Kesehatan

Hong Kong Miliki Angka Harapan Hidup Tertinggi di Dunia

annehsannehs - Kamis, 13 Januari 2022
Hong Kong Miliki Angka Harapan Hidup Tertinggi di Dunia

Hong Kong juga dikenal atas kulinernya yang tiada duanya. (Foto pixabay/Philippsaal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

'PANJANG umur dan sehat selalu' merupakan ucapan ulang tahun yang paling normatif di seluruh dunia. Bisa memiliki usia yang panjang dan diberkahi kesehatan memang berpotensi memberikan kehidupan yang nyaman, tentram, damai, dan bahagia.

Harapan semua ucapan ulang tahun di seluruh dunia ini pun paling mungkin terwujud di Hong Kong. Daerah administratif khusus yang terletak di bagian tenggara Tiongkok ini dinobatkan sebagai tempat dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia sampai 2021. Angka harapan hidup merupakan perkiraan usia seseorang sejak lahir.

Baca juga:

Faktor-faktor signifikan yang memengaruhi harapan hidup populasi suatu wilayah antara lain jenis kelamin, genetik, kebersihan, pola makan dan olahraga, akses kepada perawatan kesehatan yang berkualitas, gaya hidup, budaya, dan tingkat kejahatan.

Menurut data dari World Population Review, ekspektasi kehidupan perempuan di Hong Kong ialah 87,8 tahun, sedangkan laki-laki berusia 82 tahun.

Hong Kong menjadi wilayah yang memiliki angka harapan hidup yang tinggi. (Foto Borgenproject.org)
Hong Kong menjadi wilayah yang memiliki angka harapan hidup yang tinggi. (Foto Borgenproject.org)

Dikutip dari Borgen Project, gaya hidup orang Hong Kong berpengaruh besar pada tingginya angka harapan hidup. Pola makan masyarakat Hong Kong serupa dengan diet Mediterania yang mengutamakan konsumsi ikan, buah-buahan, sayuran, nasi, minyak kacang, dan daging potong pilihan yang diolah, bukan dimakan dalam porsi utuh.

Pola makan dan gaya memasak seperti ini terbukti lebih sehat ketimbang Western diet tradisional. Lansia di Hong Kong juga rutin melakukan olahraga setiap pagi di ruang perkotaan.

BACA JUGA:

Setiap distrik di Hong Kong berusaha memberikan kenyamanan kepada seluruh masyarakat, termasuk lansia dan penyandang disabilitas. Maka dari itu, sebagian besar distrik di Hong Kong dikategorikan sebagai kota yang age-friendly, yakni mempromosikan citra yang positif pada generasi tua.

Salah satu penyebabnya ialah populasi Hong Kong telah menua selama 20 tahun terakhir. Proporsi penduduk berusia 35-64 tahun dan 65 tahun ke atas meningkat menjadi 47,3 persen dan 16,4 persen dari 1979 sampai 2017.

Distrik di Hong Kong kebanyakan 'age-friendly'. (Foto pixabay/JonasKIM)
Kebanyakan Distrik di Hong Kong sudah 'age-friendly'. (Foto pixabay/JonasKIM)

Setelah Perang Dunia II berakhir, Hong Kong mengalami perkembangan ekonomi yang pesat sehingga berdampak pada taraf hidup masyarakatnya yang semakin stabil. Generasi muda di Hong Kong mayoritas memiliki pendidikan dan pekerjaan yang baik. Hong Kong juga memiliki angka kematian bayi yang rendah, yang didukung dengan perawatan kesehatan anak yang berkualitas.

Seperti dilansir Healthyhk.gov.hk, rasio kematian Hong Kong termasuk rendah, yakni 211 kematian per 100.000 kelahiran hidup.

Dengan mencontoh layanan kesehatan dan fasilitas umum yang memadai dari Hong Kong, mungkin Indonesia bisa memiliki angka harapan dan kualitas hidup masyarakat yang lebih tinggi daripada sekarang. (SHN)

Baca juga:

Tidak Bisa Tidur Karena Otak Terasa Penuh? Ikuti 3 Tips Ini

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - 55 menit lalu
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Bagikan