Jadi Warisan Budaya Tak Benda, Pemkot Solo Gelar Festival Gamelan Indonesia

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 25 April 2022
Jadi Warisan Budaya Tak Benda, Pemkot Solo Gelar Festival Gamelan Indonesia

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan gamelan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda pada 15 Desember 2021.

Untuk simbolis penyerahan sertifikat dari UNESCO gamelan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda akan dilaksanakan saat Festival Gamelan Internasional (FGI) pada Agustus mendatang di Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga:

Gibran Sambut Baik Persis Solo Putus Kontrak Sponsor dengan Wilmar

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan Pemkot Solo kembali menggelar Festival Gamelan Internasional (FGI) pada Agustus mendatang.

Dalam event budaya tersebut sekaligus penyerahan sertifikat UNESCO gamelan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

"Kita adakan lagi event Festival Gamelan Internasional tahun ini di Solo pada Agustus mendatang," kata Gibran, Senin (24/4).

Dikatakannya, pada event Festival Gamelan Internasional tak berbeda jauh dari event serupa yang pernah diadakan. Dimana pada event ini juga menyertakan seniman luar negeri untuk bermain gamelan.

"Yang beda dengan event Festival Gamelan Internasional tahun ini adalah adanya penyerahan sertifikat gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO," kata dia.

Baca Juga:

Gibran Pesimistis Capai Target Vaksinasi Booster 75 Persen Sebelum Lebaran

Gibran menambahkan terkait penyerahan gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO pihaknya menyerahkan pada Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Solo, I Nyoman Sukerna. Dengan penyerahan sertifikat itu sebagai bukti gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

"Saya sudah serahkan pada rektor ISI soal penyerahan sertifikat itu sebagai bukti gamelan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia," tandasnya.

Diketahui Festival Gamelan Internasional pertama digelar di Solo pada Agustus 2018 di Benteng Vastenburg Kota Solo. Sebanyak 73 kelompok Seni Gamelan dari berbagai lintas generasi berpartisipasi menyajikan alunan musik gamelan secara bersamaan

Kemudian Festival Gamelan Internasional pada 2020 ditiadakan karena pandemi COVID-19. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Gibran Didesak Setop Perdagangan Anjing untuk Dimakan

#Gibran Rakabuming #UNESCO
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia
Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026–2030
Keberhasilan ini merupakan hasil diplomasi intensif oleh Delegasi Indonesia di Paris, Jakarta, dan berbagai perwakilan lain dengan dukungan sejumlah negara sahabat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026–2030
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Tekno
Peringatan UNESCO: AI Perlebar Jarak Si Kaya dan Si Miskin di Indonesia
UNESCO menyoroti risiko terbesar AI di Indonesia bukan kebocoran data, melainkan potensi memperlebar kesenjangan sosial-ekonomi.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Peringatan UNESCO: AI Perlebar Jarak Si Kaya dan Si Miskin di Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan sudah menyiapkan sosok untuk menjadi calon Presiden dan Cawapres di Pemilu 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Indonesia
Gibran Pastikan Pengungsi Aceh Makan 3 Kali Sehari Plus Bonus Internet Ngebut
Selain urusan infrastruktur, Wapres memberikan instruksi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Gibran Pastikan Pengungsi Aceh Makan 3 Kali Sehari Plus Bonus Internet Ngebut
Indonesia
Wapres Gibran Jamin Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Sumut Dipercepat
Wapres Gibran meninjau langsung dua lokasi terdampak bencana di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Wapres Gibran Jamin Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Sumut Dipercepat
Indonesia
Dieng Kini Berstatus Geopark Nasional, Pemerintah Didorong Fokus Kejar Pengakuan UNESCO Demi Cuan Global
Pencapaian status UNESCO Global Geopark akan membuka peluang yang jauh lebih besar bagi kawasan Dieng
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Desember 2025
Dieng Kini Berstatus Geopark Nasional, Pemerintah Didorong Fokus Kejar Pengakuan UNESCO Demi Cuan Global
Indonesia
Pengamat Beri Nilai 6 untuk Setahun Kinerja Prabowo-Gibran, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Semrawut
Ray mencontohkan kerusuhan yang terjadi pada akhir Agustus 2025
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Pengamat Beri Nilai 6 untuk Setahun Kinerja Prabowo-Gibran, Sebut Tata Kelola Pemerintahan Semrawut
Bagikan