Jokowi Hanya Ingin Penyambutan Sederhana, Pemkot Meniadakan Upacara Pasrah Tinampi
Paripurna MPR pengucapan sumpah sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa bakti 2024-2029. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.
MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah membatalkan upacara Pasrah Tinampi (serah terima) kepulangan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana, di kediaman pribadi di Jalan Kutai Utara I, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (20/10).
Keputusan tersebut dilakukan lantaran Jokowi hanya ingin acara penyambutan dilakukan secara sederhana.
Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Solo, Sulistiarini, mengatakan pembatalan acara Pasrah Tinampi dilakukan sesuai dengan permintaan dari pihak Jokowi.
“Pemkot membatalkan acara Pasrah Tinampi sesuai dengan apa permintaan dari bapak (Jokowi),” ujar Sulis, Minggu (20/10).
Baca juga:
Dikatakannya, Jokowi ingin upacara penyambutan di Solo dilakukan secara sederhana, yakni tidak ada seremonial.
“Intinya kami sudah menyiapkan itu (pasrah tinampi), tapi ternyata dari pihak bapak terinfo baru tadi ini tadi jika bapak tidak berkenan. Ya sudah sehingga yang seremonial kita tiadakan,” kata Sulis.
Sedangkan untuk acara penyambutan, Sulis mengatakan digelar sesuai dengan rencana awal. Baik di bandara, di sepanjang jalan dari bandara menuju kediaman hingga penyambutan kedatangan.
“Kalau yang cucuk lampah untuk menyambut kedatangan beliau di kediaman masih jalan, begitu juga hiburan musiknya sudah disetujui,” ucap dia.
Baca juga:
Untuk penyambutan dikediaman, kata dia, ada tujuh orang yang mengenakan kostum tokoh wayang di antaranya Begawan Abiyasa, Begawan Palasara dan Pandawa Lima dengan putra putri Solo sebagai cucuk lampah. Mereka mengiringi Jokowi dan Iriana masuk ke tempat acara ramah tamah.
“Dan selama acara ramah tamah para tamu dihibur oleh musik keroncong dari Orkes Keroncong Pancaran Nada yang berasal dari Kelurahan Sumber,” katanya. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Berita Terkait
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu