DPR Minta Pemerintah Siapkan Pemulih Mental dan Emosional 9 WNI Ditangkap Israel

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
DPR Minta Pemerintah Siapkan Pemulih Mental dan Emosional 9 WNI Ditangkap Israel

Greta Thunberg dan belasan aktivis dunia berlayar ke Gaza dalam misi damai membawa bantuan kemanusiaan lewat kapal Madleen. (Foto: YouTube/Globalnews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla 2026 dibebaskan setelah sempat ditangkap tentara Israel. Salah satu relawan, Rahendro Herubowo, mengaku mengalami kekerasan fisik selama penahanan.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengecam tindakan kekerasan yang dialami sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla 2026 saat ditangkap tentara Israel.

Dave meminta pemerintah memastikan para relawan mendapat pendampingan psikologis setelah kembali ke Tanah Air.

Kami memahami bahwa pengalaman penangkapan tersebut meninggalkan tekanan fisik maupun psikologis yang tidak ringan. Oleh karena itu, Komisi I DPR RI mendorong pemerintah untuk tidak hanya memastikan kepulangan mereka dengan aman, tetapi juga memberikan pendampingan psikologis yang menyeluruh,

kata Dave kepada wartawan, Sabtu (23/5).

Menurut Dave, pendampingan tersebut penting untuk membantu para relawan memulihkan kondisi mental dan emosional mereka setelah mengalami peristiwa traumatis dalam misi kemanusiaan tersebut.

Pendampingan ini mencakup dukungan emosional, konseling profesional, serta pemulihan sosial agar para WNI dapat mengatasi trauma, memulihkan rasa aman, dan kembali menjalani kehidupan dengan penuh kepercayaan diri,

ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu juga menyampaikan rasa syukur atas pembebasan sembilan WNI relawan yang sebelumnya ditahan. Ia menilai kabar pembebasan tersebut menjadi kelegaan bagi keluarga dan masyarakat Indonesia.

Komisi I DPR RI menyampaikan rasa syukur dan kelegaan atas pembebasan WNI yang sebelumnya mengalami penangkapan dalam misi kemanusiaan,

kata Dave.

Dave menegaskan, Komisi I DPR akan terus mengawal perlindungan WNI di luar negeri. Ia menilai diplomasi yang konsisten serta kerja sama internasional menjadi kunci untuk menjamin keselamatan warga negara Indonesia.

Kami percaya melalui diplomasi yang konsisten, kerja sama dengan mitra internasional, serta dukungan sistem pemulihan yang komprehensif, Indonesia dapat memastikan keselamatan warganya sekaligus memperkuat peran bangsa dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di tingkat global,

tuturnya.


Korban penangkapan Heru yang juga jurnalis iNews TV mengaku masih merasakan sakit di bagian pinggang dan dada setelah serangan tentara Israel.

Ia berencana menjalani pemeriksaan lanjutan setelah tiba di Indonesia. (Pon)

#Israel #Global Sumud Flotilla #Gaza
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Pejabat antiterorisme akan memeriksa apakah pria tersebut mengalami radikalisasi saat berada di Australia.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Australia Selidiki Hubungan Kopilot Flydubai dengan Negaranya, Waspadai Radikalisasi Terjadi di 'Negeri Kanguru'
Dunia
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Kopilot yang diketahui merupakan warga negara Oman tersebut dilaporkan merupakan seorang ekstremis ‘lone wolf’ (bertindak sendiri).
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Indonesia
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Pemerintah resmi melarang konser penyanyi gospel AS Israel Houghton pada 24 Oktober 2026 di Jakarta demi keamanan dan menolak motif politik pro-Israel.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Dunia
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Iran bongkar dugaan plot rahasia Netanyahu yang rekayasa pembajakan pesawat flydubai FZ1073. Netanyahu dituduh mau fitnah Iran dan seret Donald Trump ke perang!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Geger Skenario 'False Flag' Israel, Netanyahu Dituduh Korbankan Flydubai Demi Seret Trump ke Perang!
Dunia
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Seorang penumpang melihat salah seorang pilot ditusuk pilot lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pilot Ditikam, Penerbangan Tujuan Israel Dialihkan
Dunia
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan serangan terhadap fasilitas sipil di Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah, tidak dapat dibenarkan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Olahraga
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Tak sekadar menang telak 3-0 di UEFA Nations League, skuad Republik Irlandia tunjukkan 4 aksi solidaritas berani bela Gaza untuk permalukan Israel!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Bagikan