Jenguk Driver Ojol Korban Bentrokan, Wapres Gibran: Tiga Hari Pulang
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka (kiri) di RS Pelni, Jakarta, Jumat (29/8/2025), menjenguk salah satu pengendara ojol korban bentrok massa dan aparat, Umar Amirudin. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.
Merahputih.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi sejumlah korban bentrokan antara demonstran dan polisi. Para korban sedang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan RS Pelni pada Sabtu (30/8).
Saat berada di RS Pelni, Gibran menemui Moh Umar Amirudin, seorang pengemudi ojek online yang tengah dirawat. Gibran menanyakan kondisinya serta kejadian saat Umar berada di lokasi. Ia juga bertanya alasan Umar melewati jalan tersebut.
Baca juga:
Umar menjelaskan bahwa ia terpaksa melewati jalan itu karena banyak akses lain yang ditutup akibat demonstrasi. Setelah mendengar penjelasannya, Gibran menyarankan Umar untuk beristirahat.
"Istirahat yang cukup, tiga hari pulang," kata Gibran, yang disetujui oleh Umar.
Setelah itu, Gibran bersalaman dengan Umar dan keluarganya sebelum melanjutkan kunjungan ke korban lainnya. Gibran juga menemui korban lain yang sedang duduk.
"Tidur saja, tidur," kata Gibran.
Korban tersebut menceritakan keluhannya, termasuk luka di kepala yang menyebabkan pusing, dan bagaimana ia menjadi korban saat dalam perjalanan pulang dari kantor.
Baca juga:
Bentrokan terjadi saat demonstrasi di kawasan DPR RI, Jakarta, pada 28 Agustus 2025, yang berakhir ricuh. Bentrokan tersebut menelan banyak korban sipil, baik luka-luka maupun meninggal, karena adanya tindakan kekerasan oleh aparat. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
Hakim Tolak Eksepsi, Perkara Penghasutan Demo Delpedro Marhaen Cs Masuk Pokok Perkara
Aksi Solidaritas dan Dukungan untuk Rakyat Venezuela di Gedung Kedubes Amerika Serikat