Jeruk Nipis dan Kecap, Benarkah dapat jadi Obat Radang?

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 16 Agustus 2023
Jeruk Nipis dan Kecap, Benarkah dapat jadi Obat Radang?

Pahami dahulu penyebab tenggorokan yang gatal. (Unsplash/William Priess)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAMPAI saat ini bisa jadi masih banyak orang yang percaya bahwa kecap dan jeruk nipis bisa meredakan radang tenggorokan.

Sebelumnya kamu perlu tahu ada beberapa faktor yang menyebabkan tenggorokan gatal. Seperti misalnya karena alergi terhadap suatu makanan atau substansi lainnya, refluks asam lambung, infeksi virus atau bakteri, regangan pita suara yang berlebihan, paparan udara kering dan iritasi lainnya, sensitodotas berlebih terhadap obat, dan lainnya.

Baca Juga:

Solusi Lanjut dari Rumput Laut

kecap
Kecap yang menjadi penambah rasa pada makanan. (Unsplash/GoodEats YQR)

Penanganan pada gatal di tenggorokan dapat berbeda. Dilansir dari Alodokter, jeruk nipis adalah buah yang kaya vitamin C. Vitamin yang ada dalam jeruk nipis memiliki manfaat untuk meredakan peradangan, termasuk karena iritasi atau infeksi.

Jika tenggorokan gatal sebenarnya dengan mengonsumsi air perasan jeruk dapat meredakannya. Tetapi patut kamu pahami, tapi jika kamu sensitif terhadap asam sebaiknya mengisi perut terlebih dahulu.Ditakutkan akan mengakibatkan refluks asam lambung. Jika kondisi seperti ini, maka gatal di tenggorokan kamu bisa semakin memburuk.

Oleh sebab itu, sebaiknya kamu tetap berhati-hati untuk mengonsumsi air perasan jeruk nipis walau dicampur kecap sekalipun. Untuk penanganan lebih baik kamu bisa ikuti cara berikut, agar gatal yang ada di tenggorokanmu membaik.

Baca Juga:

Alternatif Kemasan Makanan Selain Plastik

jeruk
Lebih baik makan terlebih dahulu sebelum mengonsumsi air perasan jeruk nipis. (Unsplash/Shaun Meintjes)

Pertama, kamu disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan dingin, berminyak, berpemanis buatan, dan berampas seperti kopi yang memiliki ampas.

Kedua, perbanyak mengonsumsi air hangat, dan buah yang mengandung vitamin C, dan konsumsi makanan yang berkuah kaldu.

Ketiga, kamu bisa kurangi berbicara secara keras dan jangan membiasakan diri bernapas menggunakan melalui mulut. Berikutnya kamu juga harus hindari rokok dan asap rokok, karena karbon monoksida yang dihasilkan rokok akan menyebabkan kering tenggorokan dan menyebabkan tenggorokan menjadi kering.

Keempat, kamu harus mengatur waktu istirahat, agar imun tubuhmu tetap stabil. Lalu disiplin menggunakan masker dan menjaga jarak aman dengan orang lain.

Kelima, kamu bisa rajin menggunakan dengan larutan garam hingga mencapai tenggorokan.

Perlu kamu catat, sebaiknya kamu tidak sembarangan mengonsumsi obat tanpa arahan dari dokter. Apabila keluhan yang kamu rasakan memburuk, atau muncul demam, batuk dahak, dan keluhan lain yang berat. Sebaiknya kamu jangan segan untuk mengonsultasikan ke dokter. (zvw)

Baca Juga:

Setelah Mencukur Rambut Ketiak, Ini Cara Merawat Kulitnya

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan