Kesehatan

Joe Biden Keluarkan Perintah Eksekutif Soal COVID-19, Apa Isinya?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 23 Januari 2021
Joe Biden Keluarkan Perintah Eksekutif Soal COVID-19, Apa Isinya?

Joe Biden resmi menjadi Presiden AS. (Foto: KSTP TV)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JOE Biden yang baru saja resmi menjadi Presiden AS baru-baru ini mengeluarkan perintah eksekutif terkait keputusan penanganan pandemi COVID-19. Perintah tersebut adalah mewajibkan seluruh warga AS menggunakan masker ketika berada di transportasi umum. Kebijakan ini menyusul Donald Trump yang tidak setuju dengan CDC untuk mengeluarkan perintah serupa tahun lalu.

Mengutip laman Reuters, Biden berjanji akan memerangi pandemi yang sudah merenggut lebih dari 400 ribu warga AS. Hal ini juga disampaikan dalam pidatonya saat pelantikan, Kamis (21/1).

"Kita tengah memasuki periode terberat dan terburuk dari pandemi. Kita harus mengesampingkan politik dan menghadapi pandemi ini sebagai bangsa yang satu," kata Biden di depan ribuan massa dan para pejabat.

Baca juga:

CDC Hapus Panduan COVID-19 Menular Lewat Udara

Wajib menggunakan masker saat berada di transportasi umum. (Foto: Unsplash/Ant Rozetsky)

Perintah eksekutif tersebut mengamanatkan agar penumpang dan karyawan mengenakan masker di pesawat, kereta api, bus, kereta bawah tanah, dan transportasi umum lainnya. Hal ini untuk memastikan orang-orang dapat bepergian dengan aman guna kepentingan bagi keluarga dan perekonomian.

Selain itu, Biden juga menandatangani keputusan presiden untuk mendirikan dewan pengujian COVID-19. Tujuannya agar mempercepat pelaksanaan pengujian dan memberi bantuan langsung bagi komunitas minoritas terdampak pandemi.

Seperti yang diketahui pada pemerintahannya, Trump menghentikan upaya menggunakan masker saat berada di transportasi umum dengan alasan keputusan itu bergantung pada masing-masing negara bagian dan lokalitas. Trump juga berpendapat masker sebenarnya tidak diperlukan dan justru menjadi masalah politisasi.

Baca juga:

Resmi Jadi Presiden AS, Joe Biden: Demokrasi Telah Menang

Joe Biden Keluarkan Perintah Eksekutif, Apa Isinya?
Donald Trump sebelumnya tidak setuju terkait penggunaan masker di transportasi umum. (Foto: Rappler)

CDC telah mengusulkan untuk meminta penggunaan masker, tetapi gugus tugas COVID-19 Gedung Putih yang dipimpin oleh mantan Wakil Presiden Mike Pence menolak untuk membahasnya.

Mengutip The Verge, pihak kesehatan masyarakat secara kompak merekomendasikan penggunaan masker untuk menghentikan penyebaran COVID-19. Di laman resminya, CDC mengatakan sangat menyarankan mengenakan masker saat berada di transportasi umum untuk mencegah penularan.

Jumlah penumpang transportasi umum memang mengalami penurunan drastis sejak COVID-19 pertama kali muncul di AS. Misalnya penumpang di kereta komuter New York City yang terkenal padat, mengalami penurunan hingga 92 persen pada pertengahan April. Sebagian besar kota dan perusahaan transportasi di AS memiliki peraturan mengenai penggunaan masker untuk mencegah penularan COVID-19. (and)

Baca juga:

Puan Berharap Pelantikan Joe Biden Perkuat Penanganan COVID-19

#COVID-19 #Joe Biden #Amerika Serikat
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Dunia
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Amerika Serikat wajib membayar badan kesehatan PBB itu US$ 260 juta (sekitar Rp 4,3 triliun) dalam bentuk biaya terutang tahun 2024 dan 2025.
Wisnu Cipto - 1 jam, 19 menit lalu
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Dunia
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Pada November 2025, Dewan Keamanan PBB (DK-PBB) telah mengesahkan resolusi usulan AS untuk mendukung rencana komprehensif Trump dalam menyelesaikan konflik di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Indonesia
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online Indonesia (O2) Cecep Saripudin menyebut pihaknya menentang aksi Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Dunia
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
Dunia
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Greenland memiliki pemerintahan sendiri dan kewenangan luas dalam mengatur urusan domestik, meski kebijakan luar negeri dan pertahanan tetap berada di tangan Kopenhagen.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
AS Siapkan  Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Dunia
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Keputusan ini menandai sikap tidak setuju atas ambisi Trump yang kian meluas di belahan Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Dunia
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Dunia
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Disebut tidak lagi melayani kepentingan Amerika dan mendorong agenda yang tidak efektif atau bersifat bermusuhan.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Dunia
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Trump akan melakukan hal itu dengan mengandalkan blokade laut serta ancaman penggunaan kekuatan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Indonesia
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Bagikan