Headline

Kabar Muazin Dibunuh, MUI dan Keluarga Tegaskan Hal itu Hoax

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 17 Februari 2018
Kabar Muazin Dibunuh, MUI dan Keluarga Tegaskan Hal itu Hoax

Ketua MUI Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, KH Akhmad Muhidin (batik) (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kabar soal seorang Muazin di Majalengka dibunuh orang gila yang menjadi viral di media sosial (medsos) mendapatkan bantahan dari pihak kepolisian, MUI dan pihak keluarga korban.

Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, KH Ahmad Muhidin memastikan, informasi yang beredar di medsos adalah hoax.

Karena, H Bahro (40) yang tinggal di Desa Sindang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, bukan seorang Muazin, ustaz atau Kyai, melainkan hanya masyarakat biasa.

"Saya pastikan informasi tersebut, adalah hoax atau tidak benar dan kami harap masyarakat jangan mempercayai isu tersebut,"ungkap H. Ahmad, Sabtu (17/2).

Maka dari itu, MUI mengimbau kepada ulama, santri, ustaz dan warga agar tetap tentram serta tidak merasa terancam. Khususnya kepada masyarakat agar tidak mempercayai isu atau informasi hoax yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Hal yang sama juga ditegaskan Istri korban, Mumun dan anaknya Ahmad Subendi, bahwa peristiwa yang menimpa anggota keluarganya itu, yang tewas adalah korban pencurian dan kekerasan (curas) karena di dalam rumahnya sudah acak acakan.

"Bapak saya bukan seorang Muazin, melainkan hanya masyarakat biasa dan Bapak saya meninggal di teras rumah kami, akibat korban pencurian yang dibunuh oleh pelaku yang hendak mencuri barang barang berharga kami, "jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad, memastikan penganianyaan yang berujung pembunuhan memang terjadi, tetapi tidak melibatkan muazin atau orang gila.

"Kejadian ada, tapi tidak melibatkan Muazin atau dengan orang gila,"imbuhnya.

Berdasarkan hasil olah TKP, sambung Kapolres, H Bahro, murni diduga menjadi korban Curas dan saat ini kasusnya masih sedang dalam proses penyelidikan.

"Oleh karena itu, kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak percaya terhadap isu tersebut. Kami ingatkan agar jangan percaya berita hoax. Sebab tujuan hoax hanya memecah belah masyarakat," ujarnya.

Kapolres Majalengka berharap, hendaknya masyarakat bisa arif dan bijaksana dalam mensikapi setiap informasi yang ada.

"Apalagi dengan sengaja membuat isu hoax, maka siap siap saja akan berurusan dengan pihak berwajib atau akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku," tukasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

#Majelis Ulama Indonesia #Berita Hoax #Penganiayaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, dikabarkan mengambil alih pengesahan RUU Perampasan Aset.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Prabowo dan Gibran Ambil Alih Pengesahan RUU Perampasan Aset?
Indonesia
MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Tak Disusupi Kampanye LGSP dan Judi
Muiz mengutip hadis riwayat Imam Bukhari yang menyebut larangan bagi laki-laki menyerupai perempuan maupun perempuan menyerupai laki-laki
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Tak Disusupi Kampanye LGSP dan Judi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
WNI yang tidak membayar pajak akan dicabut status kewarganegaraannya. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 07 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah WNI yang Tidak Bayar Pajak Bakal Dicabut Status Kewarganegaraannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Media sosial tengah viral adanya ajakan demo tidak bayar pajak. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Demo Ajakan Tidak Bayar Pajak, Ramai Jadi Perbincangan
Indonesia
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Pemerintah kini menelusuri video hoaks kerusuhan di media sosial. Menko Polkam, Djamari Chaniago, akan menindak tegas penyebarnya.
Soffi Amira - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Telusuri Penyebar Video Hoaks Kerusuhan, Menko Polkam: Bakal Ditindak Tegas
Indonesia
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yakin Jakarta tetap aman di tengah adanya isu kerusuhan.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta Diterpa Isu Kerusuhan, Pramono: Kondisi Tetap Aman dan Nyaman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Menteri ESDM, Bahlil Lahadaila, kabarnya akan menyita TV para penunggak pajak. Apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri ESDM Bahlil Kabarnya Bakal Sita TV karena Tidak Bayar Pajak, Benarkah?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Viral emas 74 kg milik Febrie Adriansyah disebut palsu. Lalu, apakah informasi tersebut dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Indonesia
Polisi Jerat Taufik Hidayat dengan 3 Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa Capai 36 Tahun
Polda Jawa Barat menjerat Taufik Hidayat dengan tiga pasal berlapis dalam kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap YTR. Ancaman hukuman bisa mencapai 36 tahun penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Polisi Jerat Taufik Hidayat dengan 3 Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa Capai 36 Tahun
Indonesia
Biker Arogan Viral 'Bang Jago Jagakarsa' Akhirnya Dicokok Dekat Masjid Al-Wiqoyah
Polisi Jagakarsa menangkap biker arogan FRS yang dijuluki netizen Bang Jago Jagakarsa setelah viral memukul pengendara AA di Jalan Moch Kahfi II, Jagakarsa. Pelaku ditangkap di Masjid Al-Wiqoyah
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Biker Arogan Viral 'Bang Jago Jagakarsa' Akhirnya Dicokok Dekat Masjid Al-Wiqoyah
Bagikan