Ini yang Dilakukan Relawan UGM Dalam Penanganan Hewan Ternak
Para relawan UGM. (Humas UGM)
MerahPutih.com - Belasan relawan dari Fakultas Peternakan UGM membantu warga menangani ternak yang mati akibat terdampak banjir dari siklon tropis Cempaka di Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo.
Koordinator Relawan UGM Peduli Bambang Suwignyo menjelaskan, UGM menerjunkan 15 relawan yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ke Pacarejo Semanu dan Gari Wonosari Gunungkidul.
"Mereka pergi ke sana sejak Minggu 3 Desember 2017," kata Suwignyo melalui keterangan pers di Yogyakarta, Senin (4/12).
Tak hanya mengumpulkan, para relawan juga membantu menguburkan bangkai ternak yang mati. Sebelum dikubur, bangkai terlebih dahulu ditaburi kapur dan disemprot desinfektan.
"Tujuannya untuk mengurangi risiko penyakit menular. Bangkai harus dikubur supaya tidak menjadi sumber tumbuh dan berkembangnya bibit penyakit," ucap dia.
Pada awal pengiriman, relawan sempat kesulitan masuk ke lokasi. Sebab, beberapa tempat masih tergenang banjir setinggi 1-2 meter.
Sepekan pascabanjir akibat Siklon Tropik Cempaka, Suwignyo menilai penanganan korban ternak belum maksimal. Pekan ini, ia memprediksi ternak akan mengalami krisis pakan.
"Stok pakan yang sudah habis, sementara lahan hijauan pakan sebagaian tersapu air," katanya.
Para relawan juga membawa sejumlah makanan, bahan lampu penerangan darurat, keperluan khusus untuk wanita, dan juga pakan ternak.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu, melaporkan jumlah korban ternak yang mati dan hanyut di dua desa tersebut sebanyak 16.720 ekor.
Kandang ternak yang hanyut terbanyak dari daerah Nglipar sebanyak 88 unit. Selain itu, terdapat 336,8 hektare areal hijauan pakan ternak yang rusak akibat tersapu air. (*)
Berita ini merupakan laporan dari kontributor Merahputih.com di Yogyakarta, Teresa Ika. Baca berita terkait lainnya: Usai Bencana, DIY Berstatus Tanggap Darurat
Bagikan
Berita Terkait
DPR Ingatkan Indonesia Darurat Sampah dan Bencana, Baru 25 Persen Sampah Terkelola
2 Bhabinkamtibmas Meninggal Saat Hendak Menolong Korban Longsor Cisarua, Kapolri Berduka
Pemerintah Janji Evaluasi Bencana dari Hulu Sampai Hilir, Bakal Bikin Tim Penanggulangan
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung
65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Bibit Siklon Tropis 91S Muncul di Dekat NTB, Pertanda Apa?
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan