-manis dan jatuh-bangun bersama psoriasis, ia bertekad kualitas hidup ambruk harus dibangun kembali. "Tidak hanya dari sisi medis pengobatan, tapi juga pola hidup harus mendukung, kesehatan mental dan penerimaan diri sampai dengan memiliki dukungan dari orang-orang tepat, komunitas," tutur Salim nan sudah berjuang bersama Psoriasis selama 13 tahun belakangan.

Demi membuktikan mereka tak sendiri, Pahami Psoriasis hadir agar semua naik level, menjalani hidup lebih baik dari segala sisi. Lebih lanjut, acara tersebut diharapkan dapat menjadi solusi teman-teman psoriasis untuk mendapatkan haknya melalui peningkatan edukasi masyarakat mengenai kondisinya. Sekaligus menjadi ruang aman bagi para penyintas berbagi pengalaman dan saling mendukung satu sama lain.

Baca juga:

Kisah Anak Tangguh Kenobi Haidar Akmal, Dalang Cilik Wayang Potehi Penyintas ADHD

Berkolaborasi dengan Ego Pharmaceuticals, ErhaSkinsitive, Biotalk, dan Aethra Learning Center, Pahami Psoriasis: The Next Level diadakan setiap hari Sabtu di bulan Agustus. Sedangkan kampanye daring bertajuk "Bersama Lampaui Batas" berjalan sebulan penuh. Pada sesi pertama, peserta diajak mempelajari kembali serba-serbi psoriasis bersama dr. Endi Novianto, SpKK(K), FINSDV, FAADV.

Berlanjut di pekan kedua ada webinar "Psoriasis and Naturopathy" dengan Joshua Lie, ND, BHSc selaku Naturopath dan Energetic Healer. Pada sesi ketiga, partisipan belajar mengakali otak agar bisa lebih sehat secara fisik dan mental ditemani Jessica Farolan, S.Psi dan Jonathan Edward.

psoriasis

Sementara sesi terakhir jadi tempat curhat para penyintas dan 'support system'nya. Mereka membahas satu hal paling sering dibicarakan: "Cinta dan Hubungannya dengan Kondisi Autoimun". Bersama bertukar cerita tentang lika-liku romansa haru jadi tambahan kekuatan bagi mereka.

Secara total, kampanye ini berhasil menarik lebih dari 800 pendaftar dari berbagai latar belakang. Tak hanya penyintas saja, melainkan juga praktisi kesehatan serta orang terdekat dan kerabat dari teman-teman psorisasis.

Namun, perjuangan jadi jagoan tangguh nan mampu melampaui diri sendiri tak hanya dibatasi waktu satu bulan. Meski Agustus telah usai, peserta Pahami Psoriasis: The Next Level diajak untuk bergabung dalam komunitas Discord.

Nantinya, mereka akan terus diundang untuk berpartisipasi dalam semua aktivitas Psoriasis Indonesia di masa depan. Biar selalu ingat untuk tetap mengalahkan negatif dalam diri dan mengajak penyintas lain bersama menjadi pejuang tangguh. (Sam)

Baca juga:

Starter Pack Mahasiswa Tangguh yang Kuliah Sambil Kerja

#September Jagoan Tangguh Negeri Aing #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Bagikan