Iran Rilis Korban Tewas Perang 12 Hari 935 Orang, Desak AS dan Israel Bayar Kompensasi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 01 Juli 2025
Iran Rilis Korban Tewas Perang 12 Hari 935 Orang, Desak AS dan Israel Bayar Kompensasi

AS serang fasilitas nuklir milik Iran. Foto: Dok/media sosial

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Iran resmi merilis jumlah korban tewas akibat serangan Israel selama Perang 12 Hari mencapai 935 orang, meliputi warga sipil dan dari kalangan militer.

"Termasuk (korban tewas) 132 wanita dan 38 anak-anak," kata Juru Bicara Otoritas Peradilan Iran Ashgar Jahangir dalam pernyataan yang dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim, dikutip Selasa (1/7).

Iran menegaskan serangan yang dilakukan Israel sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap hak asasi manusia dan resolusi internasional.” Untuk itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengakui Tel Aviv dan Washington sebagai pihak yang memulai agresi terhadap Iran.

Pemerintah Iran juga menuntut agar AS dan Israel bertanggung jawab penuh, termasuk memberikan kompensasi atas kerugian yang diderita akibat serangan selama 12 hari itu.

Baca juga:

Disebut Coba Nego dengan Iran, Presiden AS Donald Trump Bantah Beri Penawaran

"Kami secara resmi meminta agar Dewan Keamanan mengakui rezim Israel dan Amerika Serikat sebagai inisiator tindakan agresi dan mengakui tanggung jawab mereka, termasuk pembayaran kompensasi dan reparasi," tulis Araghchi dalam surat resmi kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, dilansir Antara.

Konflik antara Israel dan Iran meletus pada 13 Juni, ketika Tel Aviv melancarkan serangan udara terhadap fasilitas militer, nuklir, dan sipil Iran. AS kemudian ikut mengebom fasilitas nuklir Fordo, Natanz, dan Isfahan milik Iran dalam eskalasi konflik.

Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap Israel, menewaskan sedikitnya 29 orang dan melukai lebih dari 3.400 orang. Namun, kedua negara akhirnya sepakat melakukan gencatan senjata yang disponsori AS dan mulai berlaku sejak 24 Juni lalu. (*)

#Perang Iran-Israel #Iran #Israel #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Dalam sebuah video yang dibagikan melalui akun Truth Social, Trump tampak mencoret tulisan 'Lake Ontario' pada peta dan menggantinya dengan 'Lake America'.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Perang Dagang dengan Kanada Memanas, Donald Trump Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Indonesia
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Penjualan minyak Iran telah kembali ke tingkat sebelum diberlakukannya sanksi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Dunia
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Amerika Serikat mengungkap dugaan operasi peretasan yang dikaitkan dengan China.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Dunia
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Teheran sedang menghadapi “kondisi terburuk” dalam perang ekonomi. Namun, negaranya tetap menjalankan berbagai proyek pembangunan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Dunia
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Serangan rudal Iran menghancurkan fasilitas intelijen AS di Timur Tengah. Kerugian diperkirakan miliaran dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Indonesia
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
NBC News melaporkan bahwa biaya untuk memulihkan fasilitas dan peralatan tersebut diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
Dunia
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Pemerintah China menyebut hubungan kerja samanya dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu, termasuk oleh Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Indonesia
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Dunia
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Trump mengatakan AS akan berupaya memutus jalur keuangan dan perdagangan yang memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Trump Mulai Operasi Serangan Penghancuran Ekonomi Iran
Bagikan