Jokowi Menjawab Siapa Sosok di Atas Moge Semalam
Sosok yang digambarkan Jokowi saat masuk kedalam venue opening ceremony Asian Games di SUGBK (MP/Rizki Fitrianto)
Merahputih.com - Aksi pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno membuat decak kagum para penonton yang hadir maupun penonton di rumah. Penonton dibuat lebih tercengang ketika aksi Presiden Joko Widodo yang menyihir ketika menggunakan sepeda motor masuk ke dalam SUGBK.
Setelah jadi tanda tanya di benak masyarakat Indonesia soal aksinya semalam, Jokowi akhirnya buka suara.
"Siapa yang menerbangkan sepeda motor Paspampres, meliuk-liuk di tengah kemacetan, mengerem mendadak dengan gaya stoppie, dan sampai tepat waktu ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, semalam? Hehehe," tulis Jokowi di akun facebooknya, seperti dilihat merahputih.com, minggu (19/8).
"Yang jelas, saya dan kita semua menyambut gembira, bahwa acara pembukaan Asian Games 2018, di Stadion Utama GBK tadi malam berlangsung meriah dan lancar," sambung Jokowi.
Jokowi juga menyinggung soal panggung opening ceremony yang megah. "Di atas panggung berupa pemandangan alam Indonesia nan permai dengan gunung, hutan, sawah, dan air terjun, ribuan seniman menampilkan tarian kolosal dan lagu-lagu Indonesia. Para atlet dari 45 negara berparade melewati para penari itu di bawah tatapan mata puluhan ribu penonton yang hadir di dalam stadion dan jutaan orang melalui televisi di seluruh Asia," katanya.
Jokowi mengatakan, Momen ini adalah penantian Indonesia selama 56 tahun untuk kembali menjadi tuan rumah pesta olahraga bangsa-bangsa Asia setelah Asian Games di Jakarta di tahun 1962. Selain itu, seperti disampaikan Presiden Dewan Olimpiade Asia, Syeikh Ahmad Al Fahad Al Sabah, Asian Games 2018 telah membuat sejarah baru dengan dua kota sebagai tuan rumah untuk pertama kalinya. "yaitu Jakarta dan Palembang," ucap Jokowi.
Jokowi juga tak luput menyinggung soal pertemuan dua petinggi negara Korea Utara dan Korea Selatan serta keterlibatan Kuwait di Asian Games kali ini.
"Di Asian Games ini tim Korea Utara dan Korea Selatan melebur menjadi satu tim. Kontingen Kuwait yang harus menerima sanksi dan berada di bawah bendera independen selama beberapa tahun, sekarang dapat mengikuti kejuaraan dengan mengibarkan bendera mereka sendiri dan lagu kebangsaan mereka," jelas Jokowi.
"Kita bangga dengan kedatangan tamu-tamu istimewa dari 45 negara. Dalam Asian Games 2018, kita bangsa-bangsa se-Asia ingin menunjukkan bahwa kita bersaudara, kita bersatu, kita ingin meraih prestasi," tutup Jokowi. (*)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah