Headline

Jakarta Kembali Kondusif, TNI Ajak Warga Tidak Takut Beraktivitas

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 26 Mei 2019
  Jakarta Kembali Kondusif, TNI Ajak Warga Tidak Takut Beraktivitas

Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kerusuhan 22 Mei menyisakan trauma dan ketakutan bagi sebagian warga Jakarta untuk beraktivitas di luar rumah.

Suasana mencekam selama 21-22 Mei meninggalkan residu sosial di tengah masyarakat Ibu Kota. Namun kini, kondisinya berangsur normal dan kehidupan sosial ekonomi kembali berdetak berkat sigapnya petugas keamanan.

Dandim 0501/JP/BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana mengajak warga untuk kembali beraktivitas seperti sedia kala. Wahyu mengatakan terus berkomunikasi dengan semua elemen masyarakat terutama di kawasan-kawasan yang bergejolak.

"Sudah menjadi kewajiban kami untuk menormalkan kembali kondusifitas wilayah, supaya apa yang telah terjadi kemarin tidak menyisakan permasalahan yang menjadi biang konflik berkepanjangan," kata Wahyu dalam keterangan persnya kepada merahputih.com di Jakarta, Minggu (26/5).

Dandim Jakarta Pusat Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana bersama Kapolres Jakpus
Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi bersama Dandim 0501/JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana saat gelar apel pengamanan Kampanye Akbar Jokowi-Ma'ruf di Senayan (MP/Kanu)

Salah satu caranya, Wahyu mengajak warga Gambir menyingkirkan pembatas jalan yang roboh akibat digeruduk massa, fasilitas-fasilitas umun yang rusak akan segera ditangani Pemkot dan provinsi DKI.

Komunikasi sosial dengan warga bukan hanya sekedar merapikan fasilitas namun lebih pada pendekatan humanis kepada warga. Letkol Wahyu Yudhayana sangat berharap masyarakat memahami keberadaan kami untuk menjaga keamanan dan ketentraman wilayah Jakarta.

"Kami ingin menjaga kepercayaan masyarakat kepada kami aparat TNI dan Polri, agar peristiwa yang kemarin sempat menghangat tidak terulang kembali." jelas Wahyu.

Wahyu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan berpikiran jernih, tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang bertujuan melakukan tindakan anarkistis.

"Mari kita jaga Jakarta kita tetap aman, nyaman dan tentram sebab warga Jakarta adalah warga yang tertib hukum dan mencintai kedaulatan Negeri," tutur Wahyu.

BACA JUGA: Sudah Lapor MK Tapi Masih Provokasi Massa Turun ke Jalan, Kubu Prabowo Maunya Apa sih?

PAN dan Demokrat Gabung Koalisi Jokowi, Soetrisno Bachir: Keduanya Banyak Maslahatnya

Polri dan TNI menjadi tuan rumah untuk ribuan pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari berbagai satuan baik TNI dan Polri, dengan koordinasi yang mantap dilapangan maka situasi ibu kota dapat terkendali.

"Kami selalu beriringan membagi tugas dengan baik sehingga apa yang menjadi petunjul dan arahan pimpinan tertinggi TNI-Polri dapat terlaksanakan dengan baik," kata Wahyu.

Polri memiliki tugas digaris depan menghadapi aksi massa dan pasukan TNI siap untuk mendukung jika perlu perkuatan pasukan, dan itu terlihat di lapangan bagaimana unsur-unsur empat matra saling membantu satu sama lain.(Knu)

#Demo Rusuh #Aksi Unjuk Rasa #TNI-Polri #Pemilu 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pengalihan Lalu Lintas di Semanggi-Bundaran HI, Dishub DKI Siapkan Rute Alternatif
Dishub DKI Jakarta memberlakukan pengaturan lalu lintas di kawasan Semanggi hingga Bundaran HI akibat aksi unjuk rasa mahasiswa.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Pengalihan Lalu Lintas di Semanggi-Bundaran HI, Dishub DKI Siapkan Rute Alternatif
Indonesia
Mahasiswa UI Tetap Bergerak ke Bundaran HI Meski Tertahan Aparat, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah
Massa mahasiswa UI tertahan aparat di Jalan Jenderal Sudirman saat menuju Bundaran HI. Mahasiswa tetap long march dan membawa lima tuntutan kepada pemerintah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Mahasiswa UI Tetap Bergerak ke Bundaran HI Meski Tertahan Aparat, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah
Indonesia
Puluhan Kereta Api Terdampak Demo di Bundaran HI, Keberangkatan dan Kedatangan Dialihkan ke Stasiun Jatinegara
Langkah antisipasi ini merespons potensi kepadatan arus kendaraan menuju arah Stasiun Gambir
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
Puluhan Kereta Api Terdampak Demo di Bundaran HI, Keberangkatan dan Kedatangan Dialihkan ke Stasiun Jatinegara
Indonesia
Ada Demo BEM UI di Bundaran HI Hari ini, Polisi Imbau Pengendara Cari Jalur Alternatif
BEM UI akan menggelar demo di Bundaran HI pada Jumat (12/6). Pengendara pun diimbau untuk tidak melintasi jalan Sudirman-Thamrin.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Ada Demo BEM UI di Bundaran HI Hari ini, Polisi Imbau Pengendara Cari Jalur Alternatif
Indonesia
KAMAKSI Geruduk Kantor Citata DKI, Desak Penertiban Bangunan Tanpa SLF
KAMAKSI menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DCKTRP) DKI Jakarta atau Citata, Kamis (11/6).
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
KAMAKSI Geruduk Kantor Citata DKI, Desak Penertiban Bangunan Tanpa SLF
Indonesia
Ribuan Buruh Datangi DPR hingga Monas Hari Ini, Tuntut Penghapusan Outsourcing
Ribuan buruh menggelar aksi di DPR RI dan Monas jelang May Day 2026. Simak tuntutan KSPI dan potensi dampak lalu lintasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
Ribuan Buruh Datangi DPR hingga Monas Hari Ini, Tuntut Penghapusan Outsourcing
Indonesia
Menkeu Purbaya Minta Bantuan Menko Polkam, TNI-Polisi Disuruh Lawan Beking
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan fokus awal strategi ini adalah pemberantasan rokok ilegal.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Menkeu Purbaya Minta Bantuan Menko Polkam, TNI-Polisi Disuruh Lawan Beking
Dunia
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Sayangnya, pemadaman internet selama hampir empat hari yang diberlakukan otoritas Iran membuat sangat sulit untuk memverifikasi laporan secara independen.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Indonesia
Simulasi Baru Polri Dinilai Jadi Langkah Positif Transformasi Penanganan Unjuk Rasa
Koalisi Masyarakat Sipil menilai simulasi baru Polri dalam penanganan unjuk rasa yang berbasis pelayanan sebagai langkah positif menuju reformasi kepolisian yang lebih humanis dan sesuai prinsip HAM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 November 2025
Simulasi Baru Polri Dinilai Jadi Langkah Positif Transformasi Penanganan Unjuk Rasa
Indonesia
Polisi Cari Pola dan Model Pengamanan Unjuk Rasa Yang Paling Humanis
Polri tidak ingin tergesa-gesa dalam menetapkan regulasi baru yang akan diterapkan secara nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
Polisi Cari Pola dan Model Pengamanan Unjuk Rasa Yang Paling Humanis
Bagikan