Kesehatan

Ini Cara Membuat Dirimu Jadi 'Morning Person'

annehsannehs - Jumat, 22 Januari 2021
Ini Cara Membuat Dirimu Jadi 'Morning Person'

Buat dirimu menunggu-nunggu untuk memulai rutinitas sebelum tidur. (Foto: healthline)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANGUN pagi mengandung banyak hal positif. Kamu cenderung merasakan energi positif, memiliki waktu lebih banyak untuk beraktivitas, dan bisa merasakan suasana pagi yang sejuk dan menyegarkan. Kamu jadi memiliki waktu lebih banyak untuk sarapan dan bersiap-siap sebelum kuliah atau bekerja, walau hanya di rumah saja.

Meski begitu, tidak semua orang bisa menjadi morning person. Ada orang yang tidak suka bangun pagi, tidak bisa bangun pagi, atau tidak bisa mendapatkan energi dan semangat untuk melakukan aktivitas jika dilakukannya sejak pagi hari.

Dilansir dari Healthline, ini bisa dipengaruhi oleh hormon, sinar matahari, usia, dan tempat tinggal. Jika kamu adalah salah satu dari mereka yang lebih aktif dan produktif pada malam hari, apakah kamu bisa berubah menjadi morning person? Walau belum tentu mudah dan permanen, beberapa cara di bawah ini bisa dicoba.

Baca juga:

Coba Malam Ini, 3 Posisi Tidur Ini Sangat Menyehatkan

1. Chronotype

Lakukan ritual yang menyenangkan sebelum tidur. (Foto- healthline)
Lakukan ritual yang menyenangkan sebelum tidur. (Foto: healthline)

Kecenderungan alami tubuh untuk menjadi morning person atau nokturnal disebut sebagai chronotype. Biasanya, sebutan ini dirujukan kepada pola kebiasaan binatang seperti early birds (burung yang aktif di pagi hari) atau night owls (burung hantu yang di aktif malam hari).

Sebenarnya, keproduktifanmu untuk beraktivitas di pagi hari atau dini hari itu sebagian besar disebabkan oleh faktor genetik. Meski begitu, kemungkinan kamu bisa mengganti pola tidur walau tidak bisa dipastikan akan bertahan lama.

Baca juga:

Mengenal Coronasomnia dan Cara Mengatasinya

2. Bagaimana cara mengganti chronotype?

Perhatikan suasana kamar yang membuatmu nyaman untuk tidur. (Foto Healthline)
Perhatikan suasana kamar yang membuatmu nyaman untuk tidur. (Foto: healthline)

Jika pekerjaan, jadwal sekolah, atau kebutuhan keluarga memaksa kamu untuk aktif dan produktif pada pagi hari, maka kamu harus bisa mengganti siklus tidur dan bangun.

Menurut penelitian dari National Heart, Lung and Blood Institute, kamu bisa mencoba untuk tidur 20 menit sampai dua jam lebih awal daripada biasanya. Jadi jika kamu terbiasa tidur pukul 3 pagi, coba untuk tidur pukul 2.40 atau langsung pukul 1 pagi jika bisa. Setelah dilakukan selama beberapa minggu, biasanya tubuh kamu menjadi terbiasa.

3. Buat rutinitas malam yang menenangkan

Buat dirimu menunggu-nunggu untuk memulai rutinitas sebelum tidur. (Foto: healthline)
Buat dirimu menunggu-nunggu untuk memulai rutinitas sebelum tidur. (Foto: healthline)

Tidur tidak cuma mematikan lampu. Kamu bisa melakukan pemanasan, meditasi, tarik nafas dalam-dalam, memasang aromaterapi, membaca buku, menulis, skincare-an, serta ritual lainnya yang membuat kamu rileks. Jika kamu merasa senang dengan ritual-ritual ini, itu akan membantu membuat kamu untuk melakukan ritual lebih awal dan membuat kamu tidur lebih cepat. (shn)

Baca juga:

Apakah Aman Berenang di Tengah Pandemi Virus Corona?

#Tidur #Pola Tidur #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan