Jus Jeruk Murni Kendalikan Asupan Kalori, Hindari SSB

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 17 April 2024
Jus Jeruk Murni Kendalikan Asupan Kalori, Hindari SSB

Ilustrasi jus jeruk. (Foto: Unsplash/Mateusz Feliksik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rutin mengonsumsi jus jeruk membuat tubuh sehat karena dapat mengendalikan asupan kalori. Namun, perlu diingat, hanya jus jeruk murni yang memberikan manfaat tersebut, bukan jenis minuman sugar sweetened Beverages (SSB) atau dengan pemanis buatan.

SSB memiliki beberapa pemanis buatan seperti brown sugar, corn sweetener, corn syrup, dekstrosa, fruktosa, glukosa, high-fructose corn syrup, madu, laktosa, sirup malt, serta sukrosa.

Baca juga:

5 Manfaat Segarnya Jus Jeruk untuk Kesehatan Tubuh

Dilansir Fox News, Rabu (17/4), para peneliti dari Toronto Metropolitan University meneliti efek minum jus jeruk murni dibandingkan dengan SSB.

Penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal Nutrients dan melibatkan 36 orang dewasa. Mereka diharuskan meminum jus jeruk murni sebelum makan.

Tidak ada perbedaan yang signifikan dalam rata-rata nafsu makan antar minuman, namun kadar glukosa darah lebih rendah setelah orang meminum jus jeruk murni.

“Konsentrasi glukosa darah di sisa hari lebih rendah setelah minum jus jeruk 100 persen dibandingkan dengan minuman jeruk dan kontrol air,” kata studi tersebut.

Baca juga:

Jeruk Nipis dan Kecap, Benarkah dapat jadi Obat Radang?

Kesimpulannya, konsumsi jus jeruk murni sebelum makan menghasilkan kompensasi kalori yang lebih tinggi, dan konsentrasi glukosa darah yang lebih rendah dibandingkan dengan minuman jeruk SSB.

Menariknya, energi dalam jus jeruk dikompensasi pada waktu makan berikutnya. Para peserta mengurangi asupan makanan mereka saat makan siang dengan jumlah yang sama dengan energi dalam jus jeruk.

Sebaliknya, para peserta mengonsumsi lebih banyak kalori saat makan siang setelah mengonsumsi SSB. (ikh)

Baca juga:

Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan