Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jurus Sobat Anies dan Ganjar Milenial Center Berebut Simpati di Wilayah Gibran

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 27 Februari 2022
Jurus Sobat Anies dan Ganjar Milenial Center Berebut Simpati di Wilayah Gibran

Relawan Sobat Anies melakukan kegiatan sosial di jalan depan Balai Kota Solo, Sabtu (26/2). (MP/Ismail).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 memang masih dua tahun lagi. Namun, relawan Sobat Anies dan Ganjar Milenial Center (GMC) sudah mulai bergerilya mencari simpati pada warga kota Solo.

Kota Solo sendiri saat ini dipimpin Wali Kota Gibran Rakabuming Raka. Orang nomor satu di Solo itu merupakan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga

Prabowo, Ganjar dan Anies Dominasi Elektabilitas Survei Pilpres

Relawan Sobat Anies menggelar aksi naik bus tingkat wisata Werkudara dan membagikan nasi box dan stiker pada pengguna jalan. Lokasi pembagian nasi box tersebut diantaranya di Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) depan Balai Kota Solo.

Wakil Ketua DPP Sobat Anies, Rike Panji Priwhardani, mengatakan relawan Sobat Anies melalui kegiatan ini melakukan sosialisasi akan sosok Anies sebagai salah satu capres potensial 2024. Ia mengatakan melalui aksi ini pihaknya akan bersinergi serta menghilangkan perbedaan dan mewujudkan Indonesia lebih baik dengan orang baik.

"Relawan Sobat Anies saat ini jumlahnya mencapai ribuan orang. Kita sudah ada 24 DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) dan 200-an DPP Kabupaten/kota se Indonesia," papar dia.

Baca Juga:

Golkar Siap Tampung Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024

Rike mengaku sudah dua tiga bulan yang lalu sudah intensif mendeklarasikan relawan Sobat Anies, serta membentuk relawan di tiap daerah dan provinsi mulai provinsi sampai RT/RW. "Kami juga mengenalkan Sobat Anies pada warga. Kita juga mengadakan kerja bakti, baksos serta bagi-bagi ratusan nasi kotak pada warga pengguna jalan," imbuhnya.

Relawan Ganjar Milenial Center (GMC) bagikan paket sembako pada pengayuh becak di Bendungan Tirtonadi, Solo, Sabtu (26/2). (MP/Ismail).

Sementara itu, Koordinator wilayah Ganjar Milenial Center Jawa Tengah, Aris Lukmana Putra mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh pada Ganjar maju Capres 2024. Untuk lebih mendekatkan dengan rakyat dengan kegiatan bagi-bagi sembako di Bendungan Tirtonadi, Kecamatan Banjarsari, Sabtu (26/2).

"Jadi kami kelompok anak muda yang mungkin agak bingung ketika akan menyambut pesta demokrasi Indonesia di 2024. Sekarang dukung Ganjar," kata dia.

Dikatakan, GMC merupakan kumpulan anak-anak muda yang tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Saat ini sudah ada lebih dari 100 anggota GMC Solo. Menurutnya, Solo merupakan pusat koordinasi GMC untuk wilayah Jawa Tengah.

"Relawan GMC juga tersebar di sejumlah daerah di 15 provinsi di Indonesia. Untuk mendekatkan warga kita bagikan 100 paket sembako," tutup Aris. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Pengamat Nilai Relawan Ganjar Hingga Puan Ganggu Internal PDIP

#Pilpres 2024 #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Ada empat pilar utama yang mendesak dimasukkan dalam revisi Undang-Undang Pemilu yang saat ini sedang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
DPR Ngaku Mulai Berkeliling Serap Aspirasi RUU Pemilu Saat Masa Reses
Indonesia
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Secara ideal, RUU Pemilu seharusnya bisa dituntaskan pada tahun 2026 sehingga pada tahun 2027 cukup waktu untuk menyosialisasikan
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
DPR Dinilai Kurang Greget Bahas Revisi UU Pemilu, Idealnya Rampung di Tahun Ini
Indonesia
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Sejak awal berdiri, DKPP memang menghadapi tantangan untuk memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Media Perkuat Pengawasan Etik Penyelenggara Pemilu
Indonesia
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Media memiliki peran penting dalam membangun transparansi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses penegakan kode etik penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
DKPP Nilai Media Berperan Penting Menyampaikan Putusan Etik kepada Publik
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Berdasarkan arahan pimpinan DPR, Komisi II juga akan menggelar pertemuan dengan partai-partai nonparlemen.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Komisi II DPR: RUU Pemilu belum Masuk Panja, masih Himpun Masukan Partai Nonparlemen
Indonesia
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Partai harus melakukan kaderisasi politik perempuan yang serius dan berkelanjutan
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Putusan MK soal Kuota Perempuan, Jangan Hanya Sekadar Syarat Administratif
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
MK memutuskan ketentuan keterwakilan perempuan paling sedikit 30 persen dalam pencalonan anggota DPR dan DPRD bersifat wajib dipenuhi partai politik.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Komisi II DPR Nilai Putusan MK Jadi Perlindungan Hak Politik Perempuan
Bagikan