Jokowi Soroti Kepadatan Kendaraan di Merak saat Arus Mudik

Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 08 April 2024
Jokowi Soroti Kepadatan Kendaraan di Merak saat Arus Mudik

Jokowi Tinjau Mudik di Stasiun Senen. (Dok. Presiden RI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti arus mudik Lebaran 2024. Dia menilai terdapat sejumlah titik tertentu yang masih membutuhkan penanganan lebih fokus.

Khususnya soal kemacetan di Merak terkait dengan arus kendaraan bermotor di dekat Pelabuhan Ciwandan, Cilegon.

Presiden menegaskan bahwa pihak Kementerian Perhubungan telah mencarikan solusi terkait hal ini.

Baca Juga:

Larang Pemudik Istirahat di Bahu Jalan, Polri: Berbahaya

“Sedikit yang perlu penanganan lebih fokus yaitu di Merak. Merak, utamanya yang berkaitan dengan yang naik sepeda motor di Ciwandan. Tapi tadi juga penjelasan Kementerian Perhubungan ya semuanya sudah dicarikan solusi,” tutur Jokowi saat meninjau arus mudik Lebaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/4).

Dalam pemberitaan di sejumlah media, waktu tempuh perjalanan dari Jakarta ke Merak naik signifikan selama periode mudik lebaran 2024. Bahkan, pemudik membutuhkan berjam-jam hingga naik ke atas kapal.

Salah satu pusat kemacetan adalah sebelum embarkasi ke kapal, di mana calon penumpang harus mengantre dalam tiga kantong berbeda sebelum dapat naik ke kapal. Antrean tersebut sendiri dapat memakan waktu hingga empat jam.

Sementara itu, dalam hal tingkat kecelakaan lalu lintas, Jokowi mengungkapkan bahwa tahun ini terpantau jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu, Presiden pun menilai bahwa tidak ada antrean masyarakat yang berlebihan, baik di terminal maupun di bandara.

Baca Juga:

Kronologis Kecelakaan di Tol Cikampek KM 58 yang Dikabarkan Menyebabkan 9 Orang Meninggal

“Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun yang lalu saya kira tahun ini jauh lebih bagus, jauh lebih bagus,” ucap Jokowi yang memakai kemeja putih lengan panjang ini.

Jokowi menekankan pentingnya manajemen yang baik dalam menangani permasalahan kecil yang mungkin muncul. Sebab, perencanaan yang rapi akan menghasilkan hasil yang baik.

“Ini harus diorganisasi dengan sangat baik. Semua, semua yang terlibat,” ujar Presiden.

Terkait pemudik menggunakan kereta api, mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun tidak melihat terdapat antrean yang terlalu panjang, termasuk di Stasiun Pasar Senen.

"Saya lihat enggak ada," jelasnya. (Knu)

Baca Juga:

Setengah Juta Pemudik Terbang dari Bandara Soetta hingga H-3 Lebaran

#Jokowi #Joko Widodo #Presiden Joko Widodo #Arus Mudik #Pelabuhan Merak Banten
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
5,1 Juta Kendaraan Lintasi Jalan Tol ASTRA Infra Selama Nataru 2025-2026
Volume kendaraan tersebut tercatat melintas di ruas Tol Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan (Cipali), dan Jombang–Mojokerto.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
5,1 Juta Kendaraan Lintasi Jalan Tol ASTRA Infra Selama Nataru 2025-2026
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Beredar informasi yang menyebut Jokowi divonis bersalah oleh Hakim MK Anwar Usman karena telah melakukan pemalsuan ijazah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Bagikan