Iseng Edit Foto Jokowi Berbaju 02, Sopir Angkot Dicokok Polisi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 22 Juli 2019
Iseng Edit Foto Jokowi Berbaju 02, Sopir Angkot Dicokok Polisi

Waspadai berita hoaks. (ANT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polres Bitung menangkap TTA (36) karena diduga melecehkan Kepala Negara Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam sebuah editan dan unggahan foto yang telah diedit. Pria yang belakang diketahui bekerja sehari-hari sebagai sopir angkutan kota di Bitung ini dicokok di rumahnya.

"Iya benar. Saat patroli cyber tim menemukan foto yang diunggah itu. Kami langsung bentuk tim gabungan," kata Kasat Resnarkoba Polres Bitung AKP Frelly Sumampow, saat dikonfirmasi, kemarin.

Baca Juga: Deretan Hoaks Fenomenal yang Pernah Gemparkan Indonesia, Satu Negara Tertipu

TTA diamankan karena mengedit foto badan orang lainnya menggunakan muka atau wajah Presiden Jokowi. Foto menunjukkan wajah Jokowi tengah menggunakan kaos putih bergambar burung garuda merah bertulisan Adil Makmur Prabowo-Sandi kubu pasangan nomort urut 02 di Pilpres lalu.

Ilustrasi hoaks

Dalam foto yang sama, Jokowi terlihat mengenakan celana jins hitam serta ikat pinggang warna putih dan memakai kalung.

"Tim akhirnya bisa menemukan dan menangkap pelaku di rumahnya, tanpa perlawanan," tutur Frelly, selaku ketua tim gabungan.

Baca Juga: Ini Dia 10 Orang Pelaku Penyebar Hoaks Kerusuhan 21-22 Mei

Pada hari Sabtu (20/7) foto ini kemudian dipostingnya dalam komentar disebuah percakapan di grup media sosial Facebook. Saat itu dirinya sedang parkir didepan SPBU Wangurer Bitung‎.

"Dari keterangannya, ia mengaku mengedit foto orang menggunakan gambar wajah dan kepala dari kepala negara. Tujuannya hanya untuk lucu-lucuan atau candaan saja membalas postingan salah satu pendukung pasangan calon 01 di Pilpres 2019 (Jokowi-Ma'ruf Amin)," jelas Frelly.

Presiden/Wapres terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: MP/Kanu

Postingan itu pun langsung mendatangkan banyak komentar hingga menjadi viral di media sosial facebook. Saat ini pelaku sudah diamankan ke Mako Polres Bitung untuk kepentingan proses lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti satu buah hanphone.

"Pelaku sudah mengakui perbuatannya dan meminta maaf serta berjanji untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya, kemudian menghapus postingannya," tutup perwira polisi itu.

Baca Juga: Pria Paruh Baya Nekat Sebar Hoaks 'PKI Diperbolehkan di Indonesia'

Atas perbuatannya pelaku tetap diproses hukum sesuai perbuatannya dan akibat perbuatannya dijerat dengan undang-undang (UU) RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. (Knu)

#Penyebar Hoaks #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Bagikan