Jakarta Banjir, Pemprov DKI Akui Kapasitas Saluran Drainase Terbatas

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 19 Februari 2021
Jakarta Banjir, Pemprov DKI Akui Kapasitas Saluran Drainase Terbatas

Banjir merendam rumah penduduk di kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (19/2/2021). Banjir terjadi akibat luapan Sungai Ciliwung. (ANTARA/HO-Kelurahan Cipinan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengakui jika kapasitas saluran drainase yang dimiliki masih terbatas. Sehingga, tak bisa menampung debit air hujan yang tinggi akibat cuaca ekstrem di ibu kota beberapa hari ini.

Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yusmada Faizal mengatakan, sistem drainase yang dibuat Pemda DKI hanya dapat menampung air hujan 50 sampai 100 mililiter (mm) per hari.

Baca Juga

Wagub Riza Bandingkan Banjir Saat Ini dengan Tahun-Tahun Sebelumnya

"Makanya, kalau terjadi hujan ekstrem sampai 130-160 maka terjadilah meluap," terang Yusmada di Jakarta, Jumat (19/2).

Lanjut dia, adapun hujan di Jakarta dalam dua hari ini di wilayah Halim mencapai 160 mm per hari, di kawasan Manggarai 130 mm per hari, Pasar Minggu 130 mm per hari dan wilayah Sunter Hulu sampai 107 mm.

"Intinya area yang terdampak sangat besar dan hujan dua hari ini itu jakarta timur dan selatan," terang dia.

Petugas Satpol PP memantau genangan air yang terjadi di Jalan H Sulaiman, Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Selasa (16/2/2021). Genangan air terjadi akibat luapan saluran penghubung Sulaiman yang meluap. (ANTARA/HO-Satpol PP Makasar).
Petugas Satpol PP memantau genangan air yang terjadi di Jalan H Sulaiman, Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Selasa (16/2/2021). Genangan air terjadi akibat luapan saluran penghubung Sulaiman yang meluap. (ANTARA/HO-Satpol PP Makasar).

Akibat hujan dengan intensitas lebat tersebut, kata Yusmada, menyebabkan genangan banjir di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

"Terutama di area Timur aliran kali Cipinang, dan area Daerah Aliran Sungai (DAS)-nya mampang seperti tebet," ungkap dia.

Lanjut dia, menurut data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) pada Kamis (18/2) kemarin hingga Jumat (19/2) ini Jakarta diguyur hujan ekstream. Hujan pun terjadi merata di seluruh Jakarta.

"Poinnya, hujannya sangat lebat, sangat merata dengan intensitas dari lebat, sangat lebat, sampai ekstrem," papar dia.

Tambah anak buah Anies lagi, berdasarkan prediksi BMKG juga dalam 2 hingga 3 hari kedepan kemungkin potensi hujan ekstrem masih terjadi di ibu kota. Warga pun diminta untuk waspada terjadi banjir.

"Untuk kami pemprov bersama unsur yang lain TNI-Polri tetap dalam kondisi siaga untuk menanggulangi kejadian-kejadian genangan," tutupnya. (Asp)

Baca Juga

Pasien Isolasi Mandiri COVID-19 Terendam Banjir di Cipinang Melayu

#Banjir #Banjir Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Persoalan penyempitan tersebut cukup serius dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi semakin memperkecil daya tampung sungai, terutama ketika debit air meningkat pada musim hujan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Oktober 2026
Penyempitan Kali Angke Diklaim Jadi Penyebab Banjir Tangerang
Indonesia
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Sebagian besar wilayah Jawa Barat mulai memasuki musim hujan pada November 2026 dengan puncak musim hujan diprakirakan Februari 2027.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Jabar Bersiap Tetapkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Sampai Maret 2027
Indonesia
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Kawasan Mampang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Bagikan