Israel Kembali Mulai Perang, RS Indonesia Terima Puluhan Korban
Tim Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menangani korban serangan Israel yang dilarikan ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara pada Selasa dini hari (18/3/2025). (ANTARA/HO-MER-C)
MerahPutih.com - Kantor Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Netanyahu dan Kepala Pertahanan Israel Katz telah memerintahkan militer Israel untuk mengambil tindakan tegas terhadap Hamas di Jalur Gaza dan mengumumkan dimulainya kembali perang.
Organisasi sosial kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menyatakan, belasan orang dilarikan ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza akibat serangan udara Israel di Gaza utara pada Selasa dini hari (18/3).
MER-C, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta pada Selasa, menyebutkan bahwa serangan yang terjadi menjelang waktu sahur, atau sekitar pukul 02.00 waktu Gaza tersebut, menyebabkan sedikitnya 13 warga mengalami luka-luka dari ringan hingga kritis.
Korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Indonesia untuk mendapatkan perawatan medis.
Baca juga:
Israel Serang Gaza Lagi, Setidaknya 326 Warga Palestina Tewas
MER-C menambahkan, serangan yang terjadi di tengah gencatan senjata antara Hamas dan Israel yang seharusnya masih berlaku, menunjukkan bahwa ketegangan di Gaza belum mereda.
Warga Palestina kembali menjadi sasaran, menambah deretan korban yang terus berjatuhan akibat agresi Israel yang tak kunjung selesai.
Sebelumnya, RS Indonesia juga menangani korban serangan Israel di Beit Lahia pada Sabtu (15/3), yang mengakibatkan sembilan orang meninggal dan enam lainnya luka-luka. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Konflik Kamboja dan Thailand Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza