Jokowi Tepis Kabar Masuk Golkar Via Ormas Sayap, Sebut Hanya Isu
Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait kabar masuk Partai Golkar lewat via ormas sayap partai.
Dikonfirmasi di kediaman Solo, Jawa Tengah, Jokowi membantah hal tersebut. Dia menyebut sudah biasa dikabarkan masuk porpol.
“Isu, isu itu. Nggak, nggak ada (komunikasi masuk Partai Golkar). Isu seperti biasa (diisukan masuk Partai Golkar),” kata Jokowi, kepada awak media Rabu (15/1).
Baca juga:
Disinggung apakah sudah memutuskan akan masuk partai ke mana, mantan Wali Kota Solo ini menegaskan tidak ada rencana masuk parpol. “Tidak ada (rencana masuk parpol), udah, udah,” tutup Jokowi.
Diberitakan sebelumnya, Isu Presiden ke-7 RI Jokowi bakal bergabung ke Partai Golkar kembali mencuat. Terbaru, dikabarkan Jokowi bakal masuk Golkar melalui jalur ormas pendiri Golkar.
Golkar mempunyai tiga ormas pendiri yang dinamai sebagai Trikarya. Mereka adalah Kosgoro 1957, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI). (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah