Jawa Barat Kekurangan Petugas Lapas, Ini Kata Kakanwil Kemekumham Jabar

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 24 Januari 2018
Jawa Barat Kekurangan Petugas Lapas, Ini Kata Kakanwil Kemekumham Jabar

Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jawa Barat Indro Purwoko. (MP/Yugi Prasetyo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jawa Barat Indro Purwoko mengatakan, jumlah petugas Lembaga Pemasyarakatan (lapas) atau rumah tahanan (rutan) masih belum bisa dikatakan ideal.

Indro menjelaskan, belum ideal itu dikarenakan masih ada lapas yang kekurangan petugas, meski saat ini sudah ada perekrutan baru 12.114 calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Kemenkumham Jabar.

Dijelaskan, tidak semua pegawai di lapas atau rutan bertugas untuk menjaga warga binaan atau tahanan. Misalnya, kata Indro, di Lapas Jelekong yang dihuni oleh 1.300 tahanan hanya dijaga oleh 5 petugas. Idealnya 1:25 atau satu petugas menjaga 25 tahanan.

"Sedangkan kondisi ini masih jauh dari ideal. Jumlah petugas lapas di Jabar ini belum bisa dikatakan ideal," kata Indro saat pembukaan Orientasi CPNS Kemenkumham Jabar di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (23/1).

Indro mengungkapkan, pihaknya kini merekrut sebanyak 12.114 CPNS terpilih dari 5.777 pelamar kerja Jabar lainnya. Untuk tingkat sarjana Provinsi Jawa Barat termasuk provinsi yang menerbitkan kontribusi yang cukup besar sekitar 416 orang.

Kedepannya akan ada kebijakan baru dalam proses perekrutan petugas. Pasalnya, memoratorium sudah berlaku selama 5 tahun dengan kondisi petugas yang pensiun, sudah meninggal dunia dan sebagainya.

"Harapa kami setelah adanya penambahan rekrutmen akan lebih meningkat dalam pelayanan kepada warga binaan," ungkap Indro

Berkenaan dengan petugas lapas (sipir) yang melakukan tindakan melanggara peraturan. Kemenkumham tidak segan-segan akan menindak tegas oknum tersebut.

"Jadi, jangan digeneralisir, ya. Bahwa Kemenhumham ada salah satu kalapasnya atau karutannya yang melakukan pelanggaran padahal itu seorang pimpinan. Yang jelas kalau oknum itu, ya, tanggung jawabnya sendiri," katanya.

Kemenhumham sudah berkomitmen jika menemukan petugas atau oknum yang melanggar peraturan, maka akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. "Tentu kita akan tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku," tandasnya. (Yugi Prasetyo)

#Kemenkumham #Lapas
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Narapidana Diduga Dipaksa Makan Daging Anjing, Kalapas di Sulut Dicopot
Dugaan Kalapas Enemawira, Sulut, berinisial CS memaksa narapidana memakan makanan nonhalal ini diungkapkan anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Desember 2025
Narapidana Diduga Dipaksa Makan Daging Anjing, Kalapas di Sulut Dicopot
Indonesia
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Sidang kode etik Kalapas Enemawira itu digelar di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Gambir, Jakarta, hari ini Selasa 2 Desember 2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
Sidang Etik Kalapas Enemawira Paksa Napi Makan Anjing Digelar di Jakarta, Statusnya Sudah Nonaktif
Indonesia
28 Pasien RS Pengayoman Cipinang Dievakuasi, Ditjenpas Sebut Awal Titik Api dari Gudang Logistik
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memastikan kebakaran saat ini telah berhasil diatasi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Desember 2025
28 Pasien RS Pengayoman Cipinang Dievakuasi, Ditjenpas Sebut Awal Titik Api dari Gudang Logistik
Indonesia
Wamenkum Sebut Penyusunan Aturan Pelaksana KUHAP Baru Capai 80 Persen
Wamenkum, Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan, proses penyusunan aturan pelaksana KUHAP baru mencapai 80 persen.
Soffi Amira - Rabu, 26 November 2025
Wamenkum Sebut Penyusunan Aturan Pelaksana KUHAP Baru Capai 80 Persen
Indonesia
LP Sragen Bongkar Penyelundupan Narkotika Libatkan Perempuan, Modusnya Besuk Tahanan
Modus pelaku ialah membesuk tahanan sambil menyembunyikan lima paket sabu di pakaian dalamnya, tepatnya di area payudara, saat jam besuk tahanan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
LP Sragen Bongkar Penyelundupan Narkotika Libatkan Perempuan, Modusnya Besuk Tahanan
Indonesia
Menkum Teken SK Kepengurusan PPP Mardiono
Mardiono mendaftarkan kepengurusan PPP per 30 September 2025.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Oktober 2025
Menkum Teken SK Kepengurusan PPP Mardiono
Indonesia
Nasib Dua Ketua Umum PPP di Tangan Menkum, AD/ART Jadi Penentu
Saat ini Kementerian Hukum (Kemenkum) menunggu dan memproses dokumen pendaftaran dari setiap kubu yang mengklaim sebagai pengurus sah.
Dwi Astarini - Selasa, 30 September 2025
Nasib Dua Ketua Umum PPP di Tangan Menkum, AD/ART Jadi Penentu
Indonesia
Agus dan Mardiono Saling Klaim Kemenangan, Menkum: Dualisme PPP Diselesaikan Sesuai AD/ART
Pemerintah akan mengacu kepada undang-undang dan memastikan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pendaftaran parpol. ?
Dwi Astarini - Senin, 29 September 2025
Agus dan Mardiono Saling Klaim Kemenangan, Menkum: Dualisme PPP Diselesaikan Sesuai AD/ART
Indonesia
Kemenkumham Soroti 10 Isu Krusial HAM dalam Pembahasan RUU KUHAP
Wamen HAM sebut standar HAM internasional wajib jadi acuan dalam pembahasan RUU KUHAP.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 September 2025
Kemenkumham Soroti 10 Isu Krusial HAM dalam Pembahasan RUU KUHAP
Indonesia
1.300 narapidana Dibui di Penjara Super Maximum dan Maximum Security Nusakambang
Proses pengawalan dan pemindahan dilakukan bersama tim dari dari pengamanan intelijen dan kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan kepolisian dan petugas pemasyarakatan di masing-masing wilayah.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 24 Agustus 2025
1.300 narapidana Dibui di Penjara Super Maximum dan Maximum Security Nusakambang
Bagikan