Selebritas

Investor Dogecoin Tuntut Elon Musk Rp 3.800 Triliun

Andrew FrancoisAndrew Francois - Jumat, 17 Juni 2022
Investor Dogecoin Tuntut Elon Musk Rp 3.800 Triliun

Elon Musk dan perusahaannya digugat investor Dogecoin. (Foto: Tesla)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENJUALAN mata uang kripto selama beberapa minggu terakhir telah mengalami penurunan hingga miliaran dolar AS atau hingga triliunan rupiah. Hal ini membuat banyak jutawan kripto mencari berbagai cara untuk dapat tetap bertahan dan mampu terus berinvestasi agar balik modal.

Salah satu dampak turunnya nilai kripto tersebut adalah munculnya gugatan yang diajukan pada Kamis di pengadilan federal di Manhattan oleh investor Dogecoin Amerika yang menuntut Elon Musk, demikian menurut laporan TechCrunch.

CEO Tesla dan SpaceX tersebut dituduh telah mengoperasikan perusahaan pemerasan ilegal untuk menaikkan harga mata uang kripto. Musk memang diketahui sering merujuk mata uang kripto bertema anjing itu di akun Twitter-nya.

Baca juga:

Elon Musk Berencana Mengembalikan Akun Twitter Donald Trump

Elon Musk dan perusahaannya dituduh melakukan pengendalian harga kripto. (Foto: Tesla)

Besarnya pengaruh Musk bahkan hanya lewat satu cicitan di Twitter saja disebut sering menyebabkan harga token melonjak. Penggugat dalam gugatan ini menggunakan cicitan tersebut dan referensi Musk sendiri atas dirinya sebagai "Dogefather" bahan gugatan.

Melalui dasar tersebut, penggugat menuduh Musk telah mengendalikan mata uang kripto dan bertanggung jawab atas kerugian di antara investor yang kehilangan uang karena mata uang kripto telah jatuh dari puncaknya yang sempat hampir menyentuh USD 0,74 menjadi sekitar USD 0,05 dalam beberapa hari terakhir.

Pengaduan tersebut menuntut ganti rugi tiga kali lipat sebesar USD 86 miliar atau sekitar Rp 1.275 triliun. Mengikuti menurunnya tren harga kripto dan terutama Dogecoin, penggugat justru ingin nilai kerugian tersebut dikali tiga menjadi Rp 3.825 triliun.

Baca juga:

Rencana Elon Musk Setelah Membeli Twitter

Harga kripto mengalami penurunan drastis belakangan ini. (Foto: Unsplash/Sajad Nori)

Menurut penggugat jumlah tersebut merupakan besaran jumlah kerugian yang diterima investor Dogecoin sejak Musk pertama kali mulai mengunggah cicitan tentang Dogecoin.

“Terdakwa secara salah dan menipu telah mengklaim bahwa Dogecoin adalah investasi yang sah ketika harganya tidak masih tidak bernilai sama sekali,” kata penggugat Keith Johnson, mencatat dalam pengaduan.

“Sejak Tergugat Musk dan perusahaannya SpaceX dan Tesla, Inc mulai membeli, mengembangkan, mempromosikan, mendukung, dan mengoperasikan Dogecoin pada 2019. Penggugat dan kelasnya telah kehilangan sekitar USD 86 miliar dalam Skema Piramida kripto ini,” katanya lagi. (waf)

Baca juga:

Elon Musk Ultimatum Karyawannya Kembali WFO atau Berhenti Kerja

#Selebritas #Bitcoin
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

ShowBiz
Pencuri yang Menggasak Materi Musik yang belum Dirilis Milik Beyonce Dihukum 2 Tahun Penjara
Kelvin Evans, 41, mengaku bersalah atas sejumlah dakwaan, termasuk membobol kendaraan dan pelanggaran kriminal tahun lalu di Atlanta, Georgia.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
 Pencuri yang Menggasak Materi Musik yang belum Dirilis Milik Beyonce Dihukum 2 Tahun Penjara
ShowBiz
Samsung Electronics Bantah Klaim Dua Lipa, Sebut Izin Didapat dari Mitra Konten
Samsung Electronics menolak tuduhan mengenai penyalahgunaan disengaja atas gambar Dua Lipa.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
 Samsung Electronics Bantah Klaim Dua Lipa, Sebut Izin Didapat dari Mitra Konten
ShowBiz
Khloe Kardashian Buka-bukaan Trauma Datang ke Pesta Coachella Gara-Gara Pernah 'Dibius'
Khloe Kardashian mengaku pernah dibius tanpa sadar di pesta Coachella 2016 hingga trauma.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Khloe Kardashian Buka-bukaan Trauma Datang ke Pesta Coachella Gara-Gara Pernah 'Dibius'
Fashion
Heidi Klum Nyamar Jadi Marmer Hingga Van Gogh Bangkit dari Kubur di Met Gala 2026
Met Gala 2026 hadir dengan tema Fashion is Art. Dari Heidi Klum yang menyerupai patung marmer hingga Emma Chamberlain yang terinspirasi Van Gogh, fashion jadi medium seni yang hidup di red carpet.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Heidi Klum Nyamar Jadi Marmer Hingga Van Gogh Bangkit dari Kubur di Met Gala 2026
ShowBiz
Jacob Elordi Mundur Jadi Juri di Festival Film Cannes 2026
Elordi terpaksa mundur karena mengalami patah kaki.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Jacob Elordi Mundur Jadi Juri di Festival Film Cannes 2026
Lifestyle
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
Jaksa mengatakan D4vd memiliki hubungan seksual yang berlangsung lama dengan Celeste Rivas Hernandez.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
Jaksa Tuduh D4vd Tikam Korban, Beli Alat-Alat Pembunuhan secara Daring
ShowBiz
Dunia K-pop Gempar, Lucas Akhiri Kontrak Tinggalkan SM Entertainment
Lucas, mantan anggota NCT, resmi mengakhiri kontrak dengan SM Entertainment.
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Dunia K-pop Gempar, Lucas Akhiri Kontrak Tinggalkan SM Entertainment
ShowBiz
D4vd Berkukuh tak Bersalah atas Tuduhan Pembunuhan Perempuan Remaja
Jaksa Wilayah Los Angeles mengumumkan tiga jenis dakwaan terhadap penyanyi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 D4vd Berkukuh tak Bersalah atas Tuduhan Pembunuhan Perempuan Remaja
ShowBiz
Yoyo Padi dari Karier sebagai Drummer Terbaik, Kasus Narkoba, hingga Bangkit Bersama Padi Reborn
Sosok yang memiliki segudang pengalaman bermusik fenomenal ini dikenal publik bersama band Padi sejak akhir 90-an hingga 2000-an.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Yoyo Padi dari Karier sebagai Drummer Terbaik, Kasus Narkoba, hingga Bangkit Bersama Padi Reborn
ShowBiz
D4vd Akhirnya Ditangkap atas Dugaan Pembunuhan Remaja Perempuan, Pengacara Berkukuh Kliennya tak Bersalah
D4vd menjadi target penyelidikan dalam dugaan pembunuhan Celeste Rivas Hernandez, yang jasadnya ditemukan di dalam mobil Tesla miliknya pada September 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
D4vd Akhirnya Ditangkap atas Dugaan Pembunuhan Remaja Perempuan, Pengacara Berkukuh Kliennya tak Bersalah
Bagikan