Ini Rekayasa Lalu Lintas saat Malam Pergantian Tahun di Puncak Bogor
Sejumlah kendaraan bergerak melambat ketika melintas di jalan raya Puncak-Cianjur, Jawa Barat, Kamis (28/12). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
MerahPutih.com- Kawasan Puncak Bogor dipastikan jadi tujuan utama merayakan malam pergantian tahun, Minggu (31/12) esok.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Aan Suhanan mengatakan jalur puncak merupakan destinasi favorit bagi wisatawan yang hendak menghabiskan waktu libur tahun barunya, khususnya bagi warga Jakarta.
Baca Juga:
"Melihat kemarin ada 50 ribu lebih kendaraan yang masuk ke Puncak padahal kapasitas jalur Puncak hanya 40 ribu dalam satu hari ada kapasitas yang berlebih sehingga kami melakukan upaya rekayasa lalu lintas," ungkap Aan Suhanan, Jumat (29/12).
Aan Suhanan mengungkap pihaknya akan menerapkan rekayasa lalin berupa ganjil genap mulai dari tanggal 29 Desember sampai dengan 31 Desember 2023 pagi bagi kendaraan yang menuju arah Puncak.
"Kami akan melakukan pembatasan, pembatasan kendaraan yang akan melalui Puncak baik itu dari Gadog dari mapun arah Cianjur, pada jam 13.00 WIB tanggal 31 (Desember 2023) kami akan menutup jalur yang akan ke Puncak," tuturnya.
Baca Juga:
Pemprov DKI Sediakan 22 Kantong Parkir Saat Malam Tahun Baru
Lalu dari arah Jakarta, atau Bandung, Cianjur akan ditutup pada 18.00 WIB.
“Kemudian akan kami clearance pada jam 21.00 WIB. Kita akan berlakukan Car Free Night di sepanjang jalur puncak dan beberapa tempat wisata," sambungnya.
Aan mengimbau kepada masyarakat yang berencana melakukan perjalanan untuk menghabiskan malam Tahun baru di area Puncak untuk segera naik ke atas sebelum pukul 15.00 WIB demi mengantisipasi terjadinya kemacetan saat rekayasa lalin diberlakukan.
"Bagi warga dan masyarakat yang tidak menginap di Puncak, nanti kita (petugas) sudah mengatur jalur-jalur alternatif mengarah ke Puncak, jalur alternatif sudah cukup baik," terangnya. (Knu)
Baca Juga:
13 Rute Transjakarta Ini akan Dialihkan Saat Malam Tahun Baru
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Teknologi Sensor Kebauan RDF Rorotan Jalani Kalibrasi Lapangan, Sensor Dipastikan Tetap Akurat
Sentra Kuliner Lenteng Agung Diserbu 'Rojali' Sang Pendongkrak Ekonomi
Jalur Puncak Siaga Cuaca Ekstrem, Satlantas Bogor Beri Imbauan
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
DPRD DKI Ingatkan Dinas SDA untuk Singkirkan Ego Sektoral atau Jakarta Tetap Jadi Langganan Banjir
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Jakarta Dikepung Genangan, Polisi Turun Tangan Cegah Warga Terjebak Banjir
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah