Ini Alasan Kemenhub Tak Hentikan Perjalanan KRL

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 05 Mei 2020
Ini Alasan Kemenhub Tak Hentikan Perjalanan KRL

Simulasi pertolongan pasien diduga corona di kereta menuju ruang isolasi di tengah pandemi COVID-19, Kamis (23/4/2020). (ANTARA/HO/Dokumentasi KCI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan pelaksanaan protokol kesehatan di berbagai moda transportasi, termasuk di Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menjelaskan, kementerian telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 18/2020 yang telah mengatur operasional moda transportasi di masa pandemi. Khususnya pula di daerah yang telah menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca Juga:

Kendaraan yang Coba Kabur dari Jabodetabek Makin Banyak

Aturan ini merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 21/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

"Termasuk Peraturan Menteri Kesehatan No. 9/2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar," kata Adita dal keteranganya kepada wartawan, Selasa (5/5).

"KRL tidak dihentikan operasinya karena memperhatikan penumpang-penumpang yang sangat membutuhkanya," papar Adita.

Adita menambahkan, seluruh upaya tersebut dilakukan agar tidak terjadi penularan dari orang-orang yang mungkin menjadi pembawa (carrier) COVID-19 tanpa gejala. Penularan COVID-19 bisa terjadi di mana saja, tidak hanya di di KRL.

Adita menekankan, Permenhub No. 18/2020 secara tegas telah menyatakan bahwa penumpang wajib menggunakan masker. Selain itu, petugas mengecek suhu tubuh penumpang.

Pada 10 stasiun juga telah dipasang thermal scanner yang mampu mendeteksi suhu tubuh ratusan pengguna dalam waktu bersamaan.

Lalu, disediakan wastafel tambahan yang dipasang pada lokasi-lokasi yang sering dilalui pengguna KRL agar dapat digunakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum maupun sesudah naik KRL di 40 stasiun.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati. ANTARA/Katriana.
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati. ANTARA/Katriana.

Selain di stasiun, di dalam gerbong KRL pun disediakan hand sanitizer. Semua ketentuan ini telah dilaksanakan dengan baik oleh PT KCI sebagai operator KRL.

Menurut Adita, adapun untuk kepadatan penumpang juga telah dikendalikan dengan seoptimal mungkin menerapkan jaga jarak antarpenumpang.

"Caranya, seluruh kereta telah dilengkapi dengan marka pada bangku dan tempat duduk untuk mengatur posisi pengguna," jelas Adita.

Pentingnya mengatur posisi ini juga senantiasa diingatkan kepada pengguna melalui pengumuman di stasiun di dalam kereta hingga melalui petugas pengawalan kereta yang berpatroli.

Berbagai papan informasi berkaitan dengan pentingnya jaga jarak juga telah dilakukan.

Protokol kesehatan itu juga dijalankan untuk menjaga para penumpang yang masih harus bekerja atau beraktivitas dan sangat mengandalkan KRL sebagai moda transportasi mereka.

"Mereka antara lain petugas medis, office boy, penjaga pom bensin, dan lain-lain. Sesuai aturan, KRL tetap boleh beroperasi namun dengan pembatasan penumpang yang ketat," ungkap dia.

Baca Juga:

Mendagri Sebut Depok sebagai Kunci Keberhasilan Tekan Penyebaran Corona di Jakarta

Selain itu, kata Adita, KCI bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga telah melakukan simulasi penanganan darurat (emergency) jika terjadi kondisi buruk pada penumpang baik di dalam stasiun maupun di atas kereta untuk menjamin kesigapan petugas sesuai dengan protokol pencegahan COVID-19.

PT KCI juga telah melakukan sosialisasi edukasi pengawasan dengan melibatkan TNI, Polri, dan Brimob.

Semua upaya tersebut dilakukan agar seluruh penumpang disiplin dan mau mengikuti aturan.

Dia mengatakan, hasil evaluasi selama lebih dari dua minggu sejak ditetapkan PSBB di DKI Jakarta, rata-rata jumlah penumpang harian KRL cenderung menurun. (Knu)

Baca Juga:

Pemprov DKI: 81.368 Orang Jalani Rapid Test, 3.103 Terkonfirmasi Positif Corona

#Virus Corona #COVID-19 #Kereta Rel Listrik (KRL)
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Berita Foto
Libur Akhir Pekan, Warga Piknik Sambil Menikmati Lalu Lalang KRL di Taman Tanah Kusir
Sejumlah warga menikmati waktu sore dengan berpiknik sambil menyaksikan KRL Commuter Line melintas di taman kawasan Tanah Kusir, Sabtu (30/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 30 Mei 2026
Libur Akhir Pekan, Warga Piknik Sambil Menikmati Lalu Lalang KRL di Taman Tanah Kusir
Indonesia
Misteri KRL Duri-Tangerang Tiba-Tiba Mogok Belum Terjawab, Masih Diinvestigasi
Pada Selasa lalu, terjadi gangguan sarana pada Commuter Line No. 1978A relasi Duri–Tangerang, sehingga mengakibatkan kereta tiba-tiba mogok di perlintasan sebidang RT 01/RW 11 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Misteri KRL Duri-Tangerang Tiba-Tiba Mogok Belum Terjawab, Masih Diinvestigasi
Indonesia
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL, DPR Dorong Pembangunan Flyover Bekasi tak Bisa Ditunda
DPR mendesak pembangunan flyover Bekasi dipercepat, setelah tragedi KRL vs KA Argo Bromo Anggrek.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL, DPR Dorong Pembangunan Flyover Bekasi tak Bisa Ditunda
Indonesia
Bakal Makin Mudah Naik Turun, PT KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor
Bogor Line menjadi salah satu lintas dengan mobilitas pelanggan tertinggi di wilayah Jabodetabek.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Bakal Makin Mudah Naik Turun, PT KAI Perpanjang Peron Stasiun Bogor
Indonesia
KRL Rute Serpong-Tanah Abang Gangguan Mesin Pagi ini, KAI Siapkan Kereta Alternatif
Saat ini, layanan KRL jurusan Tanah Abang masih dapat melintas, tapi terdapat keterlambatan.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
KRL Rute Serpong-Tanah Abang Gangguan Mesin Pagi ini, KAI Siapkan Kereta Alternatif
Indonesia
Perjalanan KRL Alami Keterlambatan Parah Usai Pencurian Prasarana Vital KAI di Lintas Daru
Aksi vandalisme terhadap perangkat perkeretaapian tidak hanya merugikan secara material, namun juga mengancam keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat luas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 08 Mei 2026
Perjalanan KRL Alami Keterlambatan Parah Usai Pencurian Prasarana Vital KAI di Lintas Daru
Indonesia
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Polisi tengah memburu pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah video aksinya merekam dari kolong peron viral di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Berita Foto
Wacana Pemasangan Kamera ETLE di Perlintasan Sebidang Fokus Pencegahan
Rangkaian KRL Commuter Line melintas di Perlintasan Sebidang Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 06 Mei 2026
Wacana Pemasangan Kamera ETLE di Perlintasan Sebidang Fokus Pencegahan
Indonesia
PLN Suplai Listrik untuk Perlintasan KRL Tanah Abang- Rangkasbitung yang Mati akibat Tersambar Petir
PT PLN (Persero) memastikan suplai listrik yang disediakan perusahaan ke stasiun dan jalur perlintasan KRL pada dasarnya dalam kondisi aman dan normal.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
PLN Suplai Listrik untuk Perlintasan KRL Tanah Abang- Rangkasbitung yang Mati akibat Tersambar Petir
Indonesia
17 Orang Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur Masih Dirawat, Puluhan Barang Belum Diambil Pemilik
Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur tetap dibuka hingga 11 Mei 2026 sebagai pusat layanan pendampingan, mencakup informasi, koordinasi administrasi, layanan lanjutan, hingga dukungan psikologis.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 04 Mei 2026
 17 Orang Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur Masih Dirawat, Puluhan Barang Belum Diambil Pemilik
Bagikan