Jalan Asia Afrika Terendam Banjir, Dinas SDA: Sudah Mulai Surut

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 17 Desember 2019
 Jalan Asia Afrika Terendam Banjir, Dinas SDA: Sudah Mulai Surut

Banjir merendam sejumlah wilayah di Jakarta (Foto: ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sejumlah wilayah Jakarta mengalami banjir karena sejak siang tadi hingga sore Ibu Kota diguyur hujan yang cukup deras. Salah satu kawasan yang alami banjir yakni Jalan Asian Afrika, Senayan, Jakarta.

Informasi banjir itu diketahui dari unggahan media sosial (medsos) Istagram akun jktinfo. Dalam postingan tersebut menampilkan beberapa potongan foto yang menggambarkan situasi banjir di wilayah Jakarta.

Baca Juga:

Atasi Banjir Jakarta, Ini Strategi Besar Anies Baswedan

Tak hanya foto akun jktinfo juga membuat sebuah narasi mengenai kondisi di beberapa titik wilayah Jakarta.

"Selasa (17/12) kondisi hujan di sejumlah wilayah Jakarta pada siang ini," tulis akun tersebut.

Banjir di wilayah Jakarta Timur mencapai satu meter
Banjir di wilayah Jakarta Timur mencapai satu meter (Foto: ANTARA)

Akun jktinfo itu juga mencantumkan pengirim foto situasi banjir di Ibu Kota."Via @chikastr @heni_setyo @wahyudhan @fauzan009_ @otiis22 @mhmdardi47".

Ketika dikonfirmasi Kepala UPT Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (Pusdatin) BPBD DKI M Ridwan mengatakan bahwa saat ini BPBD DKI tengah bekerja dalam penanganan banjir tersebut.

Ridwan juga mengklaim, bahwa sejumlah kawasan yang tergenang banjir sudah berangsur surut. Air hujan yang menggenangi Jakarta sudah mengalir ke saluran air Jakarta.

"Saat ini dalam penanganan dan berangsur surut," kata Ridwan saat dikonfirmasi merahputih.com, Selasa (17/12).

Adapun beberapa wilayah Jakarta yang terendam banjir:

Jakarta Selatan :

1. Jl. Dr Satrio

2. Jl. Sudirman

3. Jl. Gatot Soebroto

4. Jl. Kapten Tendean (depan Gedung Trans TV)

5. Jl. Rasuna Said

6. Jl. Denpasar Raya

7. Jl. Pasar Kebayoran Lama

Jakarta Pusat :

1. Jl. Gerbang Pemuda

2. Jl. Gelora

3. Jl Asia Afrika

4. Jl Pangera Diponegoro

Jakarta Barat :

1. Jl. S Parman

2. Jl. Tanjung Duren Raya

3. Jl. Tubagus Angke

Jakarta Timur:

1. Jl. Raya Lapangan Tembak

2. Jl. Pulomas Raya

3. Jl. Pemuda Raya, Kelura

4. Jl. Komodor Halim

5. Jl. Bojana Tirta

Baca Juga:

Musim Hujan Datang, Waspadai 30 Titik Rawan Banjir Jakarta Ini!

"Memang kebetulan hujan ini deras, jadi genangan itu sebagian sudah ditangani. Saat di cek di lapangan sudah pada surut semua," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juaini.

"Saat hujan turun para petugas sudah siap-siap di lokasi yang dianggap genangan. Air mengantre karena intensitas hujan tinggi, dan juga ada bagian yang tersumbat," sambungnya.(Asp)

Baca Juga:

Anies Dinilai Masih Belajar untuk Penanganan Banjir Jakarta

#Banjir Jakarta #Penyebab Banjir Jakarta #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Bagikan