Jokowi Diminta Tidak Pilih Lagi Menteri Pendidikan Yang Sukses Berbisnis

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 April 2021
Jokowi Diminta Tidak Pilih Lagi Menteri Pendidikan Yang Sukses Berbisnis

Rapat kabinet. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Isu soal pergantian menteri di kabinet Presiden Joko Widodo menguat setelah DPR meyetujui adanya dua kementerian baru yakni peleburan Kementerian Riset-Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta dibentuknya Kementerian Investasi dalam rapat paripurna yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/4).

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing menegaskan, diperlukan sosok yang tahu betul persoalan di kementerian tersebut. Untuk Menteri Investasi, perlunya sosok yang memiliki relasi luas dan cakap soal diplomasi ekonomi baik itu relasi di luar negeri maupun dalam negeri.

Baca Juga:

Reshuffle Kabinet Diprediksi Rabu Pekan Depan

"Tentu yang akan digenjot adalah negara-negara yang belum menanamkan modalnya yang ada di Indonesia terutama membidik negara-negara jazirah Arab," ucap Emrus kepada wartawan, Rabu (21/4).

Emrus mengatakan, meskipun beberapa negara seperti Jepang dan Amerika sudah terbangun relasinya, bukan tidak mungkin perlu untuk dioptimalkan kembali. Kemudian dalam konteks dalam negeri, dia memandang perlu orang-orang yang tahu betul kebutuhan orang Indonesia. Selain itu, harus menguasai tentang keamanan dan penegakan hukum.

"Juga punya kemampuan untuk mempersuasi orang-orang Indonesia bahwa negara Indonesia yang modalnya ada di luar negeri dan kekayaannya ada di luar negeri dengan membujuk mereka ke Indonesia," terangnya.

Untuk bagian Kemendikbudristek, perlunya sosok yang memiliki jam terbang dalam mengelola pendidikan. Itu sangat penting untuk memajukan pendidikan di Indonesia ke arah yang lebih baik. Menteri yang dipilih adalah menteri yang sudah siap dan matang di bidang manajemen pendidikan matang juga di bidang manajemen kebudayaan riset dan teknologi.

Nadiem Makarim.
Nadiem Makarim. (Foto: Antara(

"Kan ada empat bidang itu. Menurut pendapat saya yang duduk di sini adalah orang yang senior di semua bidang itu. Tepatnya, dari profesi dosen. Jadi, bukan dari pribadi yang hanya pernah berhasil dalam suatu bidang usaha bisnis,” katanya.

Selain itu, lanjut Emrus, perlu diangkat seorang kepala Badan Riset Dan Teknologi Nasional (Baristeknas) di bawah Kemendikbudristek.

"Kepala Baristeknas itu menangani secara khusus bidang riset dan teknologi untuk mengejar ketertinggalan negeri ini dari negara negara tetangga dalam jangka pendek," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Kata Moeldoko Soal Wacana Reshuffle Kabinet

#Reshuffle Kabinet #Kabinet Kerja #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Jadi Menko, Ini Kementerian Dalam Penguasaan Bahlil Lahadalia
Sementara kantor untuk kementerian koordinator itu sendiri saat ini masih akan berada di Kementerian ESDM.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Jadi Menko, Ini Kementerian Dalam Penguasaan Bahlil Lahadalia
Indonesia
Profil Syahganda Nainggolan, Kepala Bakom Baru yang Dilantik Prabowo
Syahganda Nainggolan baru dilantik sebagai Kepala Bakom. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Jumat, 02 Oktober 2026
Profil Syahganda Nainggolan, Kepala Bakom Baru yang Dilantik Prabowo
Indonesia
Tugas dan Fungsi Komjen Dedi Prasetyo, Kepala Badan Reforma Agraria Pilihan Prabowo
Penunjukan ini merupakan bagian dari perombakan (reshuffle) pejabat kementerian dan lembaga di bawah Kabinet Merah Putih.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Tugas dan Fungsi Komjen Dedi Prasetyo, Kepala Badan Reforma Agraria Pilihan Prabowo
Bagikan