Israel Bisa Setuju Gencatan Senjata Asal Sandera Bebas
Ilustrasi - Asap mengepul setelah terjadi serangan udara Israel di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan. (ANTARA/Xinhua/Yasser Qudih/pri.)
MerahPutih.com - Pemerintah Israel memiliki kebijakan sendiri soal gencatan senjata di jalur Gaza. Israel bisa setuju dengan gencatan senjata asal ada pembebasan sandera.
Hal tersebut diungkapkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Minggu (7/4), dalam sebuah rapat kabinet, seperti dilansir Antara.
Baca juga:
“Saya perjelas kepada masyarakat internasional bahwa tidak akan ada gencatan senjata tanpa pembebasan orang-orang yang disandera. Ini tidak akan terjadi. Ini adalah kebijakan pemerintah Israel, dan saya menyambut baik fakta bahwa pemerintahan Presiden AS Joe Biden beberapa hari lalu menegaskan tetap pada sikap yang sama,” kata Netanyahu mengawali rapat kabinet.
Netanyahu mengatakan Israel tidak akan menghalangi kesepakatan tersebut.
“Tuntutan ekstrem Hamas bertujuan untuk mengakhiri perang dan membiarkan Hamas tetap utuh, memastikan kelangsungan hidupnya, rehabilitasi serta kemampuan untuk membahayakan warga negara dan tentara kami," katanya.
"Mematuhi tuntutan Hamas akan memungkinkan mereka mengulangi kejahatan seperti serangan 7 Oktober, lagi dan lagi."
Baca juga:
Israel Bunuh 7 Relawan Internasional, DPR Kritik DK-PBB Macan Ompong
Tentara Israel telah menumpas 19 dari 24 batalion Hamas, termasuk komandan senior mereka.
Israel juga telah menutup rumah sakit Shifa dalam enam bulan perang di Jalur Gaza. Netanyahu juga mengklaim infrastruktur bawah tanah Hamas telah dihancurkan.
“Selangkah lagi kami menang,” ucap PM. (ikh)
Baca juga:
Israel Hancurkan RS Terbesar di Gaza, WHO Catat Puluhan Pasien Tewas
Bagikan
Berita Terkait
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Presiden Prabowo Teken BoP Charter di Davos, Sebut sebagai Peluang Nyata Perdamaian Gaza
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Indonesia Setuju Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Donald Trump
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Resmi Tetapkan Pulau Galang Riau untuk Dijadikan ‘Rumah Sementara’ Rakyat Gaza Palestina yang Jadi Korban Perang
DPR Sebut Mengirim TNI ke Gaza Tanpa Jaminan Kesejahteraan Keluarga yang Ditinggalkan Merupakan Keputusan Zolim