IP Address Hacker Penyerang Situs KPU dari China dan Rusia, Suruhan Siapa?

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 13 Maret 2019
IP Address Hacker Penyerang Situs KPU dari China dan Rusia, Suruhan Siapa?

IP Address Hacker Penyerang KPU dari China dan Rusia. (Foto: Pexels/Soumil Kumar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui situs mereka kerap mendapat serangan dari perentas alias hacker. IP Address perentas sendiri terpantau dari China dan Rusia, tetapi belum bisa dipastikan pelaku memang berada di kedua negara itu saat melakukan aksinya.

"Kita tidak tahu karena orang seperti itu prinsipnya yang namanya proxy itu kan bisa dilakukan oleh siapapun. Dan biasanya, misalnya ada orang hack kemudian pakai IP Address dari tempat tertentu, biasanya bukan dari situ," kata Komisioner KPU Viryan Azis, di kantornya, Jakarta, Rabu (13/3).

Viryan menegaskan serangan terhadap situs KPU bisa datang dari luar dan dalam negeri. Menurut dia, kelompok hacker itu melakukan serangan diduga karena merasa tak suka dengan kinerja KPU.

"Prinsipnya gini, teman-teman hecker itu kalau saya lihat ada beberapa kelompok, pertama ada yang ingin tahu saja, kemudian, ada yang kesel. Bisa jadi ada yang kesel," tutur dia.

ketua KPU
Ketua KPU Pusat Arief Budiman (Foto: MP/Asropih)

Ketua KPU Arief Budiman menambahkan IP Address tidak bisa dijadikan patokan lokasi hacker. Menurut dia, pelaku yang memakai IP Address dalam negeri orangnya bisa dari luar, yang pakai IP Address dari luar bisa juga sebetulnya dari dalam.

"Jadi tidak seperti diberitakan itu bahwa yang ngehack pasti dari situ. tp dari IP Address bisa datang dari mana-mana, cuma orangnya siapa kita tidak tahu," kata Arief, dalam kesempatan yang sama

Arief menjelaskan bentuk serangan hacker bermacam-macam, mulai dari mengacaukan suara hingga meretas keamanan. Namun, lanjut dia, saat ini KPU masih sanggup menangkal serangan itu. "Sampai sekarang sudah bisa ditangani," tutup dia. (Knu)

#Hacker #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Gara-gara Password '123456', Data 8,8 Juta Penduduk Denmark Bocor
Otoritas Denmark mengonfirmasi bahwa data sekitar 8,8 juta orang telah bocor.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Gara-gara Password '123456', Data 8,8 Juta Penduduk Denmark Bocor
Dunia
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Amerika Serikat mengungkap dugaan operasi peretasan yang dikaitkan dengan China.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
Hacker China Serang Jaringan Sensitif AS, NASA, The Fed, hingga Senat Jadi Target
Tekno
Spesifikasi iPhone 18 Pro Terbaru Apple Bocor Direntas, Datanya Dijual di Dark Web
Hacker World Leaks bobol Tata Electronics dan mencuri 630 GB data rahasia Apple. Spesifikasi iPhone 18 Pro, chip A20 Pro, hingga foto prototipe bocor di dark web.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Spesifikasi iPhone 18 Pro Terbaru Apple Bocor Direntas, Datanya Dijual di Dark Web
Tekno
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Hingga saat ini, baik pihak Luxshare maupun Apple masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait ancaman serius ini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Indonesia
Modus Hacker 'Bjorka' Indonesia 5 Tahun Lolos dari Kejaran Polisi
WFT diduga menggunakan dark web untuk beraksi meretas 4,9 juta data nasabah bank selama lima tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Oktober 2025
Modus Hacker 'Bjorka' Indonesia 5 Tahun Lolos dari Kejaran Polisi
Indonesia
Hacker ‘Bjorka’ Indonesia Ditangkap, Akui Pegang Data Jutaan Perusahaan Swasta & Perbankan
WFT ditangkap di Desa Totolan, Kakas Barat, Minahasa. Tersangka melakukan aksinya sebagai @bjorkanesiaa sejak 2020
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Oktober 2025
Hacker ‘Bjorka’ Indonesia Ditangkap, Akui Pegang Data Jutaan Perusahaan Swasta & Perbankan
Berita
Era Baru Kejahatan Digital, CrowdStrike Sebut Serangan AI Makin Meningkat di 2025
Era baru kejahatan digital kini sudah mulai terlihat. CrowdStrike menemukan adanya serangan siber melalui AI generatif.
Soffi Amira - Jumat, 15 Agustus 2025
Era Baru Kejahatan Digital, CrowdStrike Sebut Serangan AI Makin Meningkat di 2025
Indonesia
Belajar dari Pengalaman, Pengamat Ingatkan Payment ID Rentan Dibobol Hacker
Banyak perangkat keuangan di Indonesia yang rentan dibobol hacker.
Wisnu Cipto - Selasa, 12 Agustus 2025
Belajar dari Pengalaman, Pengamat Ingatkan Payment ID Rentan Dibobol Hacker
Indonesia
Akun X @H4ckmanac Klaim Bobol 700.000 Data Penerimaan CPNS, Begini Penjelasan Kemenhan
Situs yang sebelumnya diserang peretas atau hacker merupakan situs internal Biro Humas Kemhan. Situs tersebut sudah tidak terpakai karena aplikasinya sudah tidak beroperasi lagi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 Juli 2025
Akun X @H4ckmanac Klaim Bobol 700.000 Data Penerimaan CPNS, Begini Penjelasan Kemenhan
Dunia
16 Miliar Data Bocor, Pengguna Apple hingga Google Diminta Ganti Password
Sebanyak 16 miliar data bocor. Pengguna Apple, Facebook, dan Google diminta untuk mengganti kata sandinya.
Soffi Amira - Kamis, 26 Juni 2025
16 Miliar Data Bocor, Pengguna Apple hingga Google Diminta Ganti Password
Bagikan