Jadi Sarang Bakteri, inilah 5 Hal Terjorok di Sekitarmu
Selalu bersihkan tangan setelah menyentuh benda-benda ini.(foto: pixabay/hans)
JIKA ditanya apakah bagian terjorok di rumah, kamu pasti akan menyebut dudukan toilet sebagai jawabannya.
Ternyata jawaban itu salah! Bagaimana bisa?
"Hampir semua orang ketakutan terhadap kuman yang keluar dari bagian dubur. Namun, dudukan toilet bisa jadi merupakan bagian tebersih di toiletmu, karena kamu membersihkannya amat sering. Paling tidak setiap kali akan memakai toilet," ujar Charles Gerba, profesor bidang mikrobiologi di Universitas Arizona, seperti dilansir Health.
BACA JUGA: Kapan Sih Melancong Aman Kembali?
Meskipun demikian, bukan berarti kamu bisa bebas menyentuh dudukan toilet begitu saja lalu berpikir itu bebas kuman, ya. Faktanya, memang ada titik-titik dalam rumah yang ternyata jauh lebih kotor ketimbang dudukan toilet.
Apa saja?
1. Handuk tangan dekat wastafel
"Bakteri suka sekali hidup di lingkungan yang basah dan lembap," ujar Gerba.
Handuk, demikian juga yang untuk lap tangan, memang didesain untuk menyerap air. Itu memang bagus untuk mengeringkan tanganmu. Jangan lupa, handuk yang lembap ternyata juga bagus untuk perkembangan bakteri. Terlebih bila kamu tidak mencuci tangan dengan benar.
Saat mengeringkan tangan dengan handuk tangan, kamu tanpa sengaja memindahkan kuman ke handuk lembap yang merupakan sarang terbaik bagi kuman untuk berkembang biak. Yang bikin lebih jorok, biasanya handuk tangan diganti dalam rentang yang lama, paling tidak seminggu sekali. Itu akan membuatnya makin kotor dan berkuman.
Gerba menyarakan gantilah handuk tangan dua hari sekali.
2. Tempat sikat gigi
"Orang-orang amat jarang membersihkan titik yang satu ini," ujar Gerba.
Sebuah laporan dari NSF International di 2011 menemukan 27% tempat sikat gigi merupakan rumah bagi bakteri Coliform. Jenis bakteri itu meliputi Salmonella dan E coli.
3. Sabut cuci piring
Hal kecil ini mungkin tak terpikirkan oleh kamu. Gerba menyebut benda inilah yang merupakan hal paling jorok dan kotor dalam rumah.
"Itu mungkin mengandung ratusan jutaan bakteri," ujarnya.
Senada dengan Gerba, NSF menyebut 75% spons atau sabut cuci piring mengandung Coliform.
4. Talenan
Biasanya sehabis masak, sebgian besar orang hanya akan membasuh talenan lalu menyimpannya. Namun, ternyata itu enggak cukup. Gerba menyarankan kamu untuk mencucinya dengan sabun, menggosoknya dengan seksama, kemudian mengeringkannya. Itu akan menghindarkan talenan dari kuman.
5. Trolley supermarket
Tidak hanya di rumah, di luar rumah pun banyak benda yang kamu sentuh ternyata amatlah kotor. Trolley supermarket misalnya.
"Hampir semuanya merupakan tempat berkembang biak E coli. Penyebabnya, banyak orang yang selalu menyentuh pegangannya setelah memegang produk mentah, seperti daging," ujar Gerba.
Bahkan, tas belanjan pakai ulang bisa jadi amat jorok karena orang cenderung jarang mencucinya.
Selain lima hal itu, banyak lagi benda-benda jorok yang mungkin kamu sentuh sehari-hari, seperti tali sepatu, dompet, kunci mobil, hingga papan ketik.
Agar terhindar dari semua bakteri itu, Gerba menyarankan kamu untuk selalu menggunakan hand sanitizer saat di luar rumah atau langsung mencuci tangan dengan sabun begitu kamu masuk ke rumah. Dengan begitu, peluang terkontaminasi bakteri jadi berkurang separuhnya.
Jadi jangan lupa cuci tangan dengan sabun, ya.(dwi)
BACA JUGA: Karena Sudah Terbiasa, 5 Cara Cuci Tangan yang Kita Lakukan Ternyata Salah
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya