Jaga Tubuh Tetap Prima Selama Pulkam Perhatikan Kualitas Tidur

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 20 April 2023
Jaga Tubuh Tetap Prima Selama Pulkam Perhatikan Kualitas Tidur

Jaga tubuh tetap sehat selama aktivitas pulkam. (Unsplash/kevin laminto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MELAKUKAN perjalanan panjang memang sangat melelahkan, apalagi ditambah dengan masa mudik yang membuat hampir semua jalanan macet. Maka itu, menjaga kesehatan sebelum melakukan perjalanan mudik harus dilakukan.

“Menjaga tubuh agar tetap prima sebelum perjalanan mudik dengan menjaga pola makan dan cukup tidur atau tidak bergadang sebelum serta saat mudik sangat penting. Karena kesehatan dapat terganggu jika tubuh kurang istirahat,” mengutip Senior Manager Medical Underwriter Sequis dr Fridolin Seto Pandu dalam Antara.

Baca Juga:

Tips Tetap Sehat Ketika Shift Malam

pulkam
Kurang tidur dapat memicu gangguan kesehatan. (Pixabay/Free-Photos)

Fridolin mengingatkan kepada masyarakat agar menjaga pola makan, tidur yang cukup, dan tidak begadang sebelum serta saat mudik untuk menjaga tubuh tetap dalam kondisi prima.

Ia menjelaskan lebih lanjut, yang memiliki penyakit bawaan sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mudik. Kemudian tidak lupa untuk membawa obat-obatan yang rutin diminum selama perjalanan.

Perjalanan mudik menempuh perjalanan yang jauh dan lama. Ini memungkinkan seseorang berbuka puasa atau sahur saat dalam perjalanan.

Maka itu, ia menyarankan untuk menyediakan makanan atau camilan sehat agar tubuh tetap ternutrisi selama perjalanan. Beberapa makanan praktis yang dapat kamu bawa selama perjalanan, seperti roti gandum, buah kurma, oatmeal, snack bar bernutrisi, dan kacang-kacangan yang kaya akan omega tiga.

“Kamu juga dapat membawa vitamin untuk menjaga imun tubuh dan obat antimabuk perjalanan. Kemudian, siapkan asupan bergizi yang nantinya akan dikonsumsi saat perjalanan mudik,” katanya.

Baca Juga:

Cara Mengetahui Pemicu Alergi Anak Menurut Ahli

kesehatan
Jangan lupa minum air untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. (Unsplash/abillion)

Untuk menjaga tubuh tetap fit selama perjalanan, asupan vitamin yang cukup akan menjaga kondisi tubuh tetap sehat. Selain makanan, persediaan air putih yang cukup dan menghindari minuman berkafein atau bersoda karena berpotensi memicu sakit perut atau kembung.

Untuk menjaga keselamatan, sebaiknya untuk menyempatkan waktu istirahat dalam perjalanan. Apalagi jika kamu yang mudik menggunakan kendaraan pribadi.

Kamu jangan memaksakan diri untuk berkendara bila sudah mengantuk karena hilangnya kesadaran atau perhatian seseorang karena merasa lelah atau mengantuk dapat berbahaya bagi keselamatan pengemudi, penumpang, bahkan pengguna jalan lain.

“Manfaatkan waktu setidaknya 15-20 menit untuk beristirahat di posko mudik atau rest area. Saat beristirahat, lakukan gerakan stretching agar tubuh tidak terlalu pegal atau kaku,” saran Fridolin. (vca)

Baca Juga:

Artificial Intelligence Dapat Deteksi Tanda Awal Kanker Paru-Paru

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan