Joe Biden Sebut Pandemi COVID-19 di Amerika Serikat Berakhir
Arsip - Presiden AS Joe Biden berjalan menuju Marine One, sebelum melakukan perjalanan ke Pantai Rehoboth, Delaware untuk akhir pekan, 18 Maret 2022. (ANTARA/Reuters/Al Drago/as)
MerahPutih.com - Presiden Joe Biden mengatakan bahwa pandemi COVID-19 di Amerika Serikat sudah berakhir walau Negeri Paman Sam masih harus berurusan dengan penyakit tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Biden dalam penampilan di "60 Minutes" CBS, Meski demikian, Dia mengakui AS masih memiliki masalah dengan virus yang telah menewaskan lebih dari 1 juta orang di Amerika Serikat.
Baca Juga:
“Pandemi sudah berakhir. Kami masih memiliki masalah dengan COVID. Kami masih melakukan banyak pekerjaan untuk itu. Tetapi pandemi sudah berakhir,” kata Biden dikutip dari AFP.
Pemerintah AS masih menetapkan COVID-19 sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat dan Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan itu tetap menjadi Darurat Kesehatan Masyarakat yang menjadi perhatian internasional.
Tetapi komentar Presiden Joe Biden mengikuti komentar penuh harapan lainnya dari para pemimpin kesehatan global.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, dalam jumpa pers pekan lalu bahwa akhir pandemi COVID-19 sudah “di depan mata,” dan bahwa dunia tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengakhiri COVID-19.
Baca Juga:
"Pekan lalu, jumlah kematian mingguan yang dilaporkan akibat COVID-19 adalah yang terendah sejak Maret 2020," kata Ghebreyesus.
“Kita tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik selain mengakhiri pandemi. Kita belum sampai di sana, tetapi akhir sudah di depan mata,” tambahnya.
Bulan lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyesuaikan pedoman COVID-19 untuk mendesak Amerika Serikat tak lagi melakukan sejumlah aturan seperti karantina dan jarak sosial dan alih-alih fokus pada pengurangan penyakit parah dari COVID-19. (Bob)
Baca Juga:
Mahkamah Agung AS Larang Aborsi, Biden Sebut Hari yang Menyedihkan
Bagikan
Mula Akmal
Berita Terkait
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen