Instagram Hadirkan Fitur Remix Foto
Instagram Hadirkan Fitur Remix Foto. (Foto: Meta)
INSTAGRAM akan mengizinkan para pengguna platformnya untuk me-remix foto baru seseorang, selama akun foto tersebut bersifat publik. Tentunya Instagram juga menyediakan untuk menonaktifkan remix, tetapi pengguna harus menonaktifkan fitur itu sendiri setelah opsi tersedia di platform itu, atau opsi ini akan diaktifkan secara default.
Mengutip laman The Verge, Kamis (21/7), Instagram mengatakan bahwa pada minggu-minggu mendatang mereka akan menambahkan kemampuan untuk me-remix foto publik untuk digunakan di dalam Reels.
Perubahan ini ditujukan untuk menyediakan lebih banyak konten bagi para pembuat Reels untuk bekerja menggunakan platform Instagram. Perusahaan tersebut tengah gencar melakukan 'perubahan format' dan menghadirkan konten dalam bentuk video pendek, dengan harapan dapat bersaing dengan pesaingnya yakni TikTok yang kini sangat populer.
Baca juga:
Instagram Luncurkan Amber Alert untuk Bantu Pencarian Anak Hilang
Fitur remix akan diaktifkan secara default, tetapi Instagram akan menyediakan cara untuk mematikannya, menurut Devi Narasimhan selaku juru bicara Meta. Pengguna akan dapat mematikan remix pada masing-masing foto atau pada akun melalui menu pengaturan.
Setiap foto yang telah diunggah sebelum fitur ini diluncurkan akan secara otomatis menonaktifkan fitur remix, tetapi nantinya pengguna dapat mengaktifkan remix untuk masing-masing unggahan jika pengguna menginginkannya.
Ini mirip dengan sistem yang Instagram gunakan ketika membuka fitur remix untuk semua video publik pada Januari 2022, dan hanya membuat video yang diunggah setelah fitur dirilis tersedia untuk remix.
Baca juga:
Para fotografer sering kali skeptis tentang bagaimana penanganan Instagram terhadap foto mereka, dan perubahan hari ini kemungkinan tidak akan membantu perusahaan mengambil kembali kepercayaan mereka.
Di 2012, perubahan pada persyaratan layanan aplikasi membuat gelombang kepanikan yang mengindikasikan perusahaan akan dapat menjual foto pengguna (ternyata tidak), tetapi kekhawatiran serupa tetap ada hampir setiap kali persyaratan layanan Instagram diubah. Baru-baru ini, pimpinan Instagram Adam Mosseri menyatakan bahwa Instagram 'bukan lagi' aplikasi berbagi foto.
Fitur remix dapat membantu pekerjaan fotografer menjangkau lebih banyak orang melihat karyanya, tetapi juga dapat menempatkan pekerjaan mereka dalam konteks yang tidak ingin mereka lihat. (kna)
Baca juga:
Instagram akan Lakukan Verifikasi Usia dengan Fitur Pemindai Wajah
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Grok AI Belum Punya Filter Pornografi, DPR Tuntut Langkah Proaktif Kemkomdigi
Kumpulan Ucapan Natal Cocok untuk WhatsApp dan Media Sosial
Imbas Konten Pornografi, X Harus Bayar Denda Rp 80 Juta ke Pemerintah
Polda Jabar Bakal Selidiki YouTuber Resbob Terkait Dugaan Ujaran Kebencian
DPR Usul Buzzer Bisa Langsung Diusut Tanpa Aduan, Revisi UU ITE Kembali Diungkapkan
Indonesia Resmi Atur Anak di Ruang Digital, Sanksi Bagi Platform Tengah Dirumuskan
Menkomdigi Tegaskan Batas Usia Pengguna Medsos Wajib Dipatuhi, PSE Siap Kena Sanksi
Larangan Medsos di Australia, Meta Mulai Keluarkan Anak-Anak dari Instagram dan Facebook
Buntut Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Pramono Kaji Pembatasan Medsos Bagi Siswa
[HOAKS atau FAKTA] : Mark Zuckerberg Sebut, Jika Perang antara AS dan Iran Pecah, Dunia akan Kehilangan Media Sosial Instagram hingga Google