Israel Mulai Serang Rafah, PBB Memohon Perundingan Tetap Dilanjutkan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 07 Mei 2024
Israel Mulai Serang Rafah, PBB Memohon Perundingan Tetap Dilanjutkan

600 ribu anak di rafah kelaparan di tengah serangan Israel. Foto: Unsplash/ Jorge Fernández Salas

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Israel akhirnya melancarkan serangan darat ke Kota Rafah di Jalur Gaza bagian selatan. Aksi Israel itu menuai kutukan keras dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Serangan darat ke Rafah tidak akan dapat ditoleransi karena dampak kemanusiaannya sangat besar dan dapat menyebabkan kawasan semakin tidak stabil," kata Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres, dilansir dari Antara, Selasa (7/2).

Guterres menegaskan langkah yang dilakukan Israel merupakan bentuk pengkhianatan terhadap proses perundingan damai yang tengah berlangsung.

Apalagi, lanjut dia, kelompok Hamas Palestina menyatakan menerima usulan gencatan senjata di Jalur Gaza yang dirancang Mesir dan Qatar pada Senin (6/5) malam.

Baca juga:

Israel Paksa Warga Palestina di Rafah untuk Mengungsi

Meski serangan darat telah dilancarkan, PBB tetap berharap kedua pihak masih bisa menemukan titik temu dalam perundingan gencatan senjata.

"Hari ini, saya memohon dengan amat sangat kepada pemerintah Israel dan pimpinan Hamas untuk berupaya sekeras mungkin demi mewujudkan kesepakatan yang sangat penting," imbuh Guterres.

Sejak kemarin, Angkatan Bersenjata Israel (IDF) mulai menyerukan warga Palestina untuk meninggalkan bagian timur Rafah menjelang operasi militer yang direncanakan. Kota Rafah sendiri saat ini didiami sekitar 1,5 juta warga Palestina.

Israel mulai melancarkan serangan darat ke kota itu karena alasan Hamas gagal memenuhi tuntutan utama mereka dalam perundingan gencatan senjata.

Baca juga:

Serangan ke Rafah Bakal Bikin Israel dan Arab Saudi Kembali Renggang

Kabinet perang Israel memutuskan melanjutkan rencana operasi militer di Rafah untuk memberi tekanan militer kepada Hamas demi membebaskan semua sandera warga negara mereka. (*)

#Konflik Palestina
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Dunia
BRICS Desak Israel Angkat Kaki dari Gaza dan Tuntut Gencatan Senjata Segera
Konflik bersenjata antara Hamas dan Israel sejak 7 Oktober 2023 telah menelan korban jiwa yang sangat besar
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
BRICS Desak Israel Angkat Kaki dari Gaza dan Tuntut Gencatan Senjata Segera
Dunia
Jurnalisme Global Berduka! 129 Wartawan Tewas Saat Liputan Sepanjang 2025, Mayoritas Gugur di Gaza
Ancaman kekerasan masih melanda profesi jurnalis dalam menjalankan tugasnya, bahkan sampai ancaman kehilangan nyawa.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Jurnalisme Global Berduka! 129 Wartawan Tewas Saat Liputan Sepanjang 2025, Mayoritas Gugur di Gaza
Indonesia
Menlu Sugiono Pastikan Palestina Tahu Keterlibatan Indonesia dalam ISF di Gaza
Menlu RI, Sugiono memastikan, bahwa Palestina sudah mengetahui keterlibatan Indonesia dalam ISF di Gaza.
Soffi Amira - Sabtu, 21 Februari 2026
Menlu Sugiono Pastikan Palestina Tahu Keterlibatan Indonesia dalam ISF di Gaza
Indonesia
Israel Klaim Tanah di Tepi Barat Palestina, Komisi I DPR: Indonesia Harus Lantang Menolak Penjajahan
Komisi I DPR menyoroti langkah Israel yang mengklaim tanah di Tepi Barat, Palestina. Kebijakan itu dinilai bisa memperburuk konflik berkepanjangan.
Soffi Amira - Rabu, 18 Februari 2026
Israel Klaim Tanah di Tepi Barat Palestina, Komisi I DPR: Indonesia Harus Lantang Menolak Penjajahan
Indonesia
Pemerintah Tegaskan Pasukan TNI di Gaza Fokus Kemanusiaan, Bukan Operasi Militer
Pemerintah menegaskan pasukan TNI di Gaza akan berfokus pada kemanusiaan. Pengiriman prajurit ke Gaza bukanlah untuk operasi militer.
Soffi Amira - Senin, 16 Februari 2026
Pemerintah Tegaskan Pasukan TNI di Gaza Fokus Kemanusiaan, Bukan Operasi Militer
Indonesia
Indonesia Siap Kirim 8 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza, Mensesneg: Komitmen Dukung Palestina
Indonesia siap mengirim 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. Hal itu merupakan bagian dari International Stabilization Force (ISF).
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Indonesia Siap Kirim 8 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza, Mensesneg: Komitmen Dukung Palestina
Indonesia
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan dukungan terhadap solusi konflik Palestina-Israel.
Soffi Amira - Rabu, 04 Februari 2026
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Dunia
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata
Israel kembali menyerang Gaza, Palestina. Serangan tersebut membuat Israel telah melanggar perjanjian gencatan senjata.
Soffi Amira - Minggu, 23 November 2025
Israel Kembali Serang Gaza, Langgar Perjanjian Gencatan Senjata
Dunia
Bertemu Paus Leo XIV, Presiden Palestina Minta Dukungan Akhiri Konflik dengan Israel
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, bertemu dengan pemimpin Vatikan dan Gereja Katolik, Paus Leo XIV. Ia meminta dukungan untuk mengakhiri konflik dengan Israel.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
Bertemu Paus Leo XIV, Presiden Palestina Minta Dukungan Akhiri Konflik dengan Israel
Indonesia
Israel Langgar Gencatan Senjata, DPR Minta Pemerintah Indonesia Lantang Bersuara
Israel kini melanggar gencatan senjata di Gaza, Palestina. DPR pun meminta pemerintah Indonesia lantang bersuara.
Soffi Amira - Jumat, 17 Oktober 2025
Israel Langgar Gencatan Senjata, DPR Minta Pemerintah Indonesia Lantang Bersuara
Bagikan