Ini Kegiatan Pengurus INTI saat Kunjungan ke Jawa Timur
Pengurus INTI Pusat berziarah ke Makam Presiden RI Ir Sukarno di Blitar, Jawa Timur (Foto: Humas INTI)
MerahPutih.Com - Rombongan pengurus Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) berziarah ke makam Presiden pertama RI Ir. Sukarno di Kompleks Makam Sukarno, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanawetan Kota Blitar, Jawa Timur. Ziarah dilaksanakan INTI di sela-sela kunjungan Kerja ke Pengda Jawa Timur.
Terlihat pengurus INTI khusyuk berdoa di pusara Bung Karno. Sekitar 15 menit rombongan duduk dan berdoa di depan makam. Rombongan juga menaburkan bunga yang disusun di atas Makam Bung Karno.
Baca Juga: Perhimpunan INTI Jawa Tengah Adakan Musdalub dan Pelantikan Pengurus Daerah 2018
Sebelum berziarah ke Makam ayah dari Megawati Soekarnoputri rombongan ziarah ke makam Presiden ke 4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kompleks Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, pada Selasa (16/7) sore.
Selain ke makam Gus Dur, rombongan INTI juga berkunjung ke makam pendiri Pondok Pesantren Tebuireng, Hasyim Asy'ari. Di sana rombongan INTI berdoa dan dilanjutkan dengan menaburkan kembang ke makam mereka.
Saar berziarah Rombongan didampingi oleh Lukman Hakim dan Iskandar, perwakilan dari Pondok Pesantren.
Usai dari pondok pesantren rombongan kemudian diceritakan mengenai Museum Islam Indonesia yang tidak jauh dari Pondok Pesantren Tebuireng.
Museum itu dibangun sebagai penghormatan kepada para ulama yang berjasa dalam berjuang bagi kemerdekaan RI.
"Ulama yang juga pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yang dinilai telah berjasa itu adalah Hasyim Asy'ari, Wahid Hasyim, hingga Abdurrahman Wahid atau Gus Dur," kata Teddy Sugianto di Jombang, Selasa (16/7).
Baca Juga: Apresiasi Pertemuan Jokowi-Prabowo, INTI : Ini Sejalan dengan Komitmen Kami Membangun Bangsa
Adapun pengurus INTI yang ikut rombongan yakni Ketua Umum Teddy Sugianto, Ketua Harian Indra Wahidin, Wakil Ketua Umum Budi S. Tanuwibowo, Bendahara Umum Nurjati Tanuwidjaja, Andaka Narjadin, Candra Jap, Sekretaris Jenderal Ulung Rusman, Pusanti, Lexyndo Hakim, Ong Aman, dan dari Generasi Muda INTI (Gema INTI) Yusuf Wijaya, Perempuan INTI (PINTI) Sartiny dan Niki Marinda.
Untuk diketahui, sebelum ziarah, Rombongan Pengurus INTI melakukan kunjungan ke Malang, dalam rangkaian acara di Universitas Machung dan MoU dengan Universitas Muhammadiyah Malang.(Asp)
Baca Juga: Ketua Umum INTI Teddy Sugianto Lantik Pengurus Daerah Perhimpunan INTI Yogyakarta Periode 2018-2022
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Hadiri Munas INTI 2025, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Milik Semua Golongan
Gus Dur dan Syaikhona Kholil Jadi Pahlawan Nasional, PKB: Bentuk Pengakuan Negara atas Jasa Besarnya
Jasa Besar Gus Dur sebagai Bapak 'Pluralisme' Indonesia: dari Penghapusan Diskriminasi hingga Gelar Pahlawan Nasional
Golkar Apresiasi Prabowo, Gelar Pahlawan Nasional Terhadap Soeharto dan Gus Dur Dinilai Sebagai Simbol Rekonsiliasi
Soal Usulan Soeharto Jadi Pahlawan, Putri Gus Dur: Ada Jejak Panjang Pelanggaran HAM hingga Korupsi
Istri Gus Dur dan Berbagai Tokoh Kunjungi Aktivis Ditahan Polisi, Kirimkan Surat Permintaan Pembebasan ke Presiden
Akar Masalah Demo Panjang Versi Jaringan Gusdurian, Tekanan Ekonomi Kian Nyata Dialami Warga
Pemprov DKI Setuju dan Dukung Pendirian Musem Gus Dur di Jaksel
Pramono Dukung Penuh Pembangunan Perpustakaan Gus Dur di Ciganjur
26 Tahun Kiprah Perhimpunan INTI, Ambil Peran Merajut Kebinekaan Indonesia