Jajan Pasar Tradisional di Toko Lakker Bandung

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 03 Januari 2024
Jajan Pasar Tradisional di Toko Lakker Bandung

Toko ini memproduksi ratusan jenis kue dengan resep original sejak tahun 1986. (Humas Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANDUNG tak kurang memberikan wisata kuliner. Dari yang kekinian sampai jajanan tradisional yang penuh nostalgia.

Salah satunya adalah di kawasan Jalan Braga Kota Bandung yang tersohor sejak zaman baheula. Di kawasan yang penuh nostalgia ini ada banyak toko yang telah lama berdiri, salah satunya yaitu Toko Kue Lakker. Toko ini memproduksi ratusan jenis kue dengan resep original sejak tahun 1986.

Baca Juga:

Obyek-obyek Wisata Banjir Wisatawan pada Libur Nataru

lakker
Kue khas yang dijual di sini adalah kue-kue yang resepnya dibuat tahun 1986. (Humas Bandung)

Saat masuk ke dalam toko, kamu langsung disuguhkan dengan suasana khas bangunan bergaya Eropa yang estetik nan antik.

Lakker merupakan singkatan laku keras. Menurut pemilik Toko Kue Lakker, Oyen, tokonya itu katika ibunya belajar kue dari suaminya yang memang keluarga besar hobi membuat kue.

"Kue khas yang dijual di sini adalah kue-kue yang resepnya dibuat tahun 1986 diproduksi langsung oleh ibu dan ayah. Biasanya kita tandai dengan label "resep original 1986," ujarnya.

Ada 10-15 jenis jajanan yang melegenda dan laku keras. Di antaranya poffertjes keju, soes vla, onde-onde, pastel sayur, lontong mie, panekuk dan banyak lagi.

Baca Juga:

Punti Kayu, Hutan di Kota Palembang

lakker
Harganya mulai dari Rp2 ribu yang terdiri dari kue-kue basah hingga aneka jajanan jadul. (Humas Bandung)

Di Toko Kue Lakker pun ada pojok jajanan dan maninan jadul seperti coklat koin, lidi-lidian, permen susu, bepe, gigi drakula, trompel bambu. Semua itu bisa membangkitkan nostalgia generasi Baby Boomer hingga Gen Y.

Toko Kue Lakker buka setiap hari pada pukul 07.00-20.00 WIB. Harganya mulai dari Rp2 ribu yang terdiri dari kue-kue basah hingga aneka jajanan jadul.

Buat para pelancong yang datang ke Kota Bandung, Toko Kue Lekker sangat direkomendasikan menjadi tempat sarapan cantik atau belanja oleh-oleh.

Kawasan Braga adalah etalase bagi Kota Bandung. Sejak zaman kolonial, kawasan ini sudah menjadi pusat perdagangan. Tak mengherankan jika hingga kini masih banyak bangunan-bangunan tua kokoh di sepanjang Jalan Braga. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Bakso di Kota Bandung Membawa Kebahagiaan Liburan Nataru

#Kuliner #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Bagikan