Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jenjang Karier Bimo Wijayanto, Dirjen Pajak Baru yang Miliki Harta hingga Miliaran Rupiah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Mei 2025
Jenjang Karier Bimo Wijayanto, Dirjen Pajak Baru yang Miliki Harta hingga Miliaran Rupiah

Bimo Wijayanto. (Foto: PT Phapros Tbk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nama Bimo Wijayanto belakangan kerap dibicarakan lantaran bakal mengisi posisi Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Diketahui, usia Bimo tergolong muda untuk posisi Dirjen lembaga negara. Dia lahir pada 5 Juli 1977 di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) atau masih berusia 49 tahun.

Rupanya, Bimo merupakan salah satu alumni terbaik SMA Taruna Nusantara. Ia lulus SMA Taruna Nusantara tahun 1995 (TN 3).

Bimo satu angkatan antara lain dengan Agung Wicaksono, Deputi Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN); Mega Satria, Direktur Keuangan Pelindo; dan Donald Panggari, Direktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga:

Prabowo Tunjuk Bimo Wijayanto Jadi Dirjen Pajak dan Letjen TNI Djaka Budi sebagai Dirjen Bea Cukai, Diminta Benahi Coretax

Bimo Wijayanto meraih gelar sarjana (S1) di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM), MBA (S2) dari The University of Queensland, dan Doctor of Philosophy (PhD) dari University of Canberra.

Bimo Wijayanto bukan orang baru di pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian II Kantor Staf Presiden (KSP).

Bimo juga pernah menduduki posisi Asisten Deputi (Asdep) Investasi Strategis pada Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi saat era Luhut Binsar Panjaitan.

Saat ini Bimo Wijayanto menjabat Komisaris PT Phapros Tbk, anak usaha dari BUMN Kimia Farma yang bergerak di bidang industri farmasi. Bimo menduduki jabatan ini sejak Juni 2022 dan kembali menjabat Komisaris Independen pada Juli 2024.

Baca juga:

Profil Bimo Wijayanto, Dirjen Pajak Baru yang Ditunjuk Presiden Prabowo

Saat menempuh pendidikan PhD, bidang yang ditekuni Bimo adalah pajak. Ia fokus pada kebijakan perpajakan. Bimo ingin pembentukan kebijakan pajak yang lebih baik agar bisa meningkatkan kepatuhan membayar pajak secara sukarela.

Dia berpandangan, Indonesia masih sangat tergantung dari sisi penerimaan pajak. Jadi, semakin signifikan penerimaan pajak maka otomatis strategi dari Ditjen Pajak juga harus semakin bisa membuat tingkat kepatuhan naik secara sukarela.

Berdasarkan informasi dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara elektronik (e-LHKPN) Bimo Wijayanto memiliki total kekayaan mencapai Rp 6.670.000.000 pada Selasa, 15 Maret 2022.

Melalui LHKPN tersebut Bimo mengakui kepemilikan atas lima bidang tanah dan atau bangunan yang diklaim berasal dari hasil sendiri. Kemudian aset-aset properti tersebut tersebar di Yogyakarta, Sleman, dan Gunungkidul.

Bimo juga diketahui memiliki satu unit alat transportasi roda empat yang juga diklaim dari hasil sendiri berupa Toyota SUV Fortuner TRD (2017) senilai Rp 370 juta. (Knu)

#Dirjen Pajak Baru #Kemenkeu #Profil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Purbaya Pastikan Pembayaran Utang Whoost Tidak Bebani APBN
Menkeu mengisyaratkan pemerintah akan memanfaatkan berbagai instrumen di luar APBN, termasuk melalui Special Mission Vehicle (SMV).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Purbaya Pastikan Pembayaran Utang Whoost Tidak Bebani APBN
Indonesia
Menkeu Pastikan BGN Bakal Lakukan Penghematan Anggaran, Bukan Dipotong
evaluasi standar bahan baku Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu prioritas yang akan dilakukan untuk memperbaiki tata kelola program prioritas nasional tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Menkeu Pastikan BGN Bakal Lakukan Penghematan Anggaran, Bukan Dipotong
Indonesia
Sosok Asep Nana Mulyana, Profesor Hukum yang Menjabat Wakil Jaksa Agung
Selama lebih dari dua dekade, ia menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan Kejaksaan RI.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Sosok Asep Nana Mulyana, Profesor Hukum yang Menjabat Wakil Jaksa Agung
Indonesia
Wellah Hatta, Profesional Panggung Asal Indonesia yang Dipercaya Tangani Final Piala Dunia 2026
Wellah Hatta menjadi Senior Stage Manager FIFA 2026. Simak lima fakta tentang profesional seni pertunjukan Indonesia di balik panggung final Piala Dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Wellah Hatta, Profesional Panggung Asal Indonesia yang Dipercaya Tangani Final Piala Dunia 2026
ShowBiz
Achmad Albar Genap 80 Tahun, Tetap Energik Bersama God Bless dan Belum Berhenti Berkarya
Achmad Albar Genap 80 Tahun, Tetap Energik Bersama God Bless dan Belum Berhenti Berkarya
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Achmad Albar Genap 80 Tahun, Tetap Energik Bersama God Bless dan Belum Berhenti Berkarya
Indonesia
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Purbaya belum bisa memberikan informasi lebih rinci lantaran proses penyerahan KCIC belum rampung
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Diserahkan ke Kemenkeu, Purbaya Janji Urusan Kereta Cepat Beres
Indonesia
Profil Kuntadi, Calon Kuat Jampidsus Pilihan Jaksa Agung yang Diusulkan ke Prabowo
Profil Kuntadi kini mencuat usai menjadi calon Jampidsus baru yang diusulkan Jaksa Agung ke Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 15 Juli 2026
Profil Kuntadi, Calon Kuat Jampidsus Pilihan Jaksa Agung yang Diusulkan ke Prabowo
Indonesia
Purbaya Ingatkan Dapur MBG Libatkan UMKM dan BUMDes di Rantai Pasok Bahan Pangan
Purbaya telah membentuk tim khusus guna mengawasi penggunaan anggaran program MBG di seluruh daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Juli 2026
Purbaya Ingatkan Dapur MBG Libatkan UMKM dan BUMDes di Rantai Pasok Bahan Pangan
Indonesia
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Menkeu dalam merespons kekhawatiran sejumlah fraksi DPR RI soal rasio utang yang kian meningkat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Rasio Utang Pemerintah Terus Meningkat, Tercatat Telah Capai 40,54 Persen PDB
Indonesia
Tahun Depan, Purbaya Janji Tidak Naikkan Pajak
Perluasan basis perpajakan akan ditempuh melalui pemanfaatan data dan teknologi untuk menjangkau ekonomi digital, shadow economy, serta sektor informal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Tahun Depan, Purbaya Janji Tidak Naikkan Pajak
Bagikan