Kesehatan

Setelah Mencukur Rambut Ketiak, Ini Cara Merawat Kulitnya

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 15 Agustus 2023
Setelah Mencukur Rambut Ketiak, Ini Cara Merawat Kulitnya

Gunakan deodoran yang mengandung vitamin B3 dan niacinamide. (Foto: Freepik/Gpointstudio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH mencukur habis rambut ketiak, bukan berarti perawatan ketiak selesai. Kulit ketiak tanpa rambut menjadi lebih rentan gesekan.

Menurut alodokter, mencukur rambut ketiak tanpa perawatan setelahnya akan menyebabkan kulit ketiak menjadi hitam, kering, dan teriritasi. Kondisi seperti inilah yang bisa menurunkan rasa percaya diri pada perempuan.

Untuk memiliki permukaan kulit ketiak yang ternutrisi, lembut, dan halus, kamu tentu perlu melakukan perawatan yang menyeluruh.

Nah, setelah mencukur rambut ketiak, ada beberapa tips sederhana yang bisa kamu lakukan. Yuk disimak!

Baca juga:

Cara Cukur Bulu Ketiak yang Aman dan Bersih

rambut ketika
Mencukur rambut ketiak dapat menghidarkan bau tidak sedap karena bakteri. (Foto: Freepik/Wayhomestudio)

Pertama, kamu bisa menggunakan deodoran yang mengandung vitamin B3 dan niacinamide. Bahan ini dapat bekerja dari dalam lapisan kulit untuk meratakan warna kulit dan mampu mencerahkan kulit ketiak yang gelap.

Namun, jangan langsung menggunakan deodoran setelah mencukur, ya, karena bisa mengiritasi kulit dan menimbulkan rasa perih di ketiak. Agar lebih aman, gunakan deodoran beberapa menit setelah mencukur ketiak.

Kedua, selain rutin mencukur bulu ketiak, jangan lupa untuk exfoliasi berkala kulit ketiakmu. Kulit ketiak juga berpotensi mengalami masalah seperti berminyak, pori-pori tersumbat kotoran, berjerawat, dan bisul.

Untuk mencegah hal-hal itu terjadi, disarankan untuk melakukan exfoliasi atau pengikisan sel kulit mati secara berkala. Exfoliasi bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis produk seperti lulur, scrub, atau toner yang mengandung zat aktif AHA, BHA, atau PHA.

Baca juga:

Jangan Insecure, Bau Ketiak Bisa Diatasi

ketiak

Kamu tentu perlu melakukan perawatan kulit ketiak yang menyeluruh. (Foto: Freepik/Jcomp)

Ketiga, selalu jaga kebersihan area ketiak agar tidak muncul bau badan. Direkomendasikan mencuci ketiak menggunakan sabun. Setidaknya sekali dalam satu hari.

Mandi atau membersihkan ketiak dengan sabun lebih dari satu kali sehari juga tidak disarankan, kecuali jika habis berolahraga atau melakukan kegiatan yang mengeluarkan banyak keringat. Itu karena paparan sabun berlebihan justru bisa membuat kulit ketiak lebih kering dan rentan iritasi.

Bila muncul keluhan di kulit ketiakmu, seperti ruam, kemerahan, gatal, atau bengkak, sebaiknya periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (dgs)

Baca juga:

5 Bahan Alami untuk Mencerahkan Ketiak

#Merawat Ketiak #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan