Ini yang Dilakukan Relawan UGM Dalam Penanganan Hewan Ternak

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 04 Desember 2017
Ini yang Dilakukan Relawan UGM Dalam Penanganan Hewan Ternak

Para relawan UGM. (Humas UGM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Belasan relawan dari Fakultas Peternakan UGM membantu warga menangani ternak yang mati akibat terdampak banjir dari siklon tropis Cempaka di Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo.

Koordinator Relawan UGM Peduli Bambang Suwignyo menjelaskan, UGM menerjunkan 15 relawan yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ke Pacarejo Semanu dan Gari Wonosari Gunungkidul.

"Mereka pergi ke sana sejak Minggu 3 Desember 2017," kata Suwignyo melalui keterangan pers di Yogyakarta, Senin (4/12).

Tak hanya mengumpulkan, para relawan juga membantu menguburkan bangkai ternak yang mati. Sebelum dikubur, bangkai terlebih dahulu ditaburi kapur dan disemprot desinfektan.

"Tujuannya untuk mengurangi risiko penyakit menular. Bangkai harus dikubur supaya tidak menjadi sumber tumbuh dan berkembangnya bibit penyakit," ucap dia.

Pada awal pengiriman, relawan sempat kesulitan masuk ke lokasi. Sebab, beberapa tempat masih tergenang banjir setinggi 1-2 meter.

Sepekan pascabanjir akibat Siklon Tropik Cempaka, Suwignyo menilai penanganan korban ternak belum maksimal. Pekan ini, ia memprediksi ternak akan mengalami krisis pakan.

"Stok pakan yang sudah habis, sementara lahan hijauan pakan sebagaian tersapu air," katanya.

Para relawan juga membawa sejumlah makanan, bahan lampu penerangan darurat, keperluan khusus untuk wanita, dan juga pakan ternak.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Bambang Wisnu, melaporkan jumlah korban ternak yang mati dan hanyut di dua desa tersebut sebanyak 16.720 ekor.

Kandang ternak yang hanyut terbanyak dari daerah Nglipar sebanyak 88 unit. Selain itu, terdapat 336,8 hektare areal hijauan pakan ternak yang rusak akibat tersapu air. (*)

Berita ini merupakan laporan dari kontributor Merahputih.com di Yogyakarta, Teresa Ika. Baca berita terkait lainnya: Usai Bencana, DIY Berstatus Tanggap Darurat

#Universitas Gadjah Mada #Bencana Alam
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
BNPB Mulai Distribusian Paket Bantuan Kemanusiaan Bagi Penyintas Gempa Magnitudo 6,7 di Palu
Untuk korban luka-luka akibat runtuhan material bangunan terdata mengalami kenaikan, di mana sebanyak 17 jiwa dilaporkan menderita luka berat dan 101 warga mengalami luka ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
BNPB Mulai Distribusian Paket Bantuan Kemanusiaan Bagi Penyintas Gempa Magnitudo 6,7 di Palu
Indonesia
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
data serta peta sebaran potensi likuefaksi yang dirilis ini diharapkan dapat menjadi rujukan fundamental bagi jajaran pemerintah daerah setempat dalam merumuskan kebijakan penataan ruang dan zonasi wilayah aman.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Berbagai Titik di Sulawesi Tengah Berpotensi Alami Fenomena Likuefaksi, Ini Daftarnya
Indonesia
Prabowo Setujui Anggara Rp 100 T Pemulihan Bencana Sumatra, Disalurkan Lewat 33 Kementerian/Lembaga
Presiden Prabowo Subianto menyetujui anggaran pemulihan pascabencana di Sumatra sebesar Rp 100,1 triliun untuk tiga tahun ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Prabowo Setujui Anggara Rp 100 T Pemulihan Bencana Sumatra, Disalurkan Lewat 33 Kementerian/Lembaga
Indonesia
Budiman Sudjatmiko Buka Suara soal Penggerudukan Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog
Budiman Sudjatmiko mengungkap kronologi penggerudukan diskusi di UGM yang juga dihadiri Nusron Wahid dan Sudaryono. Sebut forum berakhir setelah situasi memanas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Budiman Sudjatmiko Buka Suara soal Penggerudukan Diskusi di UGM: Kami Datang untuk Berdialog
Indonesia
USGS Deteksi Gempa Susulan M 5,2 di Palu, Titik Kedalamannya Sama!
USGS mendeteksi gempa susulan M 5,2 di Palu, tiga menit setelah gempa utama M 6,7. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami, pasien RS Samaritan panik dievakuasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
USGS Deteksi Gempa Susulan M 5,2 di Palu, Titik Kedalamannya Sama!
Indonesia
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Warga juga harus mewaspadai ancaman sekunder berupa aliran lahar dingin di sepanjang sungai berhulu di Gunung Semeru, terutama saat hujan turun
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Gunung Semeru Siaga, BPBD Lumajang Minta Warga Waspada Awan Panas
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 91 kilometer sebelah timur laut Pulau Puah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Timor Tengah Selatan, NTT, Kamis (27/5) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Indonesia
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Bagikan