Japto Soerjosoemarno Diperiksa KPK 4,5 Jam Terkait Kasus Korupsi Batu Bara

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
Japto Soerjosoemarno Diperiksa KPK 4,5 Jam Terkait Kasus Korupsi Batu Bara

Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP), Japto Soerjosoemarno, saat keluar dari gedung KPK. (Foto: MerahPutih.com/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno, menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi yang melibatkan tiga perusahaan batu bara di Kutai Kartanegara.

Japto diperiksa selama sekitar 4,5 jam di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/3). Namun setelah keluar dari ruang pemeriksaan, ia enggan menjelaskan secara rinci materi pertanyaan yang diajukan oleh penyidik.

"Tanya penyidik dong, kok tanya sama saya?" ujar Japto kepada wartawan.

Ia hanya menegaskan bahwa kedatangannya ke kantor lembaga antirasuah tersebut merupakan bentuk pemenuhan kewajiban hukum sebagai warga negara.

"Kan datang buat memenuhi Tanggung jawab hukum saya kan," tegasnya.

Baca juga:

KPK Bawa 11 Mobil Mewah di Rumah Ketum PP Japto Soerjosoemarno Ke Rupbasan, Ini Daftarnya!

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap Japto dilakukan untuk melengkapi berkas perkara tiga korporasi yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Ketiga perusahaan yang diduga terlibat bersama mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, dalam penerimaan gratifikasi itu adalah PT Sinar Kumala Naga, PT Alamjaya Barapratama, dan PT Bara Kumala Sakti.

Sebelumnya, KPK telah memeriksa sejumlah pihak dari perusahaan-perusahaan tersebut pada 18 Februari 2026. Mereka antara lain Direktur Utama PT Sinar Kumala Naga Johansyah Anton Budiman, staf keuangan PT Alamjaya Barapratama Yospita Feronika Br. Ginting, serta Direktur PT Sinar Kumala Naga Rifando.

Dalam pengembangan perkara ini, KPK juga mengungkap dugaan aliran dana hasil korupsi Rita Widyasari kepada Japto Soerjosoemarno dan politikus Partai NasDem yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila, Ahmad Ali.

Dana tersebut diduga berasal dari suap dan gratifikasi terkait proyek serta perizinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Baca juga:

KPK Kembali Periksa Ketum PP Japto Soerjosoemarno terkait Kasus Suap Eks Bupati Kukar

Dalam penyidikan kasus ini, tim KPK juga sempat menggeledah rumah Japto di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita uang tunai dalam mata uang rupiah dan asing dengan total sekitar Rp56 miliar.

Selain uang tunai, KPK turut menyita sejumlah kendaraan mewah sebagai barang bukti, di antaranya Jeep Gladiator Rubicon, Land Rover Defender, Toyota Land Cruiser, Mercedes-Benz, Toyota Hilux, Mitsubishi Colt Diesel, serta Suzuki.

Sebelumnya, Japto juga pernah diperiksa oleh KPK sebagai saksi dalam perkara yang menjerat Rita Widyasari. Ia diduga turut menerima aliran dana gratifikasi yang berkaitan dengan pemberian izin eksplorasi batu bara di Kutai Kartanegara. (Pon)

#Japto Soerjosoemarno #Pemuda Pancasila #Ketua Umum Pemuda Pancasila #KPK #Kasus Korupsi #Batu Bara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Momen Menteri ATR/BPN Nusron Wahid usai Jalani Pemeriksaan KPK sebagai Saksi
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid meninggalkan Gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 04 November 2026
Momen Menteri ATR/BPN Nusron Wahid usai Jalani Pemeriksaan KPK sebagai Saksi
Indonesia
Kelar Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap HGB Bogor, Nusron Wahid: Saya Pejabat!
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid penuhi panggilan KPK terkait kasus dugaan suap HGB Summarecon Bogor. Cek fakta pemeriksaan dan daftar tersangkanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
Kelar Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap HGB Bogor, Nusron Wahid: Saya Pejabat!
Berita Foto
Sidang Lanjutan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di PN Tipikor Jakarta
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Febrie Adriansyah di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (2/11/2026).
Didik Setiawan - Senin, 02 November 2026
Sidang Lanjutan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di PN Tipikor Jakarta
Indonesia
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
KPK resmi menetapkan Ahmad Dedi alias Dedi Congor sebagai tersangka baru dalam pusaran kasus suap pejabat Bea Cukai Kemenkeu. Simak update selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
KPK Seret Dedi Congor Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Siapa Menyusul?
Indonesia
KPK Geledah Kantor DLH Klaten Selama 7 Jam, Sejumlah Dokumen Disita
KPK menggeledah kantor DLH Klaten pada Kamis (29/10). Penyidik KPK membawa dua koper berisi barang bukti.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
KPK Geledah Kantor DLH Klaten Selama 7 Jam, Sejumlah Dokumen Disita
Berita Foto
Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi izin tinggal WNA, Silmy Karim mengikuti sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 29 Oktober 2026
Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor
Indonesia
KPK Hanya Geledah Kantor Bea Cukai Kudus, Tidak Bawa Pegawai
Ruwiya mengaku belum memperoleh informasi secara lengkap mengenai barang atau data yang dibawa tim KPK dari kantor tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Hanya Geledah Kantor Bea Cukai Kudus, Tidak Bawa Pegawai
Indonesia
KPK Geledah Bea Cukai dan Pabrik Rokok di Kudus
Di tengah kegiatan penggeledahan, aktivitas pelayanan dan pekerjaan pegawai di kantor tersebut masih berlangsung.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Geledah Bea Cukai dan Pabrik Rokok di Kudus
Indonesia
KPK Masih Tutup Rapat Jadwal Panggilan Pemeriksaan Ketiga Nusron Wahid
KPK masih merahasiakan jadwal pemanggilan ketiga Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap HGB Summarecon Bogor. Cek info selengkapnya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
KPK Masih Tutup Rapat Jadwal Panggilan Pemeriksaan Ketiga Nusron Wahid
Indonesia
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Ia menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan BNPB.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Bagikan