Jalan Berbayar di Jakarta Dorong Masyarakat Beralih ke Kendaraan Listrik

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 11 Januari 2023
Jalan Berbayar di Jakarta Dorong Masyarakat Beralih ke Kendaraan Listrik

Ilustrasi - Arus lalu lintas kendaraan di Jalan Tol Jakarta - Cikampek. ANTARA/HO - Jasa Marga

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aturan jalan berbayar elektronik atau electronic road pricing (ERP) bakal diterapkan Pemerintah DKI Jakarta dalam mengurai kemacetan di ibu kota. Rencana pemberlakuan ERP tercantum dalam draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengendalian Lalu Lintas Secara Elektronik.

Aturan ini berlaku untuk semua kendaraan yang melintasi jalan dengan sistem ERP, kecuali sejumlah jenis kendaraan.

Berdasarkan Pasal 15 Ayat 1 Raperda Jalan Berbayar, kendaraan yang dikecualikan kena tarif ERP yakni angkutan umum, mobil listrik dan sepeda motor listrik, ambulans, mobil pemadam kebakaran, kendaraan operasional instansi pemerintah dan TNI/Polri, kendaraan korps diplomatik negara asing dan mobil jenazah.

Baca Juga:

Jalan Berbayar Tepat untuk Kurangi Kemacetan Jakarta

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menjelaskan, alasan Pemprov DKI memasukan motor dan mobil listrik sebagai kendaraan yang tak kena tarif ERP. Hal tersebut untuk mendorong warga membeli kendaraan listrik.

"Iya enggak apa-apa, pun dalam rangka orang beralih ke mobil listrik ya kan," terang Djoko saat dihubungi Merahputih.com, Selasa (10/1).

Namun, Djoko memiliki catatan khusus untuk kendaraan listrik dalam pemberlakuan ERP. Nantinya, kata Djoko, bila keberadaan mobil listrik menimbulkan masalah baru atau menambah kemacetan. Maka diharuskan Pemprov DKI mengubah aturan dengan kenakan tarif ERP untuk kendaraan listrik.

Baca Juga:

Penerapan Jalan Berbayar Mandek, Ini Kata Polda Metro Jaya

"Nanti kalau sudah semuanya mobil listrik dan mobil listrik yang buat macet kan baru dikenakan (tarif ERP)," jelasnya.

"Selama dia enggak (jadi penyebab kemacetan), enggak apa-apa biar untuk mengalihkan tadi, mobil listrik. Biar cepat beralih. Nanti kalau mobilnya kebanyakan baru nanti dikenakan lagi (tarif)," urainya. (Asp)

Baca Juga:

Mulai 2020, Jakarta Terapkan Jalan Berbayar

#Kemacetan #Kemacetan Jakarta #Mobil Listrik #Kendaraan Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Bikin Macet Parah, Dishub Jakarta Bakal Evaluasi Konser Besar
Dengan adanya koordinasi, Dishub dapat menyiapkan kantong-kantong parkir, menempatkan petugas, melakukan pengaturan maupun rekayasa lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Bikin Macet Parah, Dishub Jakarta Bakal Evaluasi Konser Besar
Indonesia
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terimbas dari kebijakan itu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Indonesia
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Proses perbaikan jalan ambles di Lenteng Agung dimulai sejak 29 Mei dan ditargetkan baru rampung pada 12 Juni 2026 mendatang, alias lebih dari 2 pekan.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Indonesia
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
KSOP Tanjung Priok menegaskan kemacetan panjang di Jalan Yos Sudarso bukan akibat pelabuhan, melainkan aktivitas depo kontainer di Cakung.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Syahbandar Bantah Macet Parah Tanjung Priok karena Pelabuhan, Salah Depo-Depo Kontainer di Cakung
Indonesia
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Truk kontainer yang terjebak macet di Tol Ancol terlihat mematikan mesin mobil karena kendaraan tidak kunjung bergerak hingga malam hari.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Indonesia
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Integrasi program B2B membuka lebar peluang kolaborasi investasi dan ekspansi bisnis antarpelaku industri global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Indonesia
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Pemprov Bali bersama Pemkab Badung dan pemerintah pusat mencari alternatif melalui pengembangan taksi laut.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Indonesia
Kurangi Impor BBM, Kebijakan Anyar Soal Insentif Kendaraan Listrik Diberlakukan Juni 2026
Insentif PPN DTP itu dikhususkan untuk kendaraan EV, tanpa mencakup kendaraan hibrida
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Kurangi Impor BBM, Kebijakan Anyar Soal Insentif Kendaraan Listrik Diberlakukan Juni 2026
Indonesia
Mobil dan Motor Listrik Dapat Insentif Pajak Baru Mulai Juni, Hybrid Tidak Masuk Skema
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan insentif pajak baru bagi kendaraan listrik (EV) akan mulai berlaku Juni 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Mobil dan Motor Listrik Dapat Insentif Pajak Baru Mulai Juni, Hybrid Tidak Masuk Skema
Indonesia
Mendagri Tito Perintahkan Pemda Beri Insentif Pajak untuk Mobil dan Motor Listrik
Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan gubernur memberi insentif pajak kendaraan listrik berupa pembebasan atau pengurangan PKB dan BBNKB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Mendagri Tito Perintahkan Pemda Beri Insentif Pajak untuk Mobil dan Motor Listrik
Bagikan