Ini Perkembangan Pencarian Harun Masiku oleh Polri
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (tengah). (ANTARA/HO-Polri)
MerahPutih.com - Pihak kepolisian terus berusaha menangkap buronan KPK, eks caleg DPR Dapil I Sumatra Selatan dari PDIP Harun Masiku.
"Sampai sekarang kami masih berupaya mencari yang bersangkutan di mana. Kan kami sudah menyebarkan DPO ke seluruh polda dan polres. Tentunya, kami masih menunggu informasi dari lapangan, dan kami juga tetap mencari," kata Karopenmas Polri Brigjen Argo Yuwono di Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (17/2).
Baca Juga:
Ferdinand Demokrat: Harun Masiku, Apa Kamu Enggak Kangen dengan Hasto?
Saat ditanyai keberadaan Harun Masiku di mana, Argo tidak menjawab. Ia hanya meminta masyarakat menunggu.
"Kami kan pernah bantu yang kasus e-KTP, BLBI dan sebagainya. Ditunggu saja ya," kata dia.
Menurut Argo, sesuai perintah Kapolri Jenderal Idham Azis, jajaran kepolisian mengejar Harun Masiku berdasarkan surat DPO yang telah diterbitkan untuk seluruh mako di Indonesia.
Baca Juga:
Respons KPK Soal Sayembara MAKI Cari Harun Masiku Berhadiah Iphone 11
Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra menyebut telah memeriksa orang terdekat termasuk keluarga Harun Masiku. Asep juga mengingatkan ancaman pidana bagi siapa pun yang membantu Harun Masiku bersembunyi.
"Dari pihak keluarga sudah kita mintai keterangan. Orang-orang terdekat yang bisa kita carikan informasinya tentang keberadaan yang bersangkutan, kebiasaan, tempat-tempat yang biasa dikunjungi," kata Asep. (Knu)
Baca Juga:
Respons KPK Soal Sayembara MAKI Cari Harun Masiku Berhadiah Iphone 11
Bagikan
Berita Terkait
Jaksa Soroti Selisih Harga Chromebook di E-Catalog yang Lebih Mahal daripada Marketplace
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Uang Rp 450 Juta dan USD 30 Ribu dari Vendor Chromebook
Gandeng BPK, KPK Mulai Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Tambahan
Tersangka Gus Alex Irit Bicara Usai Diperiksa KPK, 3 Pertanyaan Kasus Haji Dijawab Sama
Eks Direktur SMA Kemendikbud Akui Terima USD 7.000 dari Vendor Chromebook
Susah Dapat Kuota Haji, Bos Maktour: Terpaksa Berangkatkan Jemaah Pakai Furoda
KPK Periksa Pemilik Maktour terkait Kasus Korupsi Kuota Haji di Kemenag
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Rombongan Jokowi ke Arab Saudi