Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas

AS berencana melintasi wilayah udara Indonesia. Foto: Departemen Perang Amerika Serikat

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rencana Amerika Serikat (AS) meminta izin kepada Indonesia untuk memperbolehkan ruang udaranya dilintasi dengan mudah menuai sorotan.

Polemik mengenai usulan AS terkait izin lintas udara atau overflight clearance bagi pesawat militernya di wilayah udara Indonesia menjadi alarm penting.

Pengamat kebijakan publik, Achmad Nur Hidayat menilai, jika Indonesia memberikan akses lintas udara secara menyeluruh atau terlalu longgar kepada pesawat militer negara besar tentu sangat berbahaya.

“Maka Indonesia berisiko dipersepsikan bukan lagi sebagai negara bebas aktif, melainkan sebagai bagian dari kalkulasi militer salah satu kubu,” tutur Achmad kepada wartawan di Jakarta dikutip Senin (27/4).

Baca juga:

Iran Beri Sinyal Izinkan 2 Kapal RI Lintasi Selat Hormuz, Pertamina Susun Strategi

Melihat situasi Indo-Pasifik yang memanas, persepsi sama pentingnya dengan keputusan formal.

Sekalipun akses itu diklaim hanya untuk transit, latihan bersama, atau respons krisis, negara lain dapat membacanya sebagai sinyal keberpihakan.

“Persoalan overflight bukan hanya urusan teknis penerbangan, melainkan urusan kedaulatan, diplomasi, dan keselamatan ekonomi nasional,” tutur Achmad.

Konsekuensinya pun bisa berlapis, Indonesia dapat kehilangan ruang manuver diplomatik.

“Selama ini kekuatan Indonesia terletak pada kemampuan berbicara dengan semua pihak, tanpa menjadi satelit salah satu kekuatan besar,” ucap pengamat dari UPN Veteran ini.

Baca juga:

Iran Pungut Biaya di Selat Hormuz, Menlu AS: Trump Berhak Putuskan Lanjutkan Perang

Indonesia bisa kehilangan ruang manuver jika izinkan pesawat militer AS melintas
Indonesia bisa kehilangan ruang manuver jika izinkan pesawat militer AS melintas. Foto: Dok. Departemen Perang Amerika Serikat

Achmad khawatir, jika langit Indonesia dibuka terlalu luas bagi militer AS, China dan negara lain dapat menilai Indonesia telah bergeser dari posisi netral aktif.

“Bahkan, China sudah ikut menyoroti polemik ini dan mengingatkan agar Indonesia berhati-hati dalam menjaga stabilitas kawasan,” sebut Achmad.

Achmad menambahkan, jika wilayah udara Indonesia dipakai untuk operasi militer, krisis, atau mobilitas strategis salah satu adidaya, maka Indonesia bisa ikut menanggung risiko politik dan keamanan dari konflik yang tidak kita mulai. Dampaknya juga bisa merembet ke ekonomi.

“Stabilitas laut dan udara adalah fondasi perdagangan, investasi, pariwisata, dan rantai pasok nasional,” papar Achmad.

Baca juga:

Iran Tuntut Militer AS Segera Bebaskan Kapal Touska dan Seluruh Awaknya

Jika Indonesia dipersepsikan terlalu dekat dengan salah satu blok, mitra dagang lain dapat merespons melalui tekanan diplomatik, pembatasan ekonomi, atau pengurangan kepercayaan investasi.

Hal ini dinilai berbahaya karena ekonomi Indonesia masih sangat bergantung pada keterbukaan jalur perdagangan dan hubungan seimbang dengan banyak pihak.

Aliansi militer dengan negara manapun sifatnya terlarang, tetapi kerja sama pertahanan boleh dan harus terbatas.

“Indonesia tidak boleh mengorbankan kedaulatan,” harap Achmad.

“Prinsip bebas aktif harus diterjemahkan menjadi kebijakan konkret bersahabat dengan semua, tetapi tidak menyediakan panggung bagi konflik adidaya,” sebut Achmad. (knu)

#Amerika Serikat #Militer As #Pesawat #Wilayah Udara Indonesia
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Klasemen Piala Dunia 2026: AS, Kanada, Meksiko Puncaki Grup
Pencapaian apik Amerika Serikat dan Kanada mengikuti jejak sukses Meksiko di Grup A
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Klasemen Piala Dunia 2026: AS, Kanada, Meksiko Puncaki Grup
Olahraga
AS Lumat Paraguay 4-1: Balogun Brace, Trivela Cantik dari Reyna Tutup Pesta Gol Tuan Rumah
Timnas AS membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Paraguay di Los Angeles Stadium
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
AS Lumat Paraguay 4-1: Balogun Brace, Trivela Cantik dari Reyna Tutup Pesta Gol Tuan Rumah
Olahraga
Prediksi Laga AS Vs Paraguay, Pedang Bermata Dua Pemain ke-12 Tuan Rumah
Amerika Serikat menghadapi Paraguay di laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026. Simak prediksi, statistik head to head, dan susunan pemain kedua tim.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Prediksi Laga AS Vs Paraguay, Pedang Bermata Dua Pemain ke-12 Tuan Rumah
Olahraga
Superkomputer Opta Prediksi Duel Ketat Laga AS Vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Superkomputer Opta memprediksi Amerika Serikat unggul tipis atas Paraguay di laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026. Simak peluang kemenangan dan komentar pelatih.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Superkomputer Opta Prediksi Duel Ketat Laga AS Vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Bandara Kertajati Dikuasai Militer AS?
Bandara Kertajati kabarnya dikuasai oleh militer Amerika Serikat. Hal itu terungkap lewat foto bendera AS yang berkibar di sana. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Bandara Kertajati Dikuasai Militer AS?
Indonesia
Iran Siagakan Militer Siap Saling Serang dengan AS
Iran mengalami sejumlah kerugian, namun menegaskan bahwa pasukan Iran telah menimbulkan kerugian yang lebih besar terhadap pasukan Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Siagakan Militer Siap Saling Serang dengan AS
Dunia
Neraka Selat Hormuz: Iran Anggap Semua Kapal Musuh, Nekat Melintas Bakal Diserang!
Militer Iran menutup total Selat Hormuz dan mengancam akan menyerang kapal yang nekat melintas.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Neraka Selat Hormuz: Iran Anggap Semua Kapal Musuh, Nekat Melintas Bakal Diserang!
Dunia
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
IRGC memperingatkan Timur Tengah akan jadi “neraka” bagi Amerika Serikat dan sekutunya jika Selat Hormuz terus diganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
Dunia
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Irak, Pelayaran Selat Hormuz Kembali Ditutup Total
Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Angkatan Bersenjata Iran telah mengumumkan penutupan total Selat Hormuz bagi seluruh kapal mulai dini hari tadi.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Irak, Pelayaran Selat Hormuz Kembali Ditutup Total
Olahraga
Wasit Piala Dunia dari Somalia Ditolak Masuk AS, Presiden FIFA Geleng-Geleng
Presiden Infantino Infantino menegaskan FIFA tidak bisa memaksa AS mengubah aturan keimigrasian mereka.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Wasit Piala Dunia dari Somalia Ditolak Masuk AS, Presiden FIFA Geleng-Geleng
Bagikan