Ini Dia Koalisi Partai Pendukung Ahok!

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 09 Agustus 2016
Ini Dia Koalisi Partai Pendukung Ahok!

(Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Tujuh partai yakni, PDIP, PPP, PKS, PKB, PAN, Gerindra dan Demokrat sudah sepakat membentuk satu koalisi bernama Koalisi Kekeluargaan. Koalisi ini nantinya guna melawan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2017.

Tak mau kalah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Idrus Marham mengatakan partai pendukung Ahok pun sudah membentuk suatu koalisi yang didalamnya berisikan partai dan rakyat.

"Kalau mereka membentuk koalisi kekeluargaan kita membentuk koalisi kepartaian dan koalisi kerakyatan itu aja kuncinya. Kita yakin apalagi kita bersama dengan rakyat. Ketika kita bersama rakyat siapapun tidak ada masalah," ucap Idrus di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (9/8).

Lebih lanjut, Idrus yakin meskipun koalisi kekeluargaan terdapat banyak partai didalamnya, koalisi kepartaian dan koalisi kerakyatan lah yang akan menang. Hal ini karena koalisi dari partai pendukung Ahok didukung oleh rakyat.

"Yang pertama saya ingin mengatakan begini, kalau kita bicara tentang partai kita bicara tentang kerakyatan dan karena itu maka pendukung Ahok ini adalah satuan kepartaian dan kerakyatan," katanya.

Dengan dukungan dari rakyat tersebut Idrus tak khawatir bila calon yang diusung dari koalisi kekeluargaan adalah Tri Rismaharini. Idrus optimis siapapun yang melawan Ahok di Pilgub 2017, Ahok lah yang akan menang.

"Ketika kita bicara tentang pilkada yang kita pikirkan adalah koalisi kerakyatan. Kita tidak perlu memikirkan siapa lawannya karena ketika kita didukung rakyat siapapun lawannya kita menang," ujar Idrus Optimis (YNI)

BACA JUGA:

  1. KSPI Dorong Rizal Ramli Maju dalam Pilgub DKI 2017
  2. Ahmad Dhani Ingin Anak-anaknya Sadar Politik
  3. Gagal Jadi Cagub, Ahmad Dhani: Yang Penting Demo Ahok
  4. Ahmad Dhani Merasa Gagal Menjadi Cagub
  5. Tak Terima Statemen Kapolda, Ahmad Dhani ke Polda Metro Jaya
#Golkar #Pilgub DKI 2017 #Gubernur Ahok
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Adies Kadir Janji Tidak Akan Terlibat Perkara Berkaitan Partai Golkar di MK
Sebelum dilantik sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi, Adies Kadir menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua DPR RI periode 2024-2029.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
Adies Kadir Janji Tidak Akan Terlibat Perkara Berkaitan Partai Golkar di MK
Indonesia
Golkar Tolak Ambang Batas Parlemen Dihapus, Bantah Motifnya Jegal Partai Baru
Penghapusan ambang batas dinilai dapat membuka peluang bagi partai-partai kecil untuk masuk ke parlemen, sekaligus mendorong keberagaman politik di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Golkar Tolak Ambang Batas Parlemen Dihapus, Bantah Motifnya Jegal Partai Baru
Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Indonesia
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia memastikan Adies Kadir mundur dari kepengurusan dan keanggotaan Golkar usai terpilih sebagai Hakim MK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Indonesia
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Bahlil Lahadalia mengumumkan Adies Kadir tidak lagi menjadi pengurus maupun kader Partai Golkar setelah pencalonannya sebagai Hakim MK disetujui DPR RI.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Indonesia
Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
Bahlil, saat ditanya tanggal pasti mengenai kapan berlakunya status Adies yang bukan lagi kader Golkar, menyebutkan itu telah ditetapkan sekitar beberapa hari lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
 Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
Indonesia
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Partai Golkar baru akan menyetujui pemilihan kepala daerah lewat DPRD jika partisipasi publik tetap berjalan maksimal.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Indonesia
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Pemilihan di DPRD dilakukan secara terbuka melalui voting terbuka guna mencegah praktik transaksional. Selain itu,hanya memilih kepala daerah tanpa wakil.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Indonesia
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
Forum tersebut akan difokuskan pada konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, serta pembahasan arah strategis partai di masa depan.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Desember 2025
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
Indonesia
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana
Dalam situasi nasional yang sangat berat ini, seharusnya seluruh kekuatan politik bersatu membantu rakyat, bukan justru memperdebatkan koalisi permanen atau tidak permanen
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Desember 2025
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana
Bagikan