Joe Biden Sebut Pandemi COVID-19 di Amerika Serikat Berakhir

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 19 September 2022
Joe Biden Sebut Pandemi COVID-19 di Amerika Serikat Berakhir

Arsip - Presiden AS Joe Biden berjalan menuju Marine One, sebelum melakukan perjalanan ke Pantai Rehoboth, Delaware untuk akhir pekan, 18 Maret 2022. (ANTARA/Reuters/Al Drago/as)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joe Biden mengatakan bahwa pandemi COVID-19 di Amerika Serikat sudah berakhir walau Negeri Paman Sam masih harus berurusan dengan penyakit tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Biden dalam penampilan di "60 Minutes" CBS, Meski demikian, Dia mengakui AS masih memiliki masalah dengan virus yang telah menewaskan lebih dari 1 juta orang di Amerika Serikat.

Baca Juga:

Xi Jinping Hubungi Biden Lagi

“Pandemi sudah berakhir. Kami masih memiliki masalah dengan COVID. Kami masih melakukan banyak pekerjaan untuk itu. Tetapi pandemi sudah berakhir,” kata Biden dikutip dari AFP.

Pemerintah AS masih menetapkan COVID-19 sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat dan Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan itu tetap menjadi Darurat Kesehatan Masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Tetapi komentar Presiden Joe Biden mengikuti komentar penuh harapan lainnya dari para pemimpin kesehatan global.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, dalam jumpa pers pekan lalu bahwa akhir pandemi COVID-19 sudah “di depan mata,” dan bahwa dunia tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengakhiri COVID-19.

Baca Juga:

Steve Jobs Dapat Penghargaan dari Joe Biden

"Pekan lalu, jumlah kematian mingguan yang dilaporkan akibat COVID-19 adalah yang terendah sejak Maret 2020," kata Ghebreyesus.

“Kita tidak pernah berada dalam posisi yang lebih baik selain mengakhiri pandemi. Kita belum sampai di sana, tetapi akhir sudah di depan mata,” tambahnya.

Bulan lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyesuaikan pedoman COVID-19 untuk mendesak Amerika Serikat tak lagi melakukan sejumlah aturan seperti karantina dan jarak sosial dan alih-alih fokus pada pengurangan penyakit parah dari COVID-19. (Bob)

Baca Juga:

Mahkamah Agung AS Larang Aborsi, Biden Sebut Hari yang Menyedihkan

#Joe Biden #Amerika Serikat #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Indonesia
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Caracas, ibu kota Venezuela, yang berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Dunia
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Donald Trump serukan Venezuela jadi negara bagian ke-51 AS dan ganti presiden dengan gubernur. Cek pernyataan lengkap dan analisis geopolitiknya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Indonesia
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Minaj menyebut dirinya sebagai 'penggemar nomor satu' Trump meskipun ia sempat mengkritik kebijakan Trump pada masa jabatan pertamanya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Dunia
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Jumlah pasti unit rudal dan tanggal pengirimannya belum diungkapkan. Kontrak tersebut ditandatangani pada 29 September lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Dunia
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Kendaraan BYD dilarang memasuki Pangkalan Udara Kadena di Jepang karena kekhawatiran keamanan. Kamera dan sensor mobil modern menjadi sorotan.
Yusuf Abdillah - Senin, 26 Oktober 2026
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Bagikan