Kesehatan

Jalankan Pedoman Gizi Seimbang, ini 4 Poin Pentingnya

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 26 Februari 2021
Jalankan Pedoman Gizi Seimbang, ini 4 Poin Pentingnya

Pedoman gizi seimbang menggantikan 4 sehat 5 sempurna. (foto: unsplash/national cancer institute)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DULU, kita diajarkan untuk mengasup makanan 4 Sehat 5 Sempurna. Menu makan yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran, dan buah-buahan ditambah susu tersebut mulai dikenalkan pemerintah Indonesia pada 1952. Mulai dari anak-anak hingga orang tua dianjurkan untuk mengikuti pola makan tersebut.

Kini, pola makan itu dianggap sudah tidak memenuhi perkembangan dan pemenuhan gizi manusia. Oleh karena itu, pemerintah mengganti prinsip makanan 4 Sehat 5 Sempurna dengan Pedoman Gizi Seimbang.

BACA JUGA:

Tegang di Leher dan Pundak saat Stres? Lakukan Gerakan ini

Pedoman Gizi Seimbang mengacu pada Nutrition Guide for Balanced Diet, yaitu hasil kesepakatan konferensi pangan sedunia pada 1992. Dalam Pedoman Gizi Seimbang pengganti makanan 4 Sehat 5 Sempurna, ada 4 poin yang harus dijalani agar kebutuhan gizi kita terpenuhi, yaitu:


Mengonsumsi makanan beragam

food
Dianjurkan untuk mengasup beragam jenis makanan. (foto: pixabay/stocksnap)

Dalam makanan tertentu terdapat sumber gizi yang tidak ada di makanan lain. Sebagai contoh, ikan mengandung banyak protein, tapi sedikit kalori, sedangkan buah dan sayur kaya akan serat, vitamin, dan mineral, tapi sedikit protein dan kalori.
Khusus untuk bayi baru lahir hingga 6 bulan, dianjurkan untuk hanya minum air susu ibu (ASI).


Membiasakan perilaku hidup bersih

washing hands
Membiasakan hidup bersih. (foto: pixabay/gentle07)

Terbiasa hidup bersih dapat menghindarkan kita dari infeksi, bakteri, dan kuman penyebab penyakit. Contoh perilaku hidup bersih, yaitu selalu menggunakan alas kaki ketika keluar rumah, menutup mulut dan hidung ketika bersin, menutup makanan agar tidak dihinggapi lalat, dan mencuci tangan dengan air bersih dan sabun tiap kali hendak makan atau setelah buang air besar maupun buang air kecil.


Melakukan aktivitas fisik

lari
Aktif bergerak. (foto: pixabay/geniusvv)

Rajin bergerak dan olahraga rutin dapat membantu mengendalikan berat badan, mencegah atau mengurangi risiko penyakit dan kondisi fisik tertentu, meningkatkan mood agar tidak stres, meningkatkan energi, membuat tidur menjadi nyenyak, menjaga dan membangun otot dan tulang, melindungi sel hingga menunda penuaan kulit, menjaga memori dan kesehatan otak, mengurangi nyeri, serta meningkatkan kehidupan seksual.


Mempertahankan dan memantau berat badan

weight loss
Selalu memantau berat badan. (Foto: pixabay/tero vessailanen)

Pantau terus berat badan kita agar sesuai dengan indeks massa tubuh (IMT). IMT merupakan pengukuran lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan. Nilai IMT tinggi menandakan adanya obesitas. Jika nilainya rendah, bisa berarti terdapat kekurangan asupan kalori dan protein.

Dalam Pedoman Gizi Seimbang juga terdapat panduan konsumsi sehari-hari yang disebut Tumpeng Gizi Seimbang. Isinya yaitu anjuran sebagai berikut:

  • Membatasi asupan gula (4 sendok makan), garam (1 sendok teh), dan minyak (5 sendok makan).
  • Mengonsumsi sumber protein seperti ikan, daging, ayam, telur, makanan laut, kacang-kacangan sebanyak 2-4 porsi.
  • Minum air putih 8 gelas.
  • Makan sayuran 3-4 porsi.
  • Mengonsumsi buah-buahan 2-3 porsi.
  • Mengonsumsi karbohidrat 3-4 porsi.
  • Rutin berolahraga dan bergerak.
  • Memantau berat badan.
  • Menjaga kebersihan.

Yuk, mulai praktikkan Pedoman Gizi Seimbang agar tubuh tidak kelebihan atau kekurangan gizi. Semakin beragam makanan yang dikonsumsi, semakin tinggi kebutuhan gizi yang tercukupi.(dwi)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Bagikan