Inspiratif, Pria Disabilitas Buka Kedai Kopi untuk Ubah Cara Pandang Pengusaha

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Februari 2020
Inspiratif, Pria Disabilitas Buka Kedai Kopi untuk Ubah Cara Pandang Pengusaha

Michael Coyne pemilik kedai kopi Red White and Brew (Foto: breitbart)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETIKA tidak bisa mendapatkan pekerjaan, buatlah pekerjaan. Apakah itu terdengar terlalu ambisius? Mungkin, tapi tidak untuk Michael Coyne, pria disabilitas asal AS dengan gangguan bipolar, dan Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Bagaimana bisa? Melansir laman brightside, Yuk simak kisah inspiratis Coyne dalam menjalankan bisnisnya dan mengubah cara pandang pengusaha lain.

Baca juga:

Penikmatnya Semakin Meningkat, Bisnis Kopi Masih Menjanjikan

Penolakan pekerjaan dijadikan motivasi untuk menjalankan hidup

kedai kopi pria disabilitas
Tampak dalam kedai Red White and Brew (Foto: Instagram/@redwhitebrewforyou)

Coyne dengan kekurangan yang dimilikinya pernah mencoba melamar kerja ke beberapa tempat, tetapi tidak ada yang mau menerimanya. Coyne tidak menyerah dan lalu depresi, ia kemudian mengambil kelas bisnis di Rhode Island Developmental Disability Center. Begitu selesai, dia dan ibunya mendirikan bisnis dan membuka kedai kopi mereka bernama Red White & Brew.

Kedai tersebut merupakan tempat yang nyaman dan menarik perhatian banyak orang. Meskipun baru dibuka, kedia tersebut sudah mendapatkan popularitas karena suasananya yang ramah dan layanan yang luar biasa. Selain kopi, pengunjung dapat menikmati muffin, truffle, berbagai jenis kue kering, dan calzone di kedai miliknya.

Baca juga:

Inovatif, 3 Camilan Kekinian Ini Terbuat dari Olahan Kopi

Mengubah cara dunia memandang disabilitas

kedai Kopi Red White and Brew
Para pelanggan di depan kedai Red White and Brew (Foto: Instagram/@redwhitebrewforyou)

Coyne hanya ingin menunjukkan kepada orang-orang apa yang mereka mampu. Itulah sebabnya dia akan mempekerjakan orang disabilitas dan membuktikan kepada dunia dan pengusaha lain, bahwa mempekerjakan orang disabilitas tidak sesulit yang mereka pikirkan. Padahal, yang perlu dilakukan hanyalah melakukan sedikit penyesuaian.

Coyne dan keluarganya juga berharap bahwa pengalaman ini akan membantu orang lain melihat situasi dari sudut pandang yang berbeda, dan membantu mereka (disabilitas) yang berjuang untuk menemukan tempat mereka. Orang disabilitas juga bisa menjadi pekerja keras seperti orang lain, dan pekerjaan juga dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial yang mereka butuhkan.

Baca juga:

Mau Tahu Tentang Kopi Lebih Jauh? Tonton 4 Film Ini

Jadi, apakah kamu setuju bahwa masih banyak diskriminasi terhadap orang-orang disabilitas? (Arb)

#KOPILABORASI #Kedai Kopi #Kopi #Penyandang Disabilitas #Prestasi Penyandang Disabilitas #Bisnis #Pengusaha #Kisah Inspiratif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Kunjungi Café & Brasserie Expo (CBE) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di NICE PIK 2. Temukan pameran kopi, pelatihan barista, peluang bisnis kafe, dan promo spesial BCA.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Indonesia
IOITE 2026 Resmi Dibuka di PIK 2, Fokus Perkuat Bisnis MICE dan Corporate Travel
Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) 2026 resmi dibuka di PIK 2, Tangerang. Pameran bisnis ini berlangsung hingga 11 Oktober 2026.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
IOITE 2026 Resmi Dibuka di PIK 2, Fokus Perkuat Bisnis MICE dan Corporate Travel
Lifestyle
30 Tahun Erajaya Group, Berkembang dan Bertransformasi untuk Selalu Relevan
Perubahan preferensi konsumen menjadi kompas utama kami dalam melangkah dan mengembangkan bisnis Erajaya.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Oktober 2026
  30 Tahun Erajaya Group, Berkembang dan Bertransformasi untuk Selalu Relevan
Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Berita Foto
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Petugas memilah biji kopi dari kebun kopi Sangga Buana di Kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Indonesia
PP Nomor 31 Tahun 2026 Resmmi Terbit, ini Keuntungannya untuk Disabilitas Indonesia
Peraturan ini sangat dinantikan karena membuka kemudahan dan kesempatan yang luas bagi penyandang disabilitas.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
PP Nomor 31 Tahun 2026 Resmmi Terbit, ini Keuntungannya untuk Disabilitas Indonesia
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Kuliner
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu daerah ke daerah lain, secangkir kopi dapat membawa pengalaman rasa sekaligus cerita yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Bagikan