Kabar Baik, Tren Pasien Sembuh COVID-19 Kabupaten Bekasi Naik 100 Persen

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 12 April 2020
Kabar Baik, Tren Pasien Sembuh COVID-19 Kabupaten Bekasi Naik 100 Persen

Pasien COVID-19 tengah menjalani perawatan. (ANTARA/HO-Tim Kesehatan Kogasgabpad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabar baik menyeruak bagi warga Kabupaten Bekasi. Tren angka kesembuhan pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami kenaikan hingga 100 persen dalam sepekan.

"Akhir pekan lalu lima warga kita dinyatakan sembuh atau jadi negatif COVID-19. Hari ini sudah 11 warga yang dinyatakan sembuh," kata Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah di Cikarang, Minggu (12/4).

Baca Juga:

Pandemi COVID-19, Penyelamatan Jiwa Manusia Harus Jadi Prioritas

Alamsyah menambahkan kabar baik selanjutnya adalah jumlah pasien positif COVID-19 yang sembuh kini lebih banyak dibanding jumlah korban meninggal dunia.

"Berdasarkan data per hari ini, 11 orang yang sebelumnya positif kini sudah sembuh, di saat yang sama jumlah kasus meninggal delapan orang. Semoga ini menjadi pertanda baik bagi penanganan COVID-19 di Kabupaten Bekasi," ungkapnya.

jubir covid-19 bekasi
Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

Baca Juga:

MUI Ingatkan Pemerintah Transparan Kelola Anggaran Penanggulangan COVID-19

Menurut dia, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kab Bekasi dalam waktu dekat bakal mampu memutus rantai penyebaran virus corona terbaru itu sehingga upaya pencegahan dapat berjalan optimal.

"Kita semua berharap virus ini hilang dari Kabupaten Bekasi, hilang dari Negeri ini secepatnya," tegas pejabat Pemkab Bekasi itu.

Laman pikokabsi.bekasikab.go.id dikutip Antara, hingga Ahad (12/4) pukul 08.10 WIB tercatat 42 orang terkonfirmasi positif dengan rincian 11 orang sembuh, 16 orang dirawat di rumah sakit, 7 orang isolasi mandiri, serta 8 orang meninggal dunia.

Dari laman yang sama tercatat 628 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP), 126 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 114 Orang Tanpa Gejala (OTG), dan 1 Orang Pelaku Perjalanan (OPP). (*)

Baca Juga:

Program Jaring Pengaman Sosial Harus Dipastikan Tepat Sasaran

#Bekasi #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan subsidi Transjabodetabek tidak dicabut meski tarif akan naik.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Walkot Bekasi Telepon Minta Subsidi Transjabodetabek Jangan Dicabut, DKI 1 Tegaskan Tarif Tetap Naik
Fashion
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Gerai ini menggabungkan warisan desain Italia yang elegan dengan performa atletik modern.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Indonesia
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Terancam pidana penjara paling lama 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Hampir sebulan pasca tabrakan maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, lima korban masih dirawat di rumah sakit.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Indonesia
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Layanan klaim, trauma healing, dan Lost and Found korban tabrakan kereta Bekasi Timur tetap dibuka hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Indonesia
17 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS, 84 Orang Sudah Boleh Pulang
KAI pastikan 84 korban tabrakan kereta Bekasi sudah pulang dari RS, 17 masih dirawat. Disediakan klaim biaya, trauma healing, dan layanan Lost and Found hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
17 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS, 84 Orang Sudah Boleh Pulang
Indonesia
Bupati Ade Kunang Didakwa Terima Suap Rp 12,4 M, Abahnya Kecipratan 1 M
Sidang Tipikor Bandung dakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kunang dan ayahnya menerima suap Rp 12,4 miliar dari pengusaha Sarjan untuk proyek senilai Rp 107,6 miliar.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Bupati Ade Kunang Didakwa Terima Suap Rp 12,4 M, Abahnya Kecipratan 1 M
Indonesia
81 Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur yang Dirawat di RS Kembali ke Rumah
Selain yang dirawat di RS, KAI juga membantu pengobatan korban yang telah melakukan berobat secara mandiri melalui mekanisme klaim atau reimbursement.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
81 Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur yang Dirawat di RS Kembali ke Rumah
Indonesia
KAI Tanggapi Rangkaian Bunga di Stasiun Bekasi Timur: tak Saling Kenal, tapi Ada Rasa Kebersamaan
Apa yang terlihat di Bekasi Timur menjadi gambaran kuat tentang hubungan yang terbangun antarpara pengguna KRL.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
KAI Tanggapi Rangkaian Bunga di Stasiun Bekasi Timur: tak Saling Kenal, tapi Ada Rasa Kebersamaan
Bagikan